bontangpost.id – Sepekan menjelang Idulfitri, harga kebutuhan pokok di Bontang, Kaltim, terpantau stabil. Tidak ada kenaikan berarti. Sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga.
Hasil ini diperoleh usai tim monitoring harga dan pasokan pangan Pemkot Bontang melakukan pemantauan harga di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Jalan Ir Juanda, Tanjung Laut, Bontang Selatan, Rabu (5/5/2021) pagi. Pemantauan dipusatkan di titik ini lantaran Pasar Tamrin merupakan sentra bagi pedagang pasar di Bontang untuk mengambil barang. Bila mereka tak mendatangkan langsung komoditas dari luar kota.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang Ali Akbar menjelaskan harga terbilang stabil mengingat permintaan pasar normal. Normal bukan berarti tak ada kenaikan permintaan pasar. Hanya saja tak terlalu besar permintaan bila dibanding tahun sebelum pandemi.
“Hasil monitoring kami tidak ada kenaikan. Stok juga terpantau aman,” kata Ali Akbar usai monitoring.
Dalam monitoring pangan ini, tim memantau harga 13 komoditas. Di antaranya yakni beras medium, gula pasir, minyak goreng, kacang tanah, bawang merah, jagung pupil, kedelai, cabe besar, daging sapi daging ayam, telur ayam, bawang putih. Dari seluruh komoditas itu, cabai rawit mengalami penurunan harga. Dari harga Rp 96.071 per kilogram ke harga Rp 66.667 per kilogram. Cabai rawit mengalami gejolak penurunan 30,61 persen.
“Harga cabai lokal dan dari luar daerah. Dari luar memang lebih mahal tapi kalau secara umum keduanya mengalami penurunan harga,” tandasnya. (*)


