• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam Lifestyle

Survei: Lebih dari Separuh Masyarakat Makin Hobi Ngemil Selama Pandemi

by BontangPost
16 Januari 2021, 10:00
in Lifestyle, Ragam
Reading Time: 2 mins read
0
ILUSTRASI. Pentingnya snacking time disela-sela kesibukan. (The Korea Herald)

ILUSTRASI. Pentingnya snacking time disela-sela kesibukan. (The Korea Herald)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pandemi Covid-19 turut mendorong berbagai perubahan kebiasaan. Terlalu lama di rumah, membuat seseorang justru tak banyak bergerak. Tak heran berat badan seseorang justru naik karena kurang gerak dan banyak mengonsumsi camilan.

Survei The State of Snacking 2020 menemukan bahwa pandemi telah mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia akan konsumsi dan pembelian camilan. Lebih tinggi dari rata-rata global, ternyata 60 persen orang Indonesia lebih banyak ngemil selama pandemi dibandingkan sebelumnya.

“Masyarakat Indonesia sendiri rata-rata mengkonsumsi 3x makanan ringan per hari, yang melebihi jumlah rata-rata global. Tak hanya itu, ngemil juga dianggap menjadi hal yang sangat penting selama pandemi atau 64 persen,” kata President Director Mondelēz Indonesia Prashant Peres, dalam konferensi pers virtual baru-baru ini.

Baca Juga:  Industri Kreatif Mampu Bertahan Saat Pandemi Berkat Digitalisasi

Sebanyak 60 persen menyatakan bahwa jadwal ngemil mereka menjadi lebih tidak terencana dan berbeda setiap harinya. Data tersebut menunjukkan bahwa lebih banyak masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi makanan ringan untuk mencari kenyamanan di tahun ini sebanyak 71 persen , dibandingkan dengan data pada tahun lalu 64 persen.

Aktris dan juga seorang Ibu keluarga millenials Novita Angie, menilai camilan bisa menjadi sarana hiburan yang membangun kedekatan keluarga. Selama masa pandemi, kata dia, orang tua dituntut menjadi lebih kreatif, karena ruang gerak anggota keluarga menjadi terbatas, terutama anak-anak yang cepat bosan.

“Oleh karena itu, camilan bisa menjadi medium untuk menghibur, sekaligus juga untuk melengkapi momen kebersamaan keluarga,” tutur Novita.

Baca Juga:  Milenial dan Optimisme di Tengah Pandemi

Data juga mengungkapkan 8 dari 10 orang percaya bahwa cara menikmati camilan akan berubah selamanya, bahkan setelah pandemi berakhir. 69 persen responden percaya bahwa ngemil akan menjadi bagian dari kebiasaan baru (new normal). Bahkan, 3 dari 4 orang Indonesia memperkirakan tren ini akan terus berlanjut dan berencana untuk lebih memilih makan camilan sepanjang hari, dibandingkan makanan berat.

Survei kali ini juga mengungkap bahwa jumlah transaksi camilan secara online meningkat 33 persen, dibandingkan sebelum pandemi. Laou 75 persen merasa lebih aman dan nyaman dengan membeli camilan secara online. Dalam hal menemukan jenis camilan baru, media sosial menempati pilihan teratas dengan dipilih oleh 54 persen responden. (jawapos/kpg). 

Baca Juga:  Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO: Masih Lama

 

Tags: camilanpandemi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sah, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Digelar hingga 31 Januari

Next Post

Semua Tempat Wisata Tutup Selama PPKM

Related Posts

Kaltim Siap Transisi dari Status Pandemi Covid-19 ke Endemi
Kaltim

Kaltim Siap Transisi dari Status Pandemi Covid-19 ke Endemi

28 Desember 2022, 10:00
Jokowi; Sebentar Lagi Kita Nyatakan Pandemi Berakhir
Nasional

Jokowi; Sebentar Lagi Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

3 Oktober 2022, 13:00
WHO Beri Sinyal Akhiri Pandemi Covid-19
Kesehatan

WHO Beri Sinyal Akhiri Pandemi Covid-19

17 September 2022, 20:00
WHO Sebut Pandemi Masih Panjang
Kesehatan

WHO Sebut Pandemi Masih Panjang

13 Juli 2022, 15:00
Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO: Masih Lama
Kesehatan

Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO: Masih Lama

19 Maret 2022, 20:00
Industri Kreatif Mampu Bertahan Saat Pandemi Berkat Digitalisasi
Nasional

Industri Kreatif Mampu Bertahan Saat Pandemi Berkat Digitalisasi

7 Februari 2022, 14:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.