• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Bulan K3 Nasional, Pupuk Kaltim Gelar Webinar Kesehatan

by Redaksi Bontang Post
11 Februari 2021, 20:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Mengisi peringatan bulan K3 Nasional 2021, Pupuk Kaltim kembali menggelar webinar kesehatan bertema “Manajemen Pasien Jantung, Diabetes dan Hepatitis B di Era Pandemi”. Seminar virtual ini diikuti ratusan peserta dari karyawan dan keluarga besar Pupuk Kaltim, Rabu (10/2/2021).

Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Teguh Ismartono mengungkapkan, tiga penyakit yang diangkat pada webinar kali ini dapat menjadi perhatian khusus para karyawan dan keluarga besar perusahaan. Meningat tingkat risiko yang ditimbulkan terbilang tinggi. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang tak pandang usia dalam penyebarannya. Sangat berisiko bagi orang dengan penyakit penyerta atau komorbid, karena dapat berakibat pada kematian.

“Covid-19 lebih berisiko menyerang orang yang memiliki riwayat medik dengan penyakit penyerta. Kita harus lebih waspada terhadap penyebaran virus tersebut,” ujar Teguh.

Melalui webinar ini, karyawan dan keluarga besar Pupuk Kaltim diharap dapat mengenal lebih spesifik mengenai penyakit jantung, diabetes dan hepatitis B. Sehingga dapat diantisipasi sejak dini. Begitu pula yang memiliki gejala, bisa lebih waspada dengan pemeriksaan rutin. Agar potensi penyakit tidak semakin berkembang dan tertangani dengan baik.

Baca Juga:  Rahmad Pribadi, Direktur Utama PKT, Dinobatkan Sebagai CEO Terbaik Anak Perusahaan BUMN

“Tema webinar sangat tepat dengan kondisi saat ini. Sehingga dengan pola hidup sehat dapat antisipasi seluruh potensi penyakit, termasuk paparan Covid-19,” tambah Teguh.

Dirinya mengajak seluruh insan perusahaan untuk terus mendukung program penanggulangan Covid-19 yang dilaksanakan Pupuk Kaltim secara konsisten dan berkesinambungan. Utamanya penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta mengimplementasikan protokol kesehatan dan 5M dalam aktivitas sehari-hari.

“Begitu juga di lingkungan kerja, dapat didukung seluruh insan perusahaan dengan menerapkan aspek K3 secara konsisten. Agar nihil kecelakaan dalam aktivitas bisnis Pupuk Kaltim dapat terus dipertahankan,” imbau Teguh.

Webinar menghadirkan 2 narasumber, dr Johan Winata dari RSPI Jakarta dan dr Decsa Medika Hertanto dari RSUD dr Soetomo sekaligus pengajar di Universitas Airlangga Surabaya.

Baca Juga:  Dorong Peningkatan Daya Saing, Pupuk Kaltim Gelar PAC dan PMMB 2022

Dijelaskan Johan Winata, penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia. Bahkan 1 dari 3 kematian disebabkan oleh jantung. Jika dihubungkan dengan era pandemi, penyakit jantung merupakan salah satu komorbid yang wajib diperhatikan. Terlebih dengan pneumonia Covid-19, darah akan mengental hingga kemungkinan terjadinya serangan jantung maupun stroke semakin tinggi bagi pasien positif.

Paparan Covid-19 juga bisa menyebabkan pompa jantung semakin menurun dan pasien komorbid jantung dengan pengentalan darah diharap melakukan pemeriksaan hemoglobin untuk menekan komplikasi yang bisa terjadi selama 1 hingga 3 bulan.

“Dengan pemeriksaan lebih cepat, bisa dilakukan upaya penanganan secara tepat dan maksimal, sehingga tingginya potensi risiko bisa langsung ditekan,” papar Johan.

Sementara Decsa Medika Hertanto menekankan, penderita diabetes dan hepatitis B juga memiliki tingkat risiko besar jika terpapar Covid-19 dengan gejala berat maupun komplikasi. Khususnya diabetes tidak terkontrol atau pasien dengan masalah organ akibat komplikasi diabetes.

Baca Juga:  Tingkatkan Antisipasi Covid-19, Pupuk Kaltim Disinfeksi Fasilitas Publik di 15 Kelurahan Kota Bontang

Begitu pula dengan penyakit liver, memiliki risiko komplikasi berat seperti sirosis hepatis, penyakit hati kronis dan sebagainya. Hepatitis B dan C yang tidak terkontrol, juga berisiko tinggi terkena komplikasi Covid-19 yang berat dan bergejala.

“Bagi penderita diabetes maupun hepatitis, sebaiknya rutin kontrol dan melanjutkan pengobatan. Begitu juga dengan pencegahan, agar lebih disiplin karena ancaman risiko yang lebih berat bagi penderita diabetes maupun liver,” terangnya.

Terkait vaksinasi, pasien diabetes boleh dilakukan vaksin asalkan penyakit terkontrol dengan baik, ditandai hasil pemeriksaan HbA1C yang baik. Sedangkan hepatitis, sangat dianjurkan untuk dilakukan vaksin, bahkan hal itu turut direkomendasikan Centers for Disease Control (CDC), sebuah badan kesehatan dan layanan masyarakat di Amerika Serikat.

“Jadi untuk pasien hepatitis tidak ada masalah jika divaksin Covid-19,” pungkas Decsa. (*/nav)

Tags: pupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bontang Silent Dilanjutkan, Skema Diubah

Next Post

Penyebab Kebakaran Pasar Loktuan Masih Diselidiki, 6 Saksi Diperiksa

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.