• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Dorong UMK Binaan Berorientasi Ekspor, Pupuk Kaltim Gagas Konsep Factory Sharing

by Redaksi Bontang Post
15 Februari 2022, 11:00
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
PKT menggelar Business Assessment and Coaching bagi UMK binaan PKT untuk pendirian Rumah Produksi Bersama

PKT menggelar Business Assessment and Coaching bagi UMK binaan PKT untuk pendirian Rumah Produksi Bersama

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dorong peningkatan kapasitas Usaha Mikro Kecil (UMK) di Kota Bontang, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) bekerja sama dengan Asosiasi Pengelolaan Rajungan Indonesia (APRI) dan LKP Pandega dari Sukoharjo Jawa Tengah, menggelar Business Assessment and Coaching bagi UMK binaan PKT untuk pendirian Rumah Produksi Bersama (Factory Sharing). Kegiatan berlangsung di LKP BBEC Bontang selama lima hari, mulai 13-17 Februari 2022.

SVP Umum PKT Ardi Harto Mulyo, mengatakan fokus kegiatan ini berupa pembekalan kompetensi bagi UMK binaan terkait food safety compliance dan perizinan industri pangan untuk realisasi factory sharing, sebagai wujud kesinambungan komitmen PKT dalam membina usaha mikro kecil di Kota Bontang, khususnya di sektor pengelola hasil pertanian dan perikanan.

Kegiatan diikuti 22 UMK binaan PKT yang bergerak di bidang dry food, frozen food, herbal dan essential oil, yang ke depan diharap mampu menjalankan factory sharing untuk meningkatkan kapasitas maupun kualitas produk yang dihasilkan dengan berbagai inovasi. Hal ini melihat besarnya potensi pengolahan hasil pertanian dan perikanan, sehingga perlu kesinambungan upaya bagi UMK binaan agar mampu memaksimalkan usaha baik dalam skala makro maupun mikro.

Baca Juga:  Evaluasi Realisasi CSR Melalui Management Goes To Community 

“Dari asesmen dan pendampingan ini, diharap terbentuk supply chain dan logistik manajemen serta penyusunan sistem pengendalian mutu terpadu hingga proses kontrol kualitas, sehingga UMK binaan PKT mampu meningkatkan volume penjualan baik di pasar domestik maupun global melalui ekspor produk UMKM,” terang Ardi.

PKT menggelar Business Assessment and Coaching bagi UMK binaan PKT untuk pendirian Rumah Produksi Bersama

Konsep factory sharing juga disiapkan sebagai rumah produksi bersama bagi seluruh mitra binaan PKT dalam melakukan inovasi produk berkualitas, sehingga ke depan dapat melahirkan berbagai produk unggulan baru yang berorientasi ekspor. Selain itu, pendirian rumah produksi bersama ini juga diharap lebih memaksimalkan potensi usaha untuk menjadi unggulan nasional, dengan meningkatkan kualitas maupun kuantitas produk secara konsisten guna menembus pasar ataupun supply chain ekspor.

“Dari program ini kami harap dapat terbentuk kompetensi penyusunan business plan oleh UMK binaan, sebagai scalling up usaha dengan konsep rumah produksi bersama,” tambah Ardi.

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang Kamilan, mengapresiasi langkah PKT yang terus mendorong usaha mikro kecil dan menengah lebih berdaya saing, dengan meningkatkan kualitas maupun kuantitas produk yang sesuai standar.

Baca Juga:  Dukung Kinerja Pejuang Medis, Pupuk Kaltim Kembali Salurkan Extra Fooding dan Suplemen ke RS Pupuk Kaltim

Hal ini sejalan dengan langkah Pemkot Bontang bagi pelaku UMKM untuk naik kelas dari sektor yang dijalankan, dilihat dari perkembangan usaha dan tingkat kesejahteraan pelaku usaha.

“Pemkot Bontang menargetkan pengembangan UMKM sebesar 11,6 persen untuk 3 tahun ke depan, dilihat dari peningkatan perekonomian berdasarkan kapasitas dan kualitas dari usaha yang dijalankan. Contohnya usaha mikro mampu berkembang menjadi usaha kecil, usaha kecil ke menengah dan begitu seterusnya,” ujar Kamilan.

Dirinya pun mengimbau UMK binaan PKT dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengetahuan baru dalam mendorong potensi usaha, yang ke depannya bisa terimplementasi secara optimal sehingga mampu menyasar pangsa pasar lebih luas dengan kualitas dan tingkat produksi yang semakin baik.

Begitu juga dengan Pemkot Bontang, akan terus mendorong pelaku usaha melakukan scalling up agar kemajuan UMKM lokal semakin bertumbuh, yang dibarengi dengan tingkat kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.

Baca Juga:  Dorong Malahing Jadi Destinasi Unggulan, PKT Perkuat Kapasitas Pokdarwis Tanjung Laut Indah

“Ke depan kita tidak hanya berbicara tentang menciptakan pelaku UMKM baru, tapi bagaimana UMKM yang kini ada bisa terus dibina dan tumbuh dengan baik, sehingga sasaran pembinaan berdampak signifikan terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan,” pungkas Kamilan.

Pembicara dari LKP Pandega Bambang Arif Nugraha, mengungkapkan kompetensi food safety compliance dan perizinan industri pangan merupakan proses yang wajib dilalui untuk memahami konsep factory sharing, sebagai rumah bersama bagi UMK champion melakukan scalling up untuk melahirkan produk domestik unggulan maupun yang berorientasi ekspor. Termasuk di dalamnya peningkatan nilai tambah dari produk olahan berbahan baku hasil samping industri, seperti cangkang dan lemi rajungan hingga bonggol pisang sebagai wujud zero waste principle.

“Prioritas pemilihan peserta factory sharing yakni UMK yang mampu mengolah hasil samping industri menjadi produk unggulan yang berorientasi ekspor, seperti khitin (khitosan), terasi bubuk rajungan, kerupuk bongsang, botok lemi rajungan hingga ketela reject,” kata Bambang.(*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Alasan Fokus Usaha, Ketua DPD Berkarya Bontang Mundur

Next Post

Peringati HPSN 2022, PIKA PKT Luncurkan Gerakan Sapu Bersih Sampah

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.