• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Dorong RTH di HP 01

by BontangPost
6 November 2018, 08:45
in Advertorial
Reading Time: 3 mins read
0
LINGKUNGAN HIJAU: Danau Permai bukti nyata Pupuk Kaltim mempertahankan lingkungan dalam menjalankan bisnis perusahaan.(Humas PKT)

LINGKUNGAN HIJAU: Danau Permai bukti nyata Pupuk Kaltim mempertahankan lingkungan dalam menjalankan bisnis perusahaan.(Humas PKT)

Share on FacebookShare on Twitter

PENEGASAN Pupuk Kaltim dengan mendorong kawasan Hak Pakai (HP) 01 sebagai daerah resapan (recharge area) ditetapkan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Privat, dinilai sebagai komitmen perusahaan untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan masyarakat. Dijelaskan Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim Satriyo Nugroho, upaya ini sejalan dengan penerapan industri hijau berwawasan lingkungan yang diterapkan

Pupuk Kaltim, dengan menyetujui pemanfaatan daerah resapan sebagai kawasan penopang ketersediaan air tanah Kota Bontang, yaitu di HP 01. Sebagai kewajiban yang patut diperhatikan sesuai prinsip kelestarian fungsi lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

Apalagi, hasil penelitian menyebut satu-satunya recharge area di lahan milik Pupuk Kaltim sebagai kawasan lindung air tanah ada di HP 01. Bukan HGB 10 dan HGB 65 pada lahan penghijauan Wanatirta, seperti yang dimaksud Pemkot Bontang.

Dikatakan Satriyo, RTH Privat merupakan kawasan terbuka hijau milik institusi tertentu atau orang perseorangan, dengan pemanfaatan untuk kalangan terbatas. Bisa berupa kebun, halaman rumah, gedung milik masyarakat atau swasta yang ditanami tumbuhan sesuai zonasi dan site plan. Pupuk Kaltim selaku pemilik lahan berhak menentukan RTH Privat yang dapat digunakan sesuai Peraturan Menteri (Permen) PU Nomor 5 Tahun 2008 dan UU Nomor 26 Tahun 2007. “Makanya kami dorong agar HP 01 yang dijadikan RTH Privat, agar fungsi sumber daya air Bontang tetap terjaga. Bukan kawasan HGB 10 dan HGB 65 yang sebenarnya daerah lepasan (discharge area),” ujar Satriyo.

Dirinya menyebut penentuan RTH Privat inilah wujud kontribusi Pupuk Kaltim terhadap lingkungan dalam menjaga pasokan air tanah. Dengan mengarahkan RTH pada RTRW Bontang di lokasi yang sesuai. Agar sasaran penetapan RTH tercapai berdasarkan tujuan revisi Peraturan Daerah (Perda) RTRW Kota Bontang 2012-2032. “Jangan seolah meragukan komitmen Pupuk Kaltim dalam menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup, hanya karena mempertahankan area HGB di lahan Wanatirta,” lanjut Satriyo.

Baca Juga:  Sehari Penuh Makna Bersama Anak Panti Asuhan Lewat Evolution SEHATI Pupuk Kaltim

Persetujuan HP 01 menjadi RTH Privat ini adalah pasca keputusan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), atas keberatan penetapan RTH Publik di lahan milik perusahaan yang sebelumnya diusulkan Pemkot Bontang. Juga komitmen Pupuk Kaltim untuk tunduk pada aturan lingkungan dalam menjalankan bisnis dan pengembangan usaha.

Sebagai Perseroan Terbatas (PT), Pupuk Kaltim tak hanya dituntut menghasilkan profit, tapi juga aspek lingkungan dan masyarakat dengan sejumlah indikator capaian. “Makanya kami mempertahankan area HGB Wanatirta untuk pemukiman karyawan. Karena jika HP 01 yang dijadikan pemukiman, malah mengancam kelestarian fungsi sumber daya air itu sendiri,” kata Satriyo.

Pengembangan kawasan HGB sebagai daerah lepasan menjadi area pemukiman, menurut Satriyo juga didasari kebutuhan perusahaan dalam pengembangan bisnis, mengingat rencana pembangunan pabrik methanol dan ammonium nitrate membutuhkan pemukiman bagi karyawan. “Itu pun dengan kepadatan rendah, karena menyesuaikan lokasi HGB,” jelasnya.

Menanggapi isu yang berkembang mengenai rencana Pupuk Kaltim akan membangun mal dan hotel, Pupuk Kaltim menganggap itu tidak benar dan menyesatkan. Salah satunya adalah adanya kabar yang menyebutkan bahwa seluruh area Wanatirta akan dialihfungsikan untuk mal dan hotel. “Berita tersebut tidak benar dan menyesatkan. Pupuk Kaltim tidak pernah merencanakan bahwa seluruh area Wanatirta akan dialihfungsikan untuk mal dan hotel, seperti yang diberitakan,” tegas Satriyo.

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Lanjutkan Dukungan untuk Borneo FC, Masuk Tahun Ketiga, Rilis Serial Dokumenter Pendek

Sementara, Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi, menegaskan di luar tarik ulur penetapan RTH antara Pupuk Kaltim dengan Pemkot Bontang, tidak lantas mengerdilkan komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan ekosistem perairan yang selama ini berjalan. Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu fokus utama Pupuk Kaltim yang dilaksanakan secara berkesinambungan dari tahun ke tahun. Bertahap, Pupuk Kaltim menerapkan pengembangan industri berwawasan lingkungan di area perusahaan dengan berbagai indikator. Di antaranya ekosistem laut, penghijauan, dan reintroduksi, hingga pemberdayaan masyarakat nelayan dan pesisir. Di samping mitigasi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui efisiensi energi yang terstandarisasi ISO 50001, serta pengelolaan limbah dan penggunaan daur ulang air di area pabrik yang telah diakui Kementerian Perindustrian RI.

Sebut saja konservasi terumbu buatan, Pupuk Kaltim telah menurunkan 4.322 terumbu sejak 2009, dengan jumlah minimal 500 terumbu per tahun. Selain itu juga rehabilitasi 246.000 mangrove di HGB 65, sebagai upaya memperbaiki ekosistem laut berkonsep kawasan wisata dan edukasi bagi masyarakat, juga penanaman 45.100 mangrove. “Pupuk Kaltim tak hanya bicara, tapi berbuat secara nyata untuk kelangsungan ekosistem perairan dan lingkungan. Komitmen itu terus dipegang perusahaan,” ucap Meizar.

Begitu pula terhadap masyarakat, diterapkan melalui pemberdayaan kelompok tani untuk pembibitan dan pengelolaan mangrove HGB 65, pasca terpenuhinya area konservasi di Pulau Kedindingan. Pemberdayaan kelompok masyarakat pembuat terumbu buatan di Kelurahan Loktuan pun dilakukan, serta pemanfaatan sumber daya laut pada program Creating Shared Value (CSV) Keramba Jaring Apung (KJA) bagi nelayan Tanjung Limau dengan hasil signifikan, yang dikembangkan melalui replikasi KJA bagi masyarakat Pulau Gusung, Bontang Utara. Itu di luar program bina wilayah kawasan pesisir Malahing dengan pembinaan berkala. Mulai pembenahan kawasan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, hingga penciptaan peluang usaha dengan berbagai keterampilan bagi nelayan dan Ibu Rumah Tangga (IRT).

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Gelar Seminar Keuangan bagi Karyawan Muda

Penerapan prinsip 3P (Planet, People, Profit) secara konsisten itulah yang mengantarkan Pupuk Kaltim menerima berbagai penghargaan tingkat Nasional hingga Internasional. Salah satunya Proper Nasional peringkat Emas (2017), menjadikan Pupuk Kaltim yang pertama dan satu-satunya perusahaan industri pupuk di Indonesia yang meraih penghargaan tersebut.

Pupuk Kaltim juga menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia yang meraih SNI Award kategori Platinum dua kali beruturtu-turut, yaitu pada 2016 dan 2017. Tujuh kali penghargaan Industri Hijau juga disabet Pupuk Kaltim. Bahkan dalam skala internasional, Pupuk Kaltim menjadi perusahaan pertama di Asia Tenggara yang meraih sertifikat Protect and Sustain dari International Fertilizer Association (IFA) untuk kategori produk yang tak hanya memiliki kualitas tinggi. Tapi juga aman dan baik bagi konsumen karena ramah lingkungan.

“Ini (penghargaan) hanya penegasan, bahwa Pupuk Kaltim selalu mempertahankan lingkungan dalam menjalankan bisnis perusahaan. Maka kami berharap jangan lagi meragukan komitmen Pupuk Kaltim jika berbicara hal itu (lingkungan),” pungkas Meizar. (humaspkt/adv/edw)

Tags: advertorialpupuk kaltim
Share140TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemerintah dan GOW Bontang Ringankan Beban Lansia 

Next Post

Perusahaan Beri Pelajaran, Siswa Antusias 

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.