BONTANG – Prestasi kembali ditorehkan atlet cabang olahraga (cabor) taekwondo pada ajang pekan olahraga provinsi (Porprov) VI Kaltim. Tak tanggung-tanggung, dua medali emas sekaligus diraih atlet taekwondo putri Kota Taman di hari ketiga pertandingan. Keduanya turun di kelas kyorugi.
Sekretaris Taekwondo Indonesia (TI) Bontang Yudiansyah mengatakan, torehan emas pertama disabet Eka Safitri. Atlet tersebut turun di nomor kelas tanding under 57 kilogram.
“Di babak penyisihan, Eka berhasil mengalahkan mudah atlet Kutai Barat. Skornya 25-12,” kata Yudiansyah kepada Bontang Post, Sabtu (1/12).
Selanjutnya, perjuangan Eka pun harus melewati atlet taekwondo tuan rumah, Indah Putri Lestari. Eka berhasil memenangkan laga setelah sang lawan terkena diskualifikasi akibat cedera.
Pertarungan sengit terjadi di babak final. Bertemu dengan atlet Balikpapan Saskia Ayu Maharani, Eka hanya mampu menang tipis 16-14.
Sementara di nomor under 53 kilogram, Samsuriati atlet taekwondo Bontang juga berhasil menjadi nomor satu. Pada babak penyisihan, Samsuriati berhasil mengandaskan atlet dari Samarinda, dengan skor telak 25-2.
Saat semifinal, giliran Murni Reni Pratiwi, atlet taekwondo dari Balikpapan yang dilibasnya. Skor akhir pun mencolok yakni 35-8. Samsuriati pun kembali tampil memukau di partai penentuan setelah menekuk atlet Kutai Kartanegara Tanty Ayu Nandiya, 28-16.
“Kami bersyukur pertandingan hari ketiga ini berhasil menyabet dua medali emas,” ucap Yudi.
Ia pun meminta doa dari warga Bontang dikarenakan perjuangan atlet masih belum berakhir. Pada hari ini, sebanyak dua atlet akan kembali turun di kelas kyorugi under 58 kilogram dan kelas poomsae individual putra. “Mudah-mudahan bisa menambah medali lagi bagi Bontang,” harapnya.
Sebelumnya, dua medali perunggu telah dipersembahkan kontingen Bontang. Melalui, Tri Hariyadi yang bermain di kelas tanding under 68 kilogram putra. Tri gagal masuk babak final setelah takluk dari Muhammad Amin, atlet taekwondo dari Kutai Timur 40-43.
Situasi sama juga dialami oleh Agus Salim peraih medali perunggu di kelas tanding under 74 kilogram. Agus pun terhenti saat melawan atlet Balikpapan, Yunaidi Alfred di babak semifinal. Ia pun menyerah dengan skor 18-25. (ak)







