• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

ALFI Bantah Tudingan Monopoli Pekerjaan

by Redaksi Bontang Post
4 Juni 2020, 12:48
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ketua ALFI Bontang Firman. (Edwin Agustyan/bontangpost.id)

Ketua ALFI Bontang Firman. (Edwin Agustyan/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Bontang tengah mendapat sorotan. Itu setelah Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris menilai, ALFI menguasai pekerjaan alias monopoli di Pelabuhan Loktuan.

Dikatakan Agus Haris, ALFI sebagai organisasi yang menaungi jasa pengurusan transportasi (JPT) mestinya bertindak adil. Tidak hanya membagi pekerjaan kepada anggotanya.

“Saya mendapat laporan dari tujuh JPT, yang merasa dipersulit mendapat pekerjaan,” kata dia.

Menurut dia, ALFI tidak memiliki hak menentukan penerima pekerjaan. Mengingat hanya sebagai organisasi.

“Di mana kewenangan ALFI untuk mengatur?” tanyanya.

Ditemui terpisah, Ketua ALFI Bontang Firman menepis tudingan itu. Dia menyebut, ALFI merupakan wadah JPT. Ada lima perusahaan yang bergabung. Pun dengan pekerjaan yang didapat, merupakan upaya masing-masing JPT.

Baca Juga:  Ada Potensi Lonjakan Penumpang Kapal, Pelni Minta Usulan Tambahan Kuota Tak Mendadak

“Tidak melalui ALFI. Langsung antar-perusahaan. Mereka berusaha sendiri,” terangnya.

Di samping itu, JPT yang tidak bergabung dengan ALFI, sebut dia, tetap mendapat pekerjaan. Sehingga tidak tepat jika dikatakan pihaknya melakukan monopoli pekerjaan.

“Cek sendiri di pelabuhan. Hari ini (kemarin) ada dua kapal. Satu kapal yang mengerjakan bukan anggota ALFI. Apa kami melakukan pelarangan? Tidak,” ungkapnya.

Ditegaskan, masalah penegakan peraturan di pelabuhan merupakan ranah Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang. Termasuk masalah perizinan.

“Bukan ALFI hal yang mengatur,” tuturnya.

Terkait JPT yang ingin bergabung dengan organisasi yang dipimpinnya, Firman mengklaim membuka diri. Dia menyebut hanya dua JPT yang melakukan koordinasi dengannya. Salah satunya, Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ).

Baca Juga:  KM Egon Batal Berangkat

“Perusda bahkan hanya melalui WA (WhatsApp). Tetap kami layani. Kami minta untuk melengkapi persyaratannya. Kalau anggota kami banyak, malah bagus. Kami bisa saling bekerja sama,” terangnya, sambil menunjukkan percakapannya dengan manajemen perusda. (edw/rdh/k8)

Tags: ALFIpelabuhan loktuan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Resmi Keluar, Segini Besarannya….

Next Post

Rapid Test di Terminal Bus Bontang, 3 Reaktif

Related Posts

KM Binaiya Sandar Empat Kali di Bontang Selama Oktober, Berikut Jadwal dan Rute Perjalanannya
Bontang

KM Binaiya Sandar Empat Kali di Bontang Selama Oktober, Berikut Jadwal dan Rute Perjalanannya

23 September 2026, 11:00
Perusahaan Pengelola Pelabuhan Loktuan Lunasi Tunggakan, Lobi Penalti Keterlambatan ke Pemkot Bontang
Bontang

Perusahaan Pengelola Pelabuhan Loktuan Lunasi Tunggakan, Lobi Penalti Keterlambatan ke Pemkot Bontang

3 September 2026, 14:14
Pelabuhan Loktuan Dilirik Investor, Pemkot Bontang Sebut Nilai Investasi Capai Rp300 Miliar
Pemkot Bontang

Pelabuhan Loktuan Dilirik Investor, Pemkot Bontang Sebut Nilai Investasi Capai Rp300 Miliar

30 Juni 2026, 12:06
Jangan Sampai Ketinggalan, Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Juli 2026
Bontang

Jangan Sampai Ketinggalan, Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Juli 2026

25 Juni 2026, 10:16
Libur Sekolah Picu Lonjakan Penumpang, Tiket Kapal Pelni Loktuan Bontang Ludes hingga Akhir Juni
Bontang

Libur Sekolah Picu Lonjakan Penumpang, Tiket Kapal Pelni Loktuan Bontang Ludes hingga Akhir Juni

16 Juni 2026, 09:00
KM Binaiya Masuk Masa Perbaikan, Pelabuhan Loktuan Bontang Tambah Dua Jadwal KM Egon
Bontang

KM Binaiya Masuk Masa Perbaikan, Pelabuhan Loktuan Bontang Tambah Dua Jadwal KM Egon

6 Mei 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.