• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Gunung Merapi Erupsi, 193 Warga Sleman Mengungsi

by Redaksi Bontang Post
10 Maret 2022, 09:23
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Erupsi Gunung Merapi beberapa waktu lalu. Merapi kembali erupsi pada Rabu (9/3) malam dengan guguran awan panas sejauh 5 km. (Foto: Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)

Erupsi Gunung Merapi beberapa waktu lalu. Merapi kembali erupsi pada Rabu (9/3) malam dengan guguran awan panas sejauh 5 km. (Foto: Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sebanyak 193 orang warga Kalitengah Lor, Cangkringan, Sleman, mengungsi ke Balai Desa Glagaharjo usai serangkaian erupsi Gunung Merapi yang terjadi sejak Rabu (9/3/2022) malam.

Ketua Komunitas Siaga Merapi (KSM) Glagaharjo Rambat Wahyudi mengatakan, warga mulai mengungsi secara mandiri ke balai desa pukul 23.30 WIB.

“Total 193 warga, termasuk lansia, balita, dan ibu-ibu,” kata Rambat via WhatsApp, Kamis (10/3).

Rambat berujar, sampai detik ini para warga masih memilih tinggal di Balai Desa Glagaharjo yang memang disiapkan sebagai barak pengungsian sejak status Merapi naik ke Siaga (Level III) November 2020 lalu.

Menurutnya, warga baru akan kembali ke kediaman masing-masing saat situasi dirasa mulai kondusif. “Menunggu kondusif dan kemungkinan pagi ini kembali ke rumah,” tutup Rambat.

Baca Juga:  Gunung Merapi Meletus Freaktik

Sebelumnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengamati terjadinya peningkatan aktivitas seismik pada Gunung Merapi, Rabu (9/3/2022) tengah malam. Rangkaian kejadian awan panas guguran kemudian muncul sepanjang periode ini.

BPPTKG mencatat 5 kali kejadian awan panas guguran pada 9 Maret tengah malam. Tepatnya, pada pukul 23.18, 23.29, 23.38, 23.44, 23.53 WIB. Kemudian, satu kali pada 10 Maret 2022, yakni pukul 00.22 WIB.

“APG (awan panas guguran) tercatat di seismogram dengan amplitudo max 75 mm dan durasi max 570 detik. Jarak luncur ±5 km ke arah tenggara. Arah angin ke barat laut,” tulis Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam laporannya, Kamis (10/3/2022).

Baca Juga:  Gunung Bromo Erupsi, Penerbangan Tak Terdampak

Guguran awan panas hingga sejauh 5 kilometer ini menjadi yang terjauh sejak Gunung Merapi berstatus Siaga (Level III) pada November 2020 lalu. Sebelumnya, jarak luncur awan panas paling jauh adalah 3,5 kilometer pada Agustus 2021 silam ke arah barat daya.

BPPTKG turut mencatat kejadian hujan abu yang mengguyur sejumlah wilayah. Antara lain Desa Tlogolele di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali dan Desa Gantang, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Masih pada hari yang sama, BPPTKG kembali mencatat 5 kali kejadian awan panas dalam periode pengamatan berikutnya. Terjadi pada pukul 01.00, 01.22, 01.35, 01.59, 02.07 WIB.

Tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimal 75 mm dan durasi maksimal 191 detik. Jarak luncur terjauh kurang lebih 2.000 meter ke arah tenggara.

Baca Juga:  Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas, Pemdes Siapkan Barak Pengungsian

Aktivitas Gunung Merapi terpantau mulai melandai memasuki pukul 01.30 WIB. “Pasca kejadian awan panas guguran, kegempaan didominasi oleh gempa-gempa guguran,” lanjut Hanik.

Dengan kejadian ini, BPPTKG sejauh ini masih mempertahankan status Siaga atau Level III. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya. Meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer. Kemudian Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh 7 kilometer

Pada sektor tenggara, meliputi Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer. Sedangkan lontaran vulkanik jika terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau 3 kilometer dari puncak. (cnnindonesia)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Gunung Merapi Erupsi, 193 Warga Sleman Mengungsi
Tags: erupsigunung merapiMerapi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tersangka Pengaturan Skor Liga 3, Langsung Ditahan pasca Diperiksa

Next Post

Hari ini, Bambang Susantono Dilantik sebagai Kepala Otorita IKN

Related Posts

Status Semeru Naik Menjadi Awas, Gempa dan Letusan Belasan Kali
Nasional

Status Semeru Naik Menjadi Awas, Gempa dan Letusan Belasan Kali

5 Desember 2022, 15:42
Gunung Merapi Erupsi, Magelang Hujan Abu
Nasional

Gunung Merapi Erupsi, Magelang Hujan Abu

15 Oktober 2019, 18:00
Gunung Bromo Erupsi, Penerbangan Tak Terdampak
Nasional

Gunung Bromo Erupsi, Penerbangan Tak Terdampak

20 Februari 2019, 14:30
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas, Pemdes Siapkan Barak Pengungsian
Nasional

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas, Pemdes Siapkan Barak Pengungsian

12 Februari 2019, 11:00
Gunung Karangetang Erupsi, Lava Pijar Isolasi Kampung Batubulan
Nasional

Gunung Karangetang Erupsi, Lava Pijar Isolasi Kampung Batubulan

6 Februari 2019, 09:30
Gunung Kerinci Erupsi Lagi, 60 Pendaki Diminta Turun
Breaking News

Gunung Kerinci Erupsi Lagi, 60 Pendaki Diminta Turun

23 Januari 2019, 13:00

Terpopuler

  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.