• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post | Mencerdaskan dan Menginspirasi
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post | Mencerdaskan dan Menginspirasi
No Result
View All Result
Home Internasional

Eropa Diguncang Unjuk Rasa Besar Tuntut Hapus Rasisme

by Redaksi Bontang Post
8 Juni 2020, 11:00
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ribuan pengunjuk rasa di taman Piazza del Popolo atau Plaza Rakyat di Roma, Italia kemarin menuntut keadilan bagi George Floyd yang tewas akibat polisi rasis di AS. (CHANNEL NEWS ASIA)

Ribuan pengunjuk rasa di taman Piazza del Popolo atau Plaza Rakyat di Roma, Italia kemarin menuntut keadilan bagi George Floyd yang tewas akibat polisi rasis di AS. (CHANNEL NEWS ASIA)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Eropa diguncang unjuk rasa mengecam kematian pria kulit hitam George Floyd akibat perilaku rasis polisi Amerika Serikat dan menuntut penghapusan secara sistematis rasisme.

Dilansir Tempo, Unjuk rasa anti rasisme ini telah bergaung di seluruh dunia sejak unjuk rasa pertama muncul di Amerika Serikat 10 hari lalu, yang marah menyaksikan polisi Minneapolis menekan lututnya ke leher Floyd yang tergeletak di tanah dengan kedua tangan diborgol, hingga tidak mampu bernafas dan akhirnya meninggal.

Ucapan Floyd meminta tolong agar tidak diperlakukan seperti itu karena dia tidak bernafas: I can’t Breath, menjadi kalimat yang dipakai para pengunjuk rasa menuntut penghapusan rasisme sistematis di seluruh dunia termasuk Eropa.

1. Madrid, Spanyol.

Ribuan orang berunjuk rasa di depan Kedutaan AS di Madrid meneriakkan “I cannot breathe” atau “Saya tidak dapat bernapas” dan menuntut keadilan.

“Rasisme tidak mengenal batas,” kata Leinisa Seemdo, 26 tahun, seorang penterjemah bahasa Spanyol berasal dari Cape Verde, sebagaimana dilaporkan Channel News Asia, 8 Juni 2020.

“Di seluruh negara di mana saya pernah tinggal, saya mengalami diskriminasi karena warna kulit saya,” ujar Seemdo.

2. Roma, Italia.

Ribuan orang berunjuk rasa di halaman Piazza del Popolo atau Plaza Rakyat di Roma kemarin.

Mereka berunjuk rasa dengan hening tanpa suara selama 8 menit, merepresentasikan 8 menit George Floyd diperlakukan secara rasis oleh polisi Minneapolis.

Mereka juga berlutut untuk mengenang Floyd.

“Kami tidak dapat bernapas,” teriak mereka setelah senyap bersama selama 8 menit.

“Sangat berat hidup di sini,” kata Morikeba Samate, 32 tahun, imigran Senegal, salah satu dari ribuan imigran yang tiba di Italia dengan mengambil resiko menyeberangi laut Mediterania.

3. Budapest, Hungaria.

Lebih dari seribu orang berkumpul untuk menggelar unjuk rasa Black Lives Matter di depan Kedutaan AS di Budapest.

“Jika kita ingin hidup lebih baik di dunia, kita perlu mengubah secara radikal cara hidup kita,” kata G Ras, seorang penyanyi reggae Hungaria yang mengikuti unjuk rasa kemarin.

4. Netherland, Belanda.

Hampir 4 ribu orang berunjuk rasa di Park de Wezenlanden di Maastricht, Netherland sebagai bentuk solidaritas mereka dengan gerakan Black Lives Matter yang mengecam pembunuhan atas George Floyd.

5. Laussanne, Swiss.

Para pengunjuk rasa mengenakan pakaian hitam membawa brosur bertuliskan “kulit saya berwarna bukan ancaman”.

6. Brussel, Belgia

Hampir 10 ribu orang berunjuk rasa di Brussels untuk mengecam kematian George Floyd oleh polisi rasis AS.

“Pembunuhan George Floyd jelas membangunkan banyak orang,” kata Ange Kaze dari Belgian Network for Black Lives. Para pengunjuk rasa sempat bentrok dengan polisi.

7. Copenhagen, Denmark dan Goteborg, Swedia.

Sekitar 15 ribu orang berunjuk rasa di Copenhagen sebagai solidaritas terhadap George Floyd.

Sekitar 2 ribu orang menggelar unjuk rasa di Goteborg untuk mengecam kematian George Floyd. Unjuk rasa ini berlangsung di saat negara itu baru saja mencabut lockdown akibat wabah virus corona.

8. Prancis dan Jerman.

Lebih dari 23 ribu orang berunjuk rasa hari Sabtu lalu dan para pemain bola kaki dari sedikitnya enam tim di Jerman berlutut untuk mengenang kematian George Floyd.

Peristiwa rasisme yang dialami George Floyd telah memicu warga Eropa melakukan unjuk rasa besar-besaran menuntut penghapusan rasisme dan ini terjadi di tengah dunia memerangi wabah virus corona yang berdampak pada krisis ekonomi dunia. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Tempo
Tags: demo rasismeeropageorge floyd
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tagihan Listrik Melonjak, YLKI: Masyarakat Sulit Akses ke PLN

Next Post

Main Ponsel Saat Berkendara, Mobil Hantam Tiang Listrik

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Dapur MBG Bontang Selatan 005 Beroperasi, 1.013 Porsi Siap Didistribusikan

    Dapur MBG Bontang Selatan 005 Beroperasi, 1.013 Porsi Siap Didistribusikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Silau Lampu Diduga Jadi Pemicu, Xenia dan Truk Adu Banteng di Jalan Poros Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beda dengan Bontang, Pemkab Kutim Pangkas TPP ASN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motor Tabrak Truk yang Putar Balik di Sangatta, Satu Pengendara Luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PNS Desember 2025 Resmi Naik, Ini Rincian Terbaru Berdasarkan Golongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
No Result
View All Result

Komentar Terbaru

    Arsip

    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    • Desember 2022
    • November 2022
    • Oktober 2022
    • September 2022
    • Agustus 2022
    • Juli 2022
    • Juni 2022
    • Mei 2022
    • April 2022
    • Maret 2022
    • Februari 2022
    • Januari 2022
    • Desember 2021
    • November 2021
    • Oktober 2021
    • September 2021
    • Agustus 2021
    • Juli 2021
    • Juni 2021
    • Mei 2021
    • April 2021
    • Maret 2021
    • Februari 2021
    • Januari 2021
    • Desember 2020
    • November 2020
    • Oktober 2020
    • September 2020
    • Agustus 2020
    • Juli 2020
    • Juni 2020
    • Mei 2020
    • April 2020
    • Maret 2020
    • Februari 2020
    • Januari 2020
    • Desember 2019
    • November 2019
    • Oktober 2019
    • September 2019
    • Agustus 2019
    • Juli 2019
    • Juni 2019
    • Mei 2019
    • April 2019
    • Maret 2019
    • Februari 2019
    • Januari 2019
    • Desember 2018
    • November 2018
    • Oktober 2018
    • September 2018
    • Agustus 2018
    • Juli 2018
    • Juni 2018
    • Mei 2018
    • April 2018
    • Maret 2018
    • Februari 2018
    • Januari 2018
    • Desember 2017
    • November 2017
    • Oktober 2017
    • September 2017
    • Agustus 2017
    • Juli 2017
    • Juni 2017
    • Mei 2017
    • April 2017
    • Maret 2017
    • Februari 2017
    • Januari 2017
    • Desember 2016

    Kategori

    • Advertorial
    • Bontang
    • Breaking News
    • Catatan
    • Celoteh Edwin
    • Cerpen
    • Dahlan Iskan
    • Dispopar
    • DPRD Bontang
    • ekonomi
    • Entertainment
    • Feature
    • Hikmah
    • Hoaks atau Tidak?
    • Infografis
    • Internasional
    • Kaltim
    • Kesehatan
    • Kolom Redaksi
    • Kriminal
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Lensa
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • Loker Bontang
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemkot Bontang
    • Pendidikan
    • Pilihan Editor
    • Politik
    • Polling
    • PON 2021 Papua
    • Pupuk Kaltim
    • Ragam
    • Society

    Meta

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org
    • Indeks Berita
    • Redaksi
    • Mitra
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
    • Kontak

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Advertorial
      • Advertorial
      • Pemkot Bontang
      • DPRD Bontang
    • Ragam
      • Infografis
      • Internasional
      • Olahraga
      • Feature
      • Resep
      • Lensa
    • LIVE

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.