• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

ASN Daftar Penjaringan Parpol, Pengamat: Melanggar Secara Etik

by Redaksi Bontang Post
28 Desember 2019, 16:43
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Herdiansyah Hamzah. (DOK)

Herdiansyah Hamzah. (DOK)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Keputusan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bontang, Dasuki, mendaftar ke penjaringan bakal calon wakil wali kota Bontang di Partai Golkar menuai beragam komentar. Beberapa menyebut bahwa Dasuki harus mundur sebagi PNS karena sudah terhitung masuk dalam politik praktis. Di sisi lain, timnya menyebut bahwa tidak harus mundur sebelum ada penetapan dari KPU.

Sementara pengamat politik dan hukum Universitas Mulawarman Herdiansyah Hamzah membenarkan secara norma hukum ASN yang mendaftar penjaringan pilkada di partai politik tidak masuk pelanggaran. Hanya secara etik dilanggarnya.

“Dia (ASN) itu tidak boleh melakukan pendekatan dengan partai politik terkait dengan pencalonan. Kalau dia menawarkan diri sebagai salah satu bakal calon di partai politk itu sudah melanggar etik,” kata pria yang karib disapa Castro ini.

Termasuk jika melakukan sosialisasi terkait pencalonan dirinya. Bentuknya bisa melakukan pemasangan baliho maupun mengadakan sosialisasi penyampaian visi dan misi yang dikemas oleh partai. Kalau msudah melanggar etika berarti dia sudah melanggar prinsip-prinsip netralitas sebagai ASN.

Meskipun dia belum wajib mundur karena belum ditetapkan sebagai bakal calon tetapi itu melanggar secara etik,” terangnya.

Bahkan, Castro menyebut partai politik tersebut berarti tidak tahu terkait dengan etik. Seharusnya parpol paling duluan yang memaparkan peraturan terkait pemilihan umum. “Justru mereka (parpol) yang melanggar prinsip itu,” sindirnya.

Ketentuan terkait etika ASN itu tertera dalam Surat Edaran Menpan-RB  bernomor B/71/M.SM.00.00/2017 tentang Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018, Pileg 2019, dan Pilpres 2019. Menurutnya, Bawaslu memiiki kewajiban dalam mengawasi netralitas ASN.

“Kalau Bawaslunya progresif pasti sudah diingatkan ASN siapapun itu terkait bertentangan dengan kode etik,” bebernya. (*/ak/kpg)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Klaim Dorongan Masyarakat, Ubaya Daftar Penjaringan Cawawali di Golkar

Next Post

ASN Ikut Tahapan Sosialisasi Parpol, Bawaslu Bontang: Sangat Potensi Pelanggaran

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.