bontangpost.id – Partai bertajuk derby Kota Taman dalam Liga 3 Kaltim 2021 antara Bontang City FC dengan PS Setda tersaji di Stadion Kudungga, Sangatta, Selasa (14/12). Berhasil dimenangkan oleh Bontang City FC dengan skor telak 7-1.
Gol yang ditunggu pun tiba. Tepatnya menit 13. Pertahanan PS Setda Bontang kedodoran. Setelah pemain tengah Bontang City FC melakukan umpan silang. Pemain nomor 12 Zulham berhasil lolos dari jebakan offside. Solo run dari tengah lapangan membuat hanya berhadapan dengan kiper lawan. Sontekannya pun menggetarkan jala gawang PS Setda.
Empat menit berselang gol untuk Bontang City FC kembali tercipta. Berawal dari serangan dari sisi kanan pertahanan lawan. Kiper lawan pun terkecoh terhadap pergerakan penyerang Bontang City FC yakni Muhammad Irfan. Tendangannya pun meluncur deras ke jala gawang PS Setda. Bontang City FC kembali memperbesar keunggulan. Setelah jebakan offside kembali gagal diterapkan PS Setda. Muhammad Irfan nomor punggung 23 berhasil memanfaatkan peluang setelah kembali memperdaya kiper lawan.
Lini belakang digempur total oleh Bontang City FC. Pada menit 26 tembakan Zulham dari luar kotak pinalti gagal ditepis oleh penjaga gawang lawan. Di menit akhir jelang turun minum PS Setda berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-4.
Di awal babak kedua tempo pertandingan menurun. Bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah. Menit 78 Bontang City memperoleh pinalti. Setelah pemain nomor punggung 10 dijatuhkan oleh kiper. Eksekusi Arif berhasil mengarah di pojok kanan atas gawang kiper PS Setda. Satu menit jelang bubaran, Bontang City FC kembali menjebol gawang PS Setda. Setelah Arif lepas dari kawalan pemain bertahan. Bola yang menggelinding pelan gagal ditangkap kiper lawan. Alhasil langsung disontek oleh pemain bernomor punggung dua tersebut.
30 detik kemudian skor kembali berubah. Setelah umpang silang dari kanan pertahanan PS Setda berhasil dimanfaatkan oleh Arif. Wasit meniup akhir peluitnya dengan kedudukan 7-1 untuk Bontang City FC. Pelatih Bontang City FC Bagus Prabowo mengatakan bersyukur dengan hasil ini. Namun dirinya belum puas dari segi permainan. “Jauh sekali penurunan. Tidak tahu apa yang ada di pikiran pemain,” kata Bagus.
Mengingat pelatih memberikan instruksi kepada pemain untuk memainkan possesion, sering umpan pendek, dan menyerang dari sisi sayap. Akan tetapi skema rencana itu tidak diaplikasikan pemain. “Tidak jalan sama sekali,” ucapnya. Kemungkinan penyebabnya ialah pemain demam panggung. Sebab yang diturunkan di starter awal ialah mereka yang belum diberikan kesempatan permain saat laga perdana melawan Persikutim lalu.
“Ini menjadi pekerjaan rumah pelatih menyambut laga selanjutnya,” pungkasnya. (*/ak)







