BONTANGPOST.ID – Anggaran makan minum Pemprov Kalimantan Timur sebelumnya disorot publik karena angkanya mencapai Rp10 miliar. Setelah ditelisik kembali, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengklaim data tersebut kurang tepat. Ia menegaskan bahwa, di kepemimpinannya angka belanja makan minum justru mengalami penurunan.
Informasi yang beredar disebutnya tidak utuh, alias mengambil beberapa bagian komponen saja. Pihaknya menyarankan kepada publik untuk mengecek ke sumber yang resmi.
“Nanti kalau mau data-data bisa datang langsung ke kantor gubernur,” ucapnya saat konferensi pers dengan sejumlah awak media di Hotel Atlet Samarinda. Sambil membuka handphone-nya, Rudy Mas’ud menjelaskan anggaran belanja makan minum dari beberapa tahun ke belakang.
Pada 2023, kata dia, angkanya mencapai Rp12,33 miliar. Lalu ada kenaikan pada tahun 2024 menjadi Rp15,89 miliar. Nah pada tahun 2025 kembali turun menjadi Rp11,93 miliar.
“Sementara pada 2026 itu turun lagi sekitar Rp10,24 miliar. Jadi tren-nya sempat naik kemudian turun lagi,” ungkapnya.
Pihaknya mengimbau agar informasi mengenai data-data anggaran disampaikan secara utuh ke publik agar tidak terjadi kesalahpahaman. Namun, dirinya juga mengakui jika ada keselahan maka akan dilakukan perbaikan.
“Salah ya diperbaiki, tapi jangan malah dibakar sehingga jadi isu yang tidak benar” ucapnya. (KP)







