• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Bukan Temindung, Inilah Bandara Pertama di Samarinda

by Redaksi Bontang Post
3 Januari 2026, 12:02
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Presiden Sukarno menumpang kapal kecil di Sungai Mahakam 19 Juli 1957 setelah pesawat PB Catalina yang mengangkut rombongan presiden mendarat di tengah Sungai Mahakam. (IST/KP)

Presiden Sukarno menumpang kapal kecil di Sungai Mahakam 19 Juli 1957 setelah pesawat PB Catalina yang mengangkut rombongan presiden mendarat di tengah Sungai Mahakam. (IST/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Sebelum Bandara Temindung resmi dibuka pada 1974, Kota Samarinda ternyata sudah lebih dulu mencicipi transportasi udara. Bedanya, pesawat tidak mendarat di daratan, melainkan di Sungai Mahakam.

Sungai terpanjang di Kalimantan itu menjadi lokasi pendaratan pesawat amfibi jenis Catalina yang bahkan pernah membawa Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno. Fakta tersebut menjadikan Mahakam sebagai bagian penting dalam sejarah penerbangan di Kalimantan Timur.

Penulis buku Sungai Mahakam Dalam Arus Sejarah dan Budaya Samarinda, Muhammad Sarip, menyebut Sungai Mahakam sebagai “bandara pertama” Kota Tepian. Menurutnya, pada era 1960-an, pesawat amfibi Catalina kerap digunakan sebagai sarana transportasi udara di Samarinda.

Bentangan sungai yang lebar dengan arus relatif tenang menjadikan Mahakam lokasi pendaratan yang ideal bagi pesawat amfibi. Namun, penggunaan sungai sebagai lapangan terbang tidak berlangsung lama. Kontak air yang terus-menerus dengan bodi dan mesin pesawat menyebabkan peralatan cepat mengalami keausan.

Baca Juga:  Tahun Depan, Halaman Bandara APT Pranoto Dipercantik

Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan landasan darat, yang kemudian diwujudkan melalui pembangunan Bandara Temindung pada awal 1970-an.

Momen paling bersejarah dari era “bandara sungai” terjadi pada 1949, saat Presiden Sukarno berkunjung ke Samarinda menggunakan pesawat amfibi PB Catalina. Sarip mencatat, pesawat tersebut merupakan satu dari delapan unit hibah bekas Angkatan Udara Hindia Belanda yang diterima pemerintah Indonesia setelah pengakuan kedaulatan.

Pesawat Catalina memiliki dimensi cukup mencolok untuk ukuran pesawat sungai, dengan panjang 19,35 meter, tinggi 6,85 meter, dan bentang sayap mencapai 31,69 meter. Dua baling-baling besar terpasang di sisi kiri dan kanan pesawat.

Saat mendarat di tengah Sungai Mahakam, Presiden Sukarno tidak langsung turun ke daratan. Ia berpindah ke kapal kecil yang menjemputnya menuju batang, sebutan lokal untuk dermaga sungai.

Baca Juga:  Tes GeNose Sudah Bisa Dilakukan di APT Pranoto

Pendaratan pesawat Catalina kembali tercatat pada 17 September 1950. Peristiwa serupa juga terdokumentasi dalam foto wartawan Belanda, Oltmans Willie, pada 19 Juli 1957. Dalam foto-foto tersebut, Bung Karno terlihat mengenakan kacamata hitam dan memegang payung hitam saat menaiki kapal kecil menuju dermaga Samarinda, dengan latar kapal-kapal dan bangunan di tepian sungai.

Di dalam kapal yang sama, tampak pula Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Gubernur pertama Kalimantan Timur, yang mendampingi Presiden dalam perjalanan tersebut.

“Dua kali pendaratan pesawat yang membawa kepala negara pertama di Mahakam semakin mengukuhkan sungai ini sebagai lokasi penuh nostalgia dan bernilai sejarah dalam penerbangan Indonesia,” ujar Sarip.

Kini Sungai Mahakam tak lagi menjadi lokasi pendaratan pesawat. Namun, jejak sejarah itu masih tersimpan dalam ingatan kolektif. Setelah Bandara Temindung beroperasi pada 1974, aktivitas penerbangan beralih dari sungai ke daratan. Temindung kemudian digantikan oleh Bandara APT Pranoto yang melayani penerbangan Samarinda hingga saat ini. (KP)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bandara samarindatemindung
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kecelakaan Maut di Desa Tanjung Limau, Pelaku Tabrak Lari Masih di Bawah Umur

Next Post

PT EUP Berikan Bantuan Material Bangunan untuk Ponpes di Bontang Lestari

Related Posts

Tahun Depan, Halaman Bandara APT Pranoto Dipercantik
Kaltim

Tahun Depan, Halaman Bandara APT Pranoto Dipercantik

2 Oktober 2021, 09:05
Bandara APT Pranoto Samarinda Uji Coba GeNose
Kaltim

Tes GeNose Sudah Bisa Dilakukan di APT Pranoto

9 April 2021, 19:00

Terpopuler

  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.