SANGATTA – Usai mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) Kaltim yang dilaksanakan di Samarinda beberapa waktu lalu, sejumlah atlet Kutim mampu mendulang 59 medali.
Berbagai cabang olahraga (cabor) diikuti sehingga mampu meraih 12 emas, 14 perak dan 33 perungu. Hal itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Pemida dan Olahraga (Dispora) Kutim, Syahrir usai coffee morning Senin (8/10) lalu. Menurutnya prestasi para pelajar Kutim sangat membanggakan daerah. Mengingat atlet yang dikirim merupakan pelajar dan junior.
“Atlet pelajar kita tahun ini telah mengikuti dengan hasil baik. Beberapa bisa menyejajarkan diri dengan atlet yang berskala kejuaraan nasional,” terangnya.
Syahrir memaparkan, satu atlet putri mampu mendulang tiga emas dan satu perak. Sehingga hal ini menjadi sesuatu yang sangat dikagumi oleh provinsi untuk dijadikan sebagai aset Kaltim.
“Mereka asli Kutim, salah satunya di cabor panahan. Mampu mengalahkan pemain provinsi yang sering juara. Ini prestasilah untuk kita semua,” tuturnya.
Dengan jumlah 21 cabor yang dipertandingkan, Kutim mengirim 16 cabor, dan menurunkan atlet-atlet junior. Kemudian pihaknya akan mengirin atlet berprestasi ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di NTB pada tahun yang sama.
“Dalam waktu dekat ini kami persiapkan mereka melalui provinsi untuk ajang pekan olahraga pelajar nasional,” ungkap Syahrir.
Dia mengatakan, pihaknya akan terus memberi perhatian bagi seluruh atletnya. Hal itu bertujuan menyemangati agar prestasi Kutim semakin meningkat. Selain itu, dia juga berharap siswa-siswi tersebut lebih siap untuk bertanding di ranah yang lebih besar.
“Banyak yang akan mereka hadapi nantinya, jadi harus diberi perhatian agar semakin berprestasi diajang nasional maupun internasional,” harapnya.
Dirinya juga sempat membahas perihal audiensi di DPRD Provinsi, untuk membahas anggaran di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Karena menurutnya ini merupakan program provinsi, namun anggaran lebih banyak dari daerah. “Hanya Rp 10 miliar, itupun dana terarah. Tapi masih banyak kebutuhan dari luar itu,” jelas Syahrir.
Dia menginginkan kegiatan yang diadakan Kutim mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi. Agar memudahkan dalam persiapan Porprov Desember mendatang. (*/la)







