• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Bandara di IKN Gunakan Bekas Lahan Kebun Sawit, Dibangun Tahun Ini

by Redaksi Bontang Post
23 Februari 2022, 16:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Budi Karya Sumadi ditemani Gubernur Kaltim Isran Noor dan Plt Bupati PPU Hamdam, meninjau lokasi pembangunan calon bandara khusus penunjang IKN di Kelurahan Gersik, PPU.

Budi Karya Sumadi ditemani Gubernur Kaltim Isran Noor dan Plt Bupati PPU Hamdam, meninjau lokasi pembangunan calon bandara khusus penunjang IKN di Kelurahan Gersik, PPU.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Rencana pembangunan bandara khusus very-very important person (VVIP) untuk menunjang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terus dimatangkan. Calon bandara khusus itu direncanakan dibangun di Kelurahan Gersik, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU). Yang ditargetkan rampung dan dioperasikan pada 2024.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi lokasi rencana pembangunan bandara VVIP itu kemarin (21/2). Dia didampingi Gubernur Kaltim Isran Noor meninjau lokasi tersebut menggunakan helikopter. Turut serta Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pembangunan IKN Danis Sumadilaga dan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto.

Budi menerangkan tujuan kunjungan tersebut untuk memastikan lokasi calon bandara khusus itu. Sebab, sebelumnya tim dari Kemenhub sudah melakukan penelitian terhadap lokasi tersebut. “Dan lokasinya sangat baik. Di mana bandara (VVIP) itu di berada di antara Balikpapan dan IKN. Nantinya konfigurasinya akan sejajar dengan Balikpapan,” kata Budi di Gedung VIP Room Bandara SAMS Sepinggan, kemarin.

Baca Juga:  Mantan Sekretaris Kota Bontang Masuk Bursa Kepala Otorita IKN

Pria berkacamata itu melanjutkan, bandara khusus tersebut akan memiliki landasan pacu (runway) sepanjang 3.000 meter dengan lebar 45 meter. Bandara khusus tersebut, nantinya bisa didarati pesawat berbadan besar. Seperti Boeing 777 maupun Airbus A400M.

Lokasi pembangunan calon bandara khusus di Kecamatan Penajam itu juga sangat strategis. Sebab, nantinya dihubungkan dengan jalan tol, baik dari Balikpapan maupun IKN. “Jadi, sebagai bandara internasional, tentunya. Di mana itu (bandara VVIP) adalah bandara IKN,” terang dia.

Budi menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI AU. Untuk melakukan kolaborasi terkait bandara baru tersebut. Karena selain menjadi bandara internasional yang difungsikan menyambut tamu kenegaraan, serta kegiatan komersial, bandara VVIP tersebut akan digunakan untuk kepentingan militer. “Namun demikian kami akan lakukan koordinasi lebih lanjut bagaimana diberlakukannya,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemerintah Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha dan Investor di IKN

Selain itu, mantan direktur utama PT Angkasa Pura II itu menyebutkan, berdasarkan jadwal rencana pembangunan yang telah disusun Kemenhub, ditargetkan pembangunan bandara VVIP itu bisa diselesaikan awal 2024.

Penetapan target itu berdasarkan pengalaman dalam pembangunan Yogyakarta Internasional Airport (YIA). Saat itu pembangunan resmi bandara yang berada di Kulon Progo, Jogjakarta itu dimulai awal 2017.  Lalu pada 29 Maret 2020, sudah beroperasi secara penuh melayani penumpang dari dan ke Jogjakarta. “Melihat situasi dan lapangan membangun bandara di Jogjakarta yang size (ukuran)-nya sama dengan itu (bandara VVIP penunjang IKN). Maka itu bisa dilaksanakan,” terangnya.

Sementara itu, Isran Noor menambahkan, bandara yang akan dibangun di IKN Nusantara berada di luar kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP). Saat meninjau bersama Menhub, dia menggambarkan lokasi bandara tersebut sekitar 20 kilometer dari lokasi pembangunan Istana Negara yang berada di Desa Bumi Harapan. “Jadi agak di luar (KIPP IKN). Karena harus enggak boleh terlalu dekat. Di luar sedikit,” beber dia.

Baca Juga:  Khawatir Monopoli Proyek, Pengawasan IKN Diperketat

Isran menerangkan, lokasi calon bandara khusus itu berada di bekas perkebunan sawit yang tak digunakan lagi. Pembangunannya akan dimulai dikerjakan tahun ini. “Jadi gerak cepat ini. Survei-survei sudah dilakukan. Misalnya bandara VVIP itu ‘kan awalnya tidak prioritas. Tetapi nyatanya prioritas,” pungkas dia. (kip/rom/k16)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ikn
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Langka, Minyak Goreng 1 Liter Dijadikan Maskawin

Next Post

Dua Mantan Petinggi PT BME Ditahan

Related Posts

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta
Kaltim

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta

30 Maret 2026, 09:00
Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim
Kaltim

Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim

25 Maret 2026, 12:00
Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan
Kaltim

Tol IKN Tak Hanya untuk Kendaraan: Jalur ‘Wildlife Crossing’ Dibangun Demi Beruang Madu dan Bekantan

18 Maret 2026, 10:00
Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya
Kaltim

Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya

12 Januari 2026, 15:18
Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton
Kaltim

Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton

14 November 2025, 14:00
Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun
Kaltim

Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun

20 Oktober 2025, 16:30

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.