bontangpost.id – Operasi yang dijalani Fitri (27), korban serangan buaya di Guntung berjalan lancar, namun, ia harus mendapat perawatan lebih lanjut di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk memulihkan paru-parunya.
“Alhamdulillah operasinya kemaren berjalan lancar. Tapi, saat ini direncanakan dirujuk ke AWS untuk pemeriksaan dan tindakan lebih lanjut lagi,” ujar HLO RS Pupuk Kaltim Nanik Tunggal saat dikonfirmasi, Jumat (11/8/2023).
Alasan Fitri harus dirujuk, kata Nanik lantaran RS PKT tidak mempunyai alat bronkoskopi. Oleh sebab itu, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak RS AWS terkait ketersedian ruangan.
“Tergantung nanti dari hasil pemeriksaan di sana. Apakah hanya butuh pemeriksaan saja atau operasi lanjutan,” sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, Dokter Bedah RS Pupuk Kaltim dr Fachrisatul Masruroh mengungkapkan bahwa kondisi korban yang ia terima secara klinis mengalami 5 luka gigitan di beberapa bagian tubuh. Pertama, di bagian perut kanan bawah dengan diameter sekitar 2 sentimeter. Lalu, di lipatan paha kanan yang lukanya terbilang cukup dalam dan panjang.
Ketiga, di bagian paha kanan memiliki dua titik luka. Masing-masing dua sentimer dan satu sentimeter, serta patah tulang di bagian paha kanan. Namun, semua luka tersebut berhasil ditangani pasca operasi kemarin. (*)







