• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

2 Tahun Covid-19 Masuk Indonesia, dari 2 Kasus hingga 5 Juta Orang

by Redaksi Bontang Post
2 Maret 2022, 17:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pada 2 Maret 2020 lalu, Presiden Joko Widodo mengumumkan ada 2 kasus Covid-19 yang sudah masuk ke tanah air. Saat itu penemuan kasus terjadi pada 2 warga Depok, Jawa Barat, yang mengadakan pertemuan dansa di daerah Kemang, Jakarta Selatan. Kini setelah dua tahun berlalu dan ketika dunia memasuki tahun ketiga virus Korona jenis baru yang ditemukan di Wuhan, Tiongkok, kasus di tanah air per Selasa (1/3), konfirmasi positif sebanyak 5.589.176 orang.

Tercatat Indonesia sudah pernah mengalami dua gelombang sebelumnya yakni gelombang awal pada 2020 lalu dan gelombang varian Delta pada 2021. Kini Indonesia sedang menghadapi gelombang varian Omicron dengan jumlah kasus yang mulai melonjak pasca libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Baca Juga:  Kasus Aktif Covid-19 Turun Jadi 8,7 Persen

Catatan Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman, pandemi belum selesai. Sekalipun Indonesia bertekad ingin menjadikan situasi saat ini sebagai endemi menyusul sejumlah negara yang berkeinginan sama, Dicky mengingatkan bahwa pencabutan status hanya dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hal itu juga berdasarkan pertimbangan sejumlah indikator.

“Pada 2 Maret 2020 Indonesia temukan dan laporkan resmi kasus 1 dan 2, tentunya kita tahu bahwa itu bukanlah kasus pertama dan kedua sesungguhnya. Sebetulnya saat itu ada kasus sesungguhnya mungkin ada di awal Februari 2020 atau sebelumnya. Setidaknya data menunjukkan bahwa saat sebelum akhir Maret 2020 sekalipun, angka kematian pertama sudah dilaporkan. Kasus yang merebak di masyarakat Indonesia, terjadi 3-4 minggu sebelum kasus pertama dilaporkan saat itu,” kata Dicky kepada JawaPos.com, Rabu (2/3).

Baca Juga:  Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 94 Orang

Memasuki tahun ketiga masa pandemi di dunia, kata Dicky, ia melihat banyak progres sudah diraih oleh Indonesia. Ada peran masyarakat dan pemerintah untuk menurunkan kasus.

“Tapi juga banyak tantangan atau PR ke depan harus diatasi dan diselesaikan, termasuk direncanakan perbaikannya, terutama dalam hal testing 3T dan juga protokol kesehatan 5M, serta vaksinasi dan booster,” kata Dicky.

Menurut Dicky, sejak April 2020 hingga saat ini sudah 2022 kita masih dalam level community transmission oleh WHO. Artinya gelombang epidemi dan pandemi masih serius terjadi di masyarakat.

“Kemampuan kita menemukan kasus di masyarakat masih terbatas dan masih ada gap besar antara kasus yang ditemukan dan dilaporkan dengan kasus yang terjadi di masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Kaltim Terbanyak Kedua Kasus Konfirmasi Positif Covid-19

Ancaman Varian Masih Ada

Memasuki tahun ketiga, kata Dicky, ancaman varian dari Covid-19 diprediksi akan tetap ada dan serius. Varian baru masih terus bermunculan. Namun bedanya, saat ini penduduk atau populasi sudah lebih terlindungi.

“Yang membedakannya respons kita saat ini sudah diberikan modal vaksinasi,” jelasnya.

Ia menegaskan Omicron bukan varian terakhir. Dan gelombang ketiga bukan yang terakhir. Ancaman varian bisa menurunkan efikasi antibodi, maka ada kecenderungan tetap memerlukan booster.

“Bicara mitigasi ini bicara segala aspek sifatnya preventif, harus dilakukan pada fase seawal mungkin. Jangan remehkan dan anggap pandemi selesai. Tetap 3T dan 5M serta vaksinasi,” tutup Dicky. (jawapos)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: covid 19
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perkara Raibnya Uang Pajak Reklame, Polisi Bakal Libatkan Saksi Ahli

Next Post

Konflik Rusia-Ukraina Bakal Pengaruhi Ekspor Batu Bara Kaltim

Related Posts

Deteksi Varian Covid-19 Baru, Diskes Bontang Kirim Lima Sampel ke Samarinda
Kaltim

Tak Perlu Cemas, Begini Penjelasan Diskes Kaltim Terkait Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSUD AW Sjahranie

9 Juni 2025, 17:59
Dua Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSUD AWS Samarinda
Kaltim

Dua Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSUD AWS Samarinda

9 Juni 2025, 15:03
Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu
Kaltim

Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi, Termasuk Kaltim

15 Desember 2023, 10:30
Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Minta Pemda Waspada
Nasional

Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Minta Pemda Waspada

14 Desember 2023, 16:00
Deteksi Varian Covid-19 Baru, Diskes Bontang Kirim Lima Sampel ke Samarinda
Nasional

Kasus Aktif Covid-19 di RI Melonjak, Capai 6.223 Kasus

13 Desember 2023, 14:22
Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu
Kesehatan

Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu

12 Desember 2023, 19:32

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.