• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Atasi Masalah Sampah, Pupuk Kaltim Adakan Pelatihan Kompos

by BontangPost
6 September 2018, 22:58
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
ABADIKAN MOMEN: Superintendent Bina Lingkungan dan Kemitraan Departemen CSR Pupuk Kaltim, Udiyanto (duduk, empat dari kiri) berfoto bersama usai membuka dengan resmi sosialisasi pembuatan kompos.(FAUZI/HUMAS PUPUK KALTIM)

ABADIKAN MOMEN: Superintendent Bina Lingkungan dan Kemitraan Departemen CSR Pupuk Kaltim, Udiyanto (duduk, empat dari kiri) berfoto bersama usai membuka dengan resmi sosialisasi pembuatan kompos.(FAUZI/HUMAS PUPUK KALTIM)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Solusi mengatasi sampah terus menjadi perbincangan, khususnya di kota Bontang. Bahkan berbagai metode terus diupayakan. Hal ini mendasari PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar sosialisasi pembuatan kompos cair dan padat bagi masyarakat Guntung, Kamis (6/9).

Menggandeng Kelompok Usaha Bersama (Kube) Mekar Sari, kegiatan yang terlaksana di Sekretariat Kube Mekar Sari, Jalan Tari Gantar, RT 07 Kelurahan Guntung berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu (8/9) besok.

Superintendent Bina Lingkungan dan Kemitraan Departemen CSR Pupuk Kaltim, Udiyanto mengatakan, pelatihan ini diikuti sebanyak 180 peserta dari 18 RT di Kelurahan Guntung. Adapun tujuan pelatihan untuk mensosialisasikan perilaku ramah lingkungan dan sadar akan bahaya lingkungan kotor. Sekaligus mengedukasi masyarakat untuk melakukan pemilahan, pengelolaan, dan pemanfaatan sampah menjadi kompos padat dan cair.

Baca Juga:  KPU Gelar Jalan Sadar Pemilu, Siapkan Puluhan Doorprize Menarik 

“Diharapkan, nantinya limbah di wilayah Guntung dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar. Serta masyarakat dapat berperilaku hidup bersih dan sehat, karena dapat mengolah sambah dengan baik,” ucapnya.

Di tempat sama, Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Raden Irawan mewakili Lurah Guntung Ida Idris mengapresiasi usaha Pupuk Kaltim dalam upaya pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan limbah sampah rumah tangga menjadi kompos.

Warga utamanya ibu rumah tangga dapat memanfaatkan limbah yang ada di sekitarnya, untuk memperoleh tambahan penghasilan. Sehingga tidak hanya berpangku tangan mengharapkan gaji suami.

“Diharapkan olahan sampah kompos yang ibu-ibu hasilkan dapat menambah pendapatan rumah tangga, sehingga tidak bergantung lagi pada suami,” harap Raden.

Baca Juga:  Penyusup Teror Fasilitas Pelabuhan Pupuk Kaltim  

Pada kesempatan itu pula, Hamzah selaku Pendamping Kube Mekar Sari bersama anggota Kube Mekar Sari mempraktikkan proses pembuatan pupuk organik dengan menggunakan beberapa bahan. Di antaranya, air, gula merah, air kelapa, air cucian beras (leri), limbah sayuran atau nasi sisa, ragi, dan terasi.

Dengan mencampurkan sayuran yang telah dicacah, seluruh bahan baku utama dan mengaduknya hingga rata. “Semua bahan itu dimasukkan ke dalam ember berisi air. Lalu tutup rapat selama 3 hari. Kemudian kompos cair dapat digunakan setelah 14 hari kemudian,” urai dia.

Tak hanya diajarkan cara mengolah pupuk organik cair, peserta juga diajarkan cara mengolah pupuk organik padat. Menggunakan metode takakura, memanfaatkan keranjang takakura atau media lainnya, sekam (kulit padi) atau tahi gergaji yang berguna untuk menyerap bau sampah.

Baca Juga:  26 Mahasiswa Ikuti PMMB di Pupuk Kaltim

“Kita taruh dekomposter (biang) ke dalam keranjang, lalu tinggal diisi ulang setiap kali ada sampah rumah tangga sisa sayur, nasi, ikan, dan lainnya. Aduk rata dan tutup kembali keranjang. Lakukan terus hingga penuh, endapan kompos selama 2 minggu sampai 3 bulan siap digunakan,” papar Hamzah sembari mempraktikkan cara membuatnya. (ra/adv)

Tags: advertorialpelatihanpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PT KDM Promosikan Bibit Bersertifikat, Hadirkan Buah Khas Borneo di PRB

Next Post

Senin, Pedagang di KS Tubun Digusur 

Related Posts

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03
Delapan Tim Berebut Tiket Semifinal PKT Cup 2026, Ini Jadwalnya
Pupuk Kaltim

Delapan Tim Berebut Tiket Semifinal PKT Cup 2026, Ini Jadwalnya

8 Oktober 2026, 12:09

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.