• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Gagas Kawasan Inklusi Ramah Disabilitas, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2020

by Redaksi Bontang Post
25 September 2020, 13:00
in Advertorial, Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Dirut Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi (lima kiri) menunjukkan trophy AREA 2020. (Humas Pupuk Kaltim)

Dirut Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi (lima kiri) menunjukkan trophy AREA 2020. (Humas Pupuk Kaltim)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pupuk Kaltim meraih penghargaan Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2020 kategori Social Empowerment, melalui program Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas. Penganugerahan berlangsung secara virtual pada 23 September 2020.

Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas sebagai pengembangan program Inkubator Bisnis (Inbis) Permata Bunda, secara perlahan dinilai mampu memberi dampak positif dan perubahan signifikan bagi masyarakat di RT 22 Kelurahan Api-Api, Bontang Utara. Utamanya menjadikan Kampung Aren sebagai kawasan inklusi, melalui pembangunan berbasis masyarakat yang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi mengungkapkan, program ini merupakan inovasi sosial dari Pupuk Kaltim, yang menitikberatkan pada aspek kohesifitas antara masyarakat dengan penyandang disabilitas. Melalui pembangunan lingkungan yang produktif di berbagai sektor.

Inisiasi ini melihat kecenderungan masyarakat yang masih memandang sebelah mata penyandang disabilitas, karena dinilai tidak mampu produktif dan mandiri.
Hal itu terbantah dengan berkembangnya unit usaha Inbis Permata Bunda, yang melahirkan puluhan entrepreneur muda dari penyandang disabilitas pada 12 sektor usaha yang dijalankan.

Guna memberi manfaat yang lebih luas, penyandang disabilitas didorong untuk mampu berinteraksi dan menjalankan aktivitas bersama masyarakat sekitar, dengan sejumlah pengembangan yang kini juga mulai dirasakan manfaatnya, baik dari sisi ekonomi, sosial dan lingkungan.

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang

“Kohesifitas atau persaudaraan antara elemen masyarakat dengan teman-teman disabilitas di Inbis kini terbangun dengan baik, serta saling membahu untuk kemajuan bersama. Tidak lagi ada konflik seperti awal program digagas,” ujar Rahmad Pribadi.

Agar fokus dalam pembinaan, gagasan Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas dijabarkan melalui 10 titik emas dengan target realisasi 100 persen pada akhir 2021. Sesuai roadmap dan tahapan pengembangan program. Yakni, Gate Entrance, Early Warning dan Emergency Sytem sebagai mitigasi bencana banjir, Aren Farm (Pusat Interaksi Warga), Rumah Bibit, Komposter dan Bank Sampah, Mushola Ramah Disabilitas, dan Main Road Spot.

Ada pula Pusat Wirausaha Warga, Pusat Ujicoba Sumur Resapan, Spot Foto Tematik, serta unit usaha utama Inbis Permata Bunda. “Saat ini sudah ada 7 titik emas yang teralisasi dan berjalan optimal. Pengembangan terus dilaksanakan agar kawasan inklusi di Kampung Aren terealisasi 100 persen sesuai target,” tambah Rahmad Pribadi.

Melalui 10 titik emas, Kampung Aren disiapkan sebagai kawasan wisata inklusi, berupa wisata edukasi dengan orientasi kolektif. Seluruh titik emas akan terintegrasi mulai pintu masuk, serta menjadi kesatuan perwujudan kolaborasi aktif antara penyandang disabilitas dengan masyarakat sekitar, sehingga menjadi gambaran utuh percontohan kawasan inklusi dengan beragam program yang dijalankan.

Baca Juga:  Raih Platinum IQA 2022, Pupuk Kaltim Pertahankan Predikat Industry Leader Lima Tahun Berturut

“Pengunjung yang datang bisa melihat tata kelola kampung atau belajar pembibitan dan hidroponik, belajar mitigasi bencana dan lainnya, hingga bisa memahami keseluruhan konsep ramah disabilitas yang ada di Kampung Aren,” terang Rahmad Pribadi.

Pimpinan Inbis Permata Bunda Anggi V Goenadi, menyebut penghargaan AREA 2020 sebagai motivasi dan pemacu semangat dalam mewujudkan kawasan inklusi yang dijabarkan pada 10 titik emas Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas. Melalui dukungan dan kontribusi Pupuk Kaltim secara bertahap, pihaknya terus fokus melakukan pembenahan sosial, lingkungan dan ekonomi dalam mewujudkan kemandirian warga.

Meski pandemi Covid-19 membuat beberapa program tertunda, seperti pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Koperasi untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat, namun tak mengurangi produktivitas pengembangan Kampung Aren semakin berdaya. Salah satunya program rumah bibit yang awalnya ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan penghijauan lingkungan.

Melalui kerja sama warga untuk pembibitan benih tanam, memiliki produktivitas tinggi, hingga sebagian hasilnya diminati banyak pihak dan mampu menutupi biaya operasional harian. “Setidaknya selama Covid-19, operasional rumah bibit tertutupi dan warga juga mendapat manfaat, karena yang terlibat program ini menerima bagi hasil,” papar Anggi.

Baca Juga:  Bulan K3 Nasional, Pupuk Kaltim Gelar Webinar Kesehatan

Upaya lain, sejumlah program dirasionalisasi dan diarahkan kepada aktivitas sosial dalam mengatasi dampak Covid-19, seperti tindakan preventif melalui pembagian Alat Pelindung Diri (APD), penyediaan wastafel portable di berbagai titik kawasan, hingga posko tanggap Covid-19 untuk membantu kebutuhan harian warga sekitar yang terdampak.

Kepedulian tersebut juga tak lepas dari kontribusi Pupuk Kaltim yang terus mengedukasi warga agar pro aktif mengusulkan tetangga atau warga sekitar yang terdampak Covid-19, sebagai penerima manfaat program yang diatur berdasarkan kesepakatan warga.

“Program ini mulai merambah ke kampung sebelah, sesuai kesepakatan tidak memberlakukan sekat RT tapi menyeluruh bagi warga di sekitar Kampung Aren,”
lanjut Anggi.

Sedangkan untuk target kampung wisata, telah dimulai penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk pariwisata inklusi Kampung Aren, sekaligus persiapan training awal bagi calon tour guide dari pemuda sekitar, agar ikut berperan dan memiliki penghasilan dari pemberdayaan yang dilakukan.

“Jadi seluruh elemen masyarakat di Kampung Aren ditarget berdaya, sehingga angka pengangguran bisa kita tekan, serta kesejahteraan meningkat. Sesuai roadmap, seluruh program ini ditarget berjalan akhir 2021 mendatang,” pungkas Anggi. (*/ram/nav)

Tags: pupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Adi Darma Dikabarkan Positif Covid-19

Next Post

BKSDA Butuh 3 Jam Tangkap Buaya yang Terkam Remaja di Kampung Mandar

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.