• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Banyak Pembeli Beralih ke Daging Beku, Pedagang di Pasar Resah Omzet Menurun

by Lutfi Rahmatunnisa'
23 Juni 2023, 14:26
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pedagang di Pasar Taman Rawa Indah mengeluhkan menurunnya pelanggan dan pendapatan mereka akibat pembeli banyak beralih ke daging beku

Pedagang di Pasar Taman Rawa Indah mengeluhkan menurunnya pelanggan dan pendapatan mereka akibat pembeli banyak beralih ke daging beku

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Beredarnya penjual daging sapi frozen alias beku membuat sejumlah pedagang daging sapi di pasar tradisional Kota Bontang resah.

Bagaimana tidak, jumlah pembeli daging sapi segar menurun drastis lantaran pembeli lebih memilih daging beku dengan alasan lebih higienis dan lebih murah.

Hal itu turut dirasakan salah seorang pedagang daging sapi Pasar Taman Rawa Indah Sukimun. Saat dijumpai, Sukimun menuturkan bahwa kondisi tersebut sudah terjadi sejak awal tahun. Namun, kondisi makin parah dalam dua bulan terakhir.

Imbas yang ia rasakan ialah jumlah pelanggan tetap hingga pendapatan ikut menurun lantaran daging sapi yang ia jajakan berkurang dari sebelum maraknya daging beku.

Baca Juga:  Daging Beku Dikeluhkan Pedagang Bontang, Belum Ada Skema Pembatasan

Dalam sehari biasanya Sukimun mampu menjual 30 kilogram daging sapi. Namun, saat ini hanya mampu menjual 14 kilogram daging sapi segar saja. Itupun bisa habis dalam waktu sepekan.

Kata Sukimun, biasanya pelanggan tetapnya membeli belasan kilo daging sapi. Namun, sekarang hanya satu sampai tiga kilo saja. Itupun daging sapi segar dibeli sebagai bahan campuran daging beku agar bakso yang dibuat bisa sempurna.

“Sekarang saya hanya bisa jual seperempatnya saja. Apa enggak sakit kepala saya. Mana anak saya banyak,” keluhnya, Jumat (23/6/2023).

Tak hanya itu, kata Sukimun maraknya daging beku berimbas pada menurunnya jumlah sapi yang dieksekusi di rumah potong hewan (RPH). Dalam sehari biasanya RPH mampu memproduksi 9 sampai 10 ekor sapi. Namun, saat ini hanya bekisar 4 sampai 5 ekor sapi saja.

Baca Juga:  Daging Beku Dikeluhkan Pedagang Bontang, Belum Ada Skema Pembatasan

“Ya enggak bisa kita paksakan juga. Kalau motong sapi banyak siapa yang mau ambil dagingnya dalam jumlah banyak. Soalnya sekarang trennya lebih suka daging beku,” bebernya.

Jika terus dibiarkan seperti ini, Sukimun bilang lambat laun perekonomian penjual daging sapi akan mati. Oleh sebab itu, ia meminta pemerintah untuk mengambil tindakan. Ia mengusulkan, jumlah daging beku yang masuk ke Bontang dibatasi. Agar perekonomian berjalan berdampingan tanpa ada yang dirugikan.

“Tolong lah kami ini. Kami enggak masalah adanya daging beku. Tapi jumlah produksinya harus sama seperti daging segar. Jangan lebih dari itu. Lama-lama usaha kami bangkrut kalau begini terus,” tandasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Daging beku
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Korban TPPO Muncikari di Muara Badak 3 Orang, Tersangka Ngaku Diupah Rp 100 Ribu

Next Post

14 Pengemis dan Gelandangan Diamankan Satpol PP, Langsung Dipulangkan ke Daerah Asal

Related Posts

Daging Beku Dikeluhkan Pedagang Bontang, Belum Ada Skema Pembatasan
Bontang

Daging Beku Dikeluhkan Pedagang Bontang, Belum Ada Skema Pembatasan

19 Desember 2023, 16:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.