• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Gara-Gara Ini, Negara Rugi Rp874 M

by M Zulfikar Akbar
2 Januari 2017, 08:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK-Aktivitas pencurian ikan di perairan Indonesia membuat negara menelan kerugian dalam jumlah yang tidak sedikit. Misalnya diperairan Kalimantan Barat. Dari 164 kapal asing yang sudah ditangkap kerugian yang dialami negara sebanyak Rp874 miliar.

“Saya menghitung yang 164 kapal tempo hari sudah ditangkap, kerugian yang kita alami Rp874 miliar. Itu dalam jumlah uang. Saya sudah mengintegorasi hasil dan bagaimana perilaku mereka,” Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Barat Gatot Rudiyono kepada Pontianak Post, Minggu (1/1)

Bagi Gatot itu adalah kerugian besar yang dialami negara. Karena ia bersyukur kapal-kapal asing tersebut ditangkap dan dimusnahkan. Dan dampaknya, kata dia, aktivitas pencurian pun berkurang dan jumlah produksi ikan naik.

Baca Juga:  Nelayan Luar Cari Ikan di Kutim

Menurutnya itu adalah efek dari tindakan tegas yang dilakukan pemerintah sehingga potensi ikan berkembang lebih bagus. Hal ini bisa terlibat dari satelit mengenai seberan potensi ikan. Meskipun kenaikan tida begitu besar. Hanya meningkat 5-7 persen dari hasil tangkapan nelayan di tengah laut. Namun ia bersyukur karena itu membuat kekayaan laut Indonesia bisa kembalu.

“Saya dapat informasi kapal itu tak berani lagi disini. Mereka yang ketangkap kemarin coba-coba. Siapa tahu pengawasan tidak beroperasi. Tapi tetap saja tertangkap,” ujar dia.

menyebutkan beberapa jenis ikan yang dicuri seperti tenggiri dan kembung. Kedua ikan ini banyak di Perairan Natuna dan Karimata. “Jadi mari jaga laut kita,” aja Gatot.

Baca Juga:  Warga dari Tujuh Negara Muslim Dilarang Masuk AS. Negara Mana Saja Ya?

Menurut Gatot perairan Indonesia yang banyak ikannya lah membuat nelayan asing tertarik untuk mengambilnya. Ditambah laut negara tetangga, seperti Vietnam misalnya potensi ikannya sudah habis. Ini disebabkan karena penangkapan yang berlebihan.

Sementara mereka sudah terikat kontrak dengan luar negeri mereka dan uni eropa untuk menyuplai ikan. “Karena laut mereka sudah habis ikannya sehingga mereka mengejar tempat kita. Jadi mari menjaga laut. Kami pun tetap berkomitmen menjaga daerah sumber ikan yakni terumbu karang,” pungkasnya (mse)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kerugiannegarapencurian ikan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kemenag Rombak Nama Tujuh Prodi

Next Post

Penyerang Berkostum Santa Claus Masih Buron

Related Posts

Lanal Belum Temukan Pencurian Ikan 
Breaking News

Lanal Belum Temukan Pencurian Ikan 

14 Oktober 2018, 11:03
Gara-Gara Banjir, Merugi Ratusan Juta
Kaltim

Gara-Gara Banjir, Merugi Ratusan Juta

25 Maret 2018, 11:35
BPK: Dua Proyek Pelindo II Rugikan Negara Rp 2 T
Breaking News

BPK: Dua Proyek Pelindo II Rugikan Negara Rp 2 T

2 Februari 2018, 09:03
Nelayan Luar Cari Ikan di Kutim
Breaking News

Nelayan Luar Cari Ikan di Kutim

19 Maret 2017, 12:30
Warga dari Tujuh Negara Muslim Dilarang Masuk AS. Negara Mana Saja Ya?
Internasional

Warga dari Tujuh Negara Muslim Dilarang Masuk AS. Negara Mana Saja Ya?

26 Januari 2017, 12:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.