• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Ini Alasan Perusahaan Datangkan Tenaga Ahli

by Fitri Wahyuningsih
19 Juni 2020, 13:06
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kanan ke kiri: Kadisnaker Bontang, Ahmad Aznem, Kadinkes Bontang, Bahauddin, Wakil Ketua II DPRD Bontang Agus Haris, Sekper Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo. (Nasrullah/Bontangpost.id)

Kanan ke kiri: Kadisnaker Bontang, Ahmad Aznem, Kadinkes Bontang, Bahauddin, Wakil Ketua II DPRD Bontang Agus Haris, Sekper Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo. (Nasrullah/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pupuk Kaltim membeberkan alasan mengadakan turn around (TA). Sehingga harus mendatangkan pekerja dari luar daerah. Dikatakan Sekretaris Perusahaan (Sekper) Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, pandemi memaksa negara berupaya mempertahankan ketahanan pangan dalam negeri. Salah satunya, dengan melakukan intensifikasi lahan pertanian.

Instruksi Presiden Joko Widodo ini pun diterjemahkan oleh Badah Usaha Milik Negara (BUMN), dalam hal ini Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) dan seluruh anak perusahannya, termasuk Pupuk Kaltim. Hal ini disampaikan Budi dalam konferensi pers bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang, Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, dan Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris, Jumat (19/6/2020).

Ia menjelaskan, TA merupakan langkah perusahaan untuk memastikan keandalan dari pabrik sebelum produksi. Kata Budi, produksi tentu tidak bisa begitu saja ditingkatkan bila kondisi pabrik belum dipastikan. Sebabnya, harus ada pengecekan atau pemeliharaan.

Baca Juga:  Kasus Positif Kembali Bertambah, BTG-12 Terpapar Covid-19 Usai dari Sulawesi Barat

Secara teknis, pabrik Pupuk Kaltim beroperasi 24 jam nonstop. Dibutuhkan pemeliharaan secara berkala atau pemeliharaan preventif (preventive maintenance). Minimal setahun sekali. Tujuannya, di samping untuk menghindari hal tak diinginkan, juga menghindari item tertentu pabrik mengalami kerusakan. Ini wajib dilakukan seluruh semua pabrik pupuk di dunia, bukan cuma Pupuk Kaltim. Sementara pemeliharaan preventif di pabrik Pupuk Kaltim mesti dilakukan melalui mekanisme TA.

Budi melanjutkan, proyek TA tidak ujug-ujug keinginan Pupuk Kaltim. Pada dasarnya, seluruh aktivitas perusahaan mesti selaras dan tunduk instruksi induknya. Dalam hal ini PIHC. Sebagai bagian dari BUMN, maka seluruh anak perusahaan Pupuk Indonesia pun wajib mendukung seluruh program pemerintah.

Lebih jauh dijelaskan, semakin mendesaknya program ini sebab negara tidak bisa berharap pangan dari negara lain. Di tengah pandemi, setiap negara mempertahankan pangan untuk kebutuhan internalnya. Bukan untuk diekspor ke negara lain.

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Komitmen Kembangkan Potensi Mangrove Bontang melalui Server Mang Budi

“Sebabnya, industri yang memperkaya kebutuhan pangan pokok masyarakat diminta tetap memproduksi. Dan bila perlu, ditingkatkan,” kata Budi Wahju.

Di sinilah kemudian, seluruh anak perusahaan Pupuk Indonesia, termasuk Pupuk Kaltim, diminta meningkatkan produksi pupuk guna mendukung program tesebut.

Berangkat dari dua alasan itu (mendukung program pemerintah dan pemeliharaan preventif), maka Pupuk Kaltim wajib menggelar proyek TA. Bila pemeliharaan tidak segera dilakukan, ada dua konsekuensi buruk bisa ditelan. Pertama, pabrik mengalami kerusakan akibat dipaksa beroperasi. Kedua, perusahaan harus menghentikan operasi.

“Karena secara teknis, sudah waktunya dilakukan pemeliharaan. Berbahaya bila dipaksa,” beber Budi.

Kemudian soal rekrutmen tenaga kerja luar Bontang. Kata Budi, ada beberapa item atau alat di pabrik memang perlu perlakuan khusus. Terminologi khusus itu bisa diterjemahkan baik dari sisi metodologi pengerjaan, alat memiliki spesifikasi khusus, hingga keahlian khusus dibutuhkan.

Baca Juga:  Mitra Binaan Pupuk Kaltim Terima Bantuan Rp 1,84 Miliar 

Ketika perusahaan melakukan lelang, untuk beberapa pekerjaan memang dimenangkan perusahaan penyedia jasa pekerja dari luar. “Tapi bila dilihat, komposisi pekerja lebih banyak yang lokal (Bontang). Dari luar hanya beberapa. Memang pekerjaan yang butuh keahlian khusus,” tandasnya.

Diketahui, proyek TA Pupuk Kaltim tersebut mendatangkan puluhan tenaga kerja dari luar Kalimantan. Yang di gelombang perdana lalu, tepatnya Senin (8/6/2020) lalu, tiba 32 orang. Kemudian, 2 dari 32 pekerja tersebut ternyata terkonfirmasi positif Covid-19. Padahal, sebelum bertolak ke Bontang, mereka lebih dulu menjalani swab dan dinyatakan negatif. (*)

Tags: diskes bontangdisnaker bontangproyek tapupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kantor DPK Bontang Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp 20 Juta

Next Post

Mutasi Jabatan, Tiga PJU Polres Bontang Berganti

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.