• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Hadirkan Model Pertanian Terpadu, Pupuk Kaltim Kembangkan Cabai hingga Melon di Smart Green House

by Redaksi Bontang Post
16 Juni 2025, 21:13
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 4 mins read
0
Pupuk Kaltim kembangkan Smart Green House pada program Pertanian Berkelanjutan Terpadu (PKT) Hidayatullah, yang berlokasi di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.

Pupuk Kaltim kembangkan Smart Green House pada program Pertanian Berkelanjutan Terpadu (PKT) Hidayatullah, yang berlokasi di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Wujudkan tata kelola pertanian modern dan terintegrasi, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembangkan Smart Green House pada program Pertanian Berkelanjutan Terpadu (PKT) Hidayatullah, yang berlokasi di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.

Langkah ini pun ditandai penanaman perdana bibit melon Inthanon yang dikembangkan secara hidroponik, melalui sistem irigasi tetes (drip irrigation) yang mendukung efisiensi air dan nutrisi tanaman, Selasa (3/6/2025).

Pgs VP TJSL Pupuk Kaltim Lendl Wibisana, mengungkapkan Smart Green House merupakan gagasan Pupuk Kaltim dalam mendorong terwujudnya pertanian terpadu dan berkelanjutan, melalui implementasi pertanian presisi dengan pendampingan optimal.

Program ini berjalan sejak 2022, diawali pembentukan sawah surjan oleh Kelompok Tani Qoryah Mubarokah sebagai binaan Perusahaan, dengan pemanfaatan lahan di kawasan Pondok Pesantren Hidayatullah Suka Rahmat.

Dalam perjalanannya, lahan pertanian yang dikelola menunjukkan hasil signifikan untuk komoditas pangan dan hortikultura yang dikembangkan.

Sehingga realisasi smart green house pun dilakukan untuk optimalisasi program dengan pendampingan menyeluruh, guna memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

“Penanaman perdana bibit melon ini menjadi simbol dimulainya pemanfaatan smart green house untuk budidaya hortikultura yang lebih modern, efisien dan ramah lingkungan. Targetnya dalam dua hingga tiga bulan ke depan sudah menunjukkan hasil yang bisa dipanen oleh para petani,” ungkap Lendl.

Baca Juga:  Inovatif Hadapi Tantangan, Dirut Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Tokoh Finansial Indonesia 2022

Selain tanam perdana melon, Pupuk Kaltim juga melakukan panen bersama komoditas cabai rawit dan cabai merah keriting yang sebelumnya telah dibudidayakan di lahan seluas 1,5 hektar.

Hasil panen pun meningkat konsisten sejak Februari 2025, bahkan dalam satu kali panen cabai rawit bisa mencapai 55 Kilogram, sementara cabai merah keriting sebanyak 67 kilogram.

“Ini menunjukkan jika pengelolaan program PKT Hidayatullah berhasil dengan hasil signifikan, sebagai upaya memperkuat kapasitas dan produktivitas sektor pertanian di tingkat lokal. Makanya smart green house jadi pengembangan melalui penerapan teknologi pertanian presisi,” terang Lendl.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Teguh Ismartono, menyampaikan inisiatif smart green house PKT Hidayatullah dikonsep sebagai role model pertanian cerdas dalam mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Timur.

Hal ini mengingatkeberhasilan sektor pertanian masa depan, sangat ditentukan oleh sejauh mana petani mampu beradaptasi dengan teknologi dan pengetahuan baru.

Maka inisiatif ini pun diharap menjadi ruang pembelajaran yang terus hidup, agar petani hingga generasi muda makin mengenal pertanian dari sisi yang lebih ilmiah, produktif dan berdaya saing tinggi.

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Raih 3 Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2021

Selain juga bentuk dukungan Pupuk Kaltim terhadap ekosistem pertanian yang menjadi leading sector pembangunan berkelanjutan, utamanya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Hal ini pun diharap tak hanya mampu mendorong tata kelola pertanian secara optimal, tapi juga memberi nilai tambah bagi petani dan masyarakat sekitar,” kata Teguh.

Melihat keberhasilan PKT Hidayatullah dalam tiga tahun perjalanan, Pupuk Kaltim memastikan untuk terus memperkuat program agar petani binaan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi, membimbing serta menularkan pengetahuan kepada petani lainnya.

Mengingat ketahanan pangan tidak bisa hanya bergantung pada satu pihak, sehingga inisiatif yang dikembangkan perusahaan menjadi upaya bersama dalam menumbuhkan ekosistem pertanian secara menyeluruh.

“Jika pertanian dikelola dengan benar melalui kemitraan strategis, hasilnya tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga membentuk karakter petani yang mandiri dan tangguh. Ini bisa kita lihat dari program PKT Hidayatullah,” tambah Teguh.

Ketua Kelompok Tani Qoryah Mubarokah, Syamsuddin, mengatakan pembinaan Pupuk Kaltim bagi kelompok taninya membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan lahan dan tanaman.

Baca Juga:  Karyawan Pupuk Kaltim Mengajar di Malahing  

Mulai dari awal sangat kesulitan mengembangkan potensi komoditas, kini para petani mampu memahami dengan baik tata kelola pertanian yang benar sesuai karakteristik lahan.

Hasilnya pun mulai dirasakan para petani, utamanya dari sisi ekonomi dan kesejahteraan. Di mana dua tahun terakhir, panen komoditas yang dikembangkan mampu mencapai hasil optimal dengan harga jual yang kompetitif di pasaran.

“Petani Qoryah Mubarokah sudah merasakan manfaat program ini, khususnya ekonomi yang mulai bisa ditopang dari hasil panen. Makanya kami optimis untuk selalu mengembangkan potensi komoditas ke depannya,” ungkap Syamsuddin.

Dirinya pun memastikan komitmen untuk menjalankan smart green house secara maksimal, sehingga komoditas melon hingga jenis hortikultura lainnya bisa dikembangkan untuk memberi manfaat lebih besar.

Terlebih program PKT Hidayatullah telah mengubah pola pikir petani terkait tata kelola pertanian, sehingga lahan yang sebelumnya kurang produktif mampu diolah untuk menghasilkan komoditas pertanian berkualitas.

“Kami harap pendampingan berkelanjutan Pupuk Kaltim, utamanya dari sisi penjualan hasil panen kepada off taker. Sebab kami masih lemah di bidang itu, agar kedepan manfaat program makin dirasakan petani,” harap Syamsuddin. (*)

Tags: pupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Prajurit TNI AL Terdakwa Pembunuh Jurnalis Divonis Penjara Seumur Hidup

Next Post

Kunjungan Wapres Gibran ke Muara Kate Kaltim Dianggap Percuma Jika Tak Bisa Realisasikan Ini

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.