• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Daur Ulang Video Kerusuhan di Papua

by BontangPost
29 Juli 2018, 11:44
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
HOAX

HOAX

Share on FacebookShare on Twitter

SEBUAH video bentrokan antara polisi dan masyarakat mendadak viral kemarin. Di video tersebut diselipkan teks bertulisan, ’’Papua Hari Ini Tgl 25 Juli 2018. Banyak Polisi yang Gugur’’. Banyak yang mengira peristiwa itu benar-benar terjadi saat ini.

Salah satunya adalah akun Facebook R Widyanata. Dia menulis status sebagai berikut: “KERUSUHAN DI PAPUA, POLISI DISERANG MENGGUNAKAN BATU.. ASTAGHFIRULLAAHAL’ADZIIM, MAU JADI APA NEGARA INI … !!!”. Status tersebut diunggah pada 25 Juli disertai video kerusuhan.

Sebenarnya mudah mencari fakta dari video tersebut. Jawa Pos mengambil screenshot frame pertama dari video tersebut. Screenshot itu lalu diunggah ke Google Reverse Image. Di beberapa komputer, mungkin hasil pencarian tidak akurat. Tidak ada padanan gambar yang muncul. Kalau itulah yang terjadi, coba ketik kata kunci ’’kerusuhan Papua’’.

Baca Juga:  Heboh Paket Gelap di Jogja

Nah, hasil pencarian pun berubah. Gambar pada screenshot tersebut punya padanannya. Yakni, sebuah frame video di YouTube. Judulnya, West Papua-Uncen Berdarah @16 Maret 2006. Video itu diunggah channel communitypapuans. Dalam deskripsinya, mereka menuliskan bahwa kerusuhan tersebut merupakan peristiwa di Universitas Cenderawasih pada 16 Maret 2006.

Untuk memastikannya, Jawa Pos mencari arsip koran terbitan 17–20 Maret 2006. Ternyata yang ditulis dalam deskripsi video channel communitypapuans memang benar. Pada 16 Maret 2006, terjadi kerusuhan di depan kampus Universitas Cenderawasih.

Demonstrasi itu terkait dengan tuntutan masyarakat agar PT Freeport Indonesia (FI) ditutup. Kejadian yang dikenal sebagai kerusuhan Abepura tersebut menewaskan empat aparat. Gambar-gambar yang beredar saat itu persis dengan video yang diunggah channel communitypapuans.

Baca Juga:  HOAX!!! Menjiplak Portal Berita untuk Sebar Fitnah

Kerusuhan itu bermula ketika polisi berupaya membongkar ban yang dipasang para mahasiswa dan masyarakat untuk memblokade jalan. Demonstran pun melawan dengan melempari polisi. Bentrokan tidak dapat dihindarkan setelah polisi menembakkan gas air mata.

Jadi, hati-hati ya dengan kabar-kabar lawas yang beredar. Bisa jadi berita itu hanya setting-an sejumlah pihak untuk memanaskan situasi. Sebelum meyakini kebenaran informasi yang didapat dari media sosial, sebaiknya Anda mencari lewat search engine. Kalau ada foto atau video, cari dulu padanannya di mesin pencari. Jangan-jangan foto dan video itu sudah lawas dan dibingkai lagi dengan informasi keliru. (gun/c14/fat)

Fakta

Video tentang kerusuhan di Papua yang diselipi teks kejadian 25 Juli 2018 adalah peristiwa lama. Kerusuhan itu terjadi pada 16 Maret 2006 di depan Universitas Cenderawasih.

Baca Juga:  HOAX!!! Menjiplak Portal Berita untuk Tebar Fitnah
Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

ISPA Masih “Hantui” Samarinda

Next Post

Punya Tugas Penting, Petugas Haji Wajib Maksimalkan Pelayanan

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.