• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Inflasi di Kaltim 1,79 Persen, Ini Komoditas yang Bikin Dompet Warga Makin Tipis

by Redaksi Bontang Post
2 September 2025, 10:08
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Pada Agustus, bawang merah jadi salah satu komoditas penyumbang inflasi tahunan.

Pada Agustus, bawang merah jadi salah satu komoditas penyumbang inflasi tahunan.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat laju inflasi tahunan (year on year/yoy) pada Agustus 2025 sebesar 1,79 persen.

Angka itu berasal dari kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,63 pada Agustus 2024, menjadi 108,54 pada Agustus 2025.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana mengatakan, inflasi tersebut dipicu kenaikan harga di sebagian besar kelompok pengeluaran.

“Secara tahunan (yoy) perkembangan harga berbagai komoditas pada Agustus 2025 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kaltim di 4 kabupaten/kota, pada Agustus 2025 terjadi inflasi yoy 1,79 persen,” jelasnya.

Adapun kelompok pengeluaran yang alami kenaikan indeks yakni makanan, minuman, dan tembakau 4,15 persen; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,36 persen.

Baca Juga:  Gubernur Yakinkan Inflasi Kaltim Terkendali 

Selain itu, kesehatan 1,93 persen; rekreasi, olahraga, dan budaya 1,43 persen; pendidikan 2,49 persen; penyediaan makanan dan minuman/restoran 2,24 persen; serta perawatan pribadi dan jasa lainnya yang naik cukup tinggi, yakni 8,04 persen.

Sebaliknya, ada pula kelompok yang mengalami penurunan indeks. Antara lain pakaian dan alas kaki turun 0,74 persen, perlengkapan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,87 persen, transportasi 2,68 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,28 persen.

Kontribusi inflasi terbesar berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau (1,22 persen), diikuti perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,52 persen), serta penyediaan makanan dan minuman/restoran (0,24 persen).

“Sementara penyumbang deflasi paling dominan adalah kelompok transportasi sebesar 0,36 persen,” sebutnya.

Baca Juga:  7 Daerah Rawan Inflasi di Indonesia: Salah Satunya di Kaltim

Yusniar merinci, sejumlah komoditas menjadi pendorong utama inflasi Agustus 2025.

Di antaranya emas perhiasan, bawang merah, beras, ikan layang, kopi bubuk, sigaret kretek mesin, minyak goreng, udang basah, jasa tukang, pasta gigi, nasi lauk, tomat, kelapa, ikan tongkol, biaya pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, mie, bimbingan belajar, sewa rumah, dan ikan gabus.

Sebaliknya, beberapa komoditas mencatatkan penurunan harga sehingga menekan laju inflasi. Yakni angkutan udara, bensin, solar, sabun cuci, pengharum cucian, pakaian pria dan wanita, telepon seluler, laptop, hingga tarif ojek online roda dua.

“Pada Agustus 2025 tingkat inflasi ytd 1,51 persen. Sementara pada Agustus 2024, tingkat inflasi yoy Kaltim sebesar 2,13 persen dengan tingkat inflasi ytd 1,19 persen,” tutup Yusniar. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Inflasi Kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Satu Sekolah di Bontang Utara Tolak Program Makan Bergizi Gratis, Ini Alasannya

Next Post

Demo di Berbagai Daerah Rusuh, Menko Polkam Budi Gunawan Ungkap 4 Arahan Utama dari Presiden Prabowo

Related Posts

Indeks Harga Pengaruhi Inflasi Kaltim
Kaltim

7 Daerah Rawan Inflasi di Indonesia: Salah Satunya di Kaltim

7 Januari 2025, 13:40
Sensus Online Diperpanjang, Optimistis Lampaui Target
Bontang

Inflasi di Kaltim 0,22 Persen, BPS: Bontang Tidak Masuk Hitungan

7 Juli 2020, 17:30
Gubernur Yakinkan Inflasi Kaltim Terkendali 
Kaltim

Gubernur Yakinkan Inflasi Kaltim Terkendali 

28 Juli 2018, 11:54

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.