• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Gara-Gara Nunggak  Rp 363 Juta, Lampu Jalan Padam

by M Zulfikar Akbar
29 Agustus 2017, 11:58
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
PAPARKAN : Manajer PLN Rayon Bontang Cleodora Barentina memaparkan bahwa pemadaman lampu jalan dikarenakan Pemkot terdapat tunggakan Rp 363 juta selama 2 bulan.(AHMAD NUGRAHA/BONTANG POST)

PAPARKAN : Manajer PLN Rayon Bontang Cleodora Barentina memaparkan bahwa pemadaman lampu jalan dikarenakan Pemkot terdapat tunggakan Rp 363 juta selama 2 bulan.(AHMAD NUGRAHA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Dalih Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) perihal padamnya lampu penerangan jalan umum dua pekan terakhir, lantaran korsleting instalasi listrik menguak fakta baru. Rupanya dinas pimpinan Abdul Rivai, selama dua bulan yakni periode Juni-Agustus menunggak pembayaran  tagihan listrik sebesar Rp 363 juta.

Akibatnya, PLN Rayon Bontang  sengaja memutus aliran lampu penerangan jalan umum. Informasi ini disampaikan Manajer PLN Rayon Bontang Cleodora Barentina saat ditemui Bontang Post, Senin (28/8). Pihaknya sengaja melakukan tindakan tegas sebagai bentuk peringatan bahwa PLN tidak tebang pilih dalam memberikan punishment atau sanksi bagi siapapun.

“Seluruh pelanggan baik pemerintah maupun masyarakat umum mendapat perlakuan sama, di mana jika melewati batas pembayaran pada tanggal 20 setiap bulannya, terpaksa kami lakukan pemutusan sementara,” ungkapnya.

Pun begitu, pihaknya tak serta merta langsung memutus sambungan. Terhitung sejak Juli lalu pihaknya  masih memberi toleransi kepada Pemkot, namun dikarenakan pembayaran masih belum dilakukan. Pihaknya dengan terpaksa menyegel PJU mulai (15/8) lalu.

Baca Juga:  Jalan Sehat HUT ke-72 TNI, Wali Kota:  Bukti TNI Dekat dengan Rakyat 

“Selain itu kami juga masih memberikan kebijakan dengan tidak menyegel lampu traffic light. Kami sudah lakukan koordinasi waktu itu dengan dinas terkait, tapi karena memang mereka ada kendala dari pencairan dananya. Sampai akhirnya dengan terpaksa kami putus. Karena yang dijanjikan itu meleset waktunya,” tutur dia.

Cleodora mengatakan, keterlambatan pembayaran cukup menghambat cash flow perusahaan. Pasalnya, pembayaran sangat dibutuhkan untuk alokasi operasional. Ia pun sempat kaget dengan pemberitaan yang menyebut pemadaman terjadi akibat korsleting. “Makanya saya sedikit kaget pas baca beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia memastikan, masyarakat tak perlu khawatir lagi pasalnya Pemkot telah membayar tagihan sebesar Rp 100 juta untuk bulan ini. “Mulai malam ini sudah nyala, karena sudah dibayar,” ucapnya.

Baca Juga:  Pastikan BLT Tanpa Makelar

Untuk mengantisipasi agara kejadian ini tak kembali terulang, ia berharap Pemkot mengajukan permohonan migrasi prabayar. Agar lebih bisa diutamakan dalam pengisian voucher listrik. “Di beberapa JPU di sini kan sudah pakai parabayar sampai sekarang aman,” tukasnya.

Sementara Kabid Pertamanan DPKPP Anwar Sadat yang saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait perosalan ini tak merespon panggilan dan pesan Bontang Post.

Sebelumnya diberitakan, Kabid Pertamanan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang Anwar Sadat mengatakan, pihaknya akan segera memperbaikinya dalam waktu dekat.

“Kebetulan saat ini saya sedang di luar kota. Tapi saya sudah dapat laporan dari teman-teman di lapangan kalau ada kerusakan. Satu sampai dua hari ke depan akan segera kami perbaiki,” ungkapnya Senin (21/8) kemarin.

Kata dia, penyebab padamnya lampu median jalan tersebut lantaran adanya korsleting. Sehingga salah satu komponen perlu ada yang diganti. Namun, bahan dari komponen tersebut belum ada dan masih dicarikan. Kendati begitu, Anwar berujar dalam waktu dekat diharapkan komponen tersebut sudah ada.

Baca Juga:  Pemkot Hadiri Roadshow Saudagar Nusantara

“Mobil tangga kami juga sedang rusak. Namun jika masih belum bisa digunakan, pengerjaan tetap akan kami lakukan dengan tangga manual. Tentu jika memakai tangga manual, waktu pengerjaannya lebih lambat daripada menggunakan mobil tangga,” jelasnya.

Sekedar informasi,  padamnya PJU  di sepanjang Jl Ahmad Yani dan sebagian Jl Jenderal Sudirman, serta wilayah kawasan tertib lalu lintas (KTL) dari depan RS Yabis hingga RS Amalia, dikeluhkan banyak warga maupun pengendara yang melintas. Pasalnya, sejak dua minggu terakhir tak ada satupun lampu jalan yang menyala di jalan protokol ini, dan berpotensi banyak aksi kriminalitas yang terjadi pada malam hari. (*/nug/*/ak)

Tags: lampu penerangan jalanPemadamanpemkot bontangPLN
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kecewa Tidak Ada Pengecualian Untuk Sarana Publik, Neni Marah dengan PLN

Next Post

DPRD Ikut Soroti, Panggil PLN dan DPKPP

Related Posts

Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan, Warga Bontang Protes ke Kantor PLN
Bontang

Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan, Warga Bontang Protes ke Kantor PLN

28 Oktober 2026, 08:15
Anggaran Dipangkas Lebih dari Separuh, 244 Titik Lampu Tetap di Bontang Tetap Dipasang
Bontang

Anggaran Dipangkas Lebih dari Separuh, 244 Titik Lampu Tetap di Bontang Tetap Dipasang

8 Oktober 2026, 10:30
Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina
Nasional

Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina

19 September 2026, 14:00
Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Warga Bontang, Pengamat Minta PLN Diaudit
Bontang

Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Warga Bontang, Pengamat Minta PLN Diaudit

15 September 2026, 09:11
Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.