• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Inovasi Baru, Alat Deteksi Covid-19 Lewat Bau Keringat Ketiak

by Redaksi Bontang Post
23 Februari 2021, 09:19
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi Covid-19. Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

Ilustrasi Covid-19. Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari dan A.Yani Surabaya akan mengunakan i-nose c-19 untuk screening awal Covid-19. Alat ini merupakan alat screening Covid-19 melalui bau keringat ketiak (axillary sweat odor) hasil inovasi guru besar ITS. Masing-masing RS mendapatkan dua alat yang akan diletakan di lobby RS dan di ruang perawatan.

Ketua Yarsis, Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA dalam sambutannya mengatakan, alat tersebut tidak menggantikan tes PCR tapi sebagai skrining atau deteksi awal. “Sebagai RS berbasis pendidikan kami harus mendukung inovasi di bidang kesehatan. Untuk itu alat yang dikembangkan Prof Ryan ini akan menjadi deteksi awal Covid-19,” ujar Prof Mohammad Nuh.

Menurutnya, alat ini akan membantu bagi para penunggu pasien yang harus melakukan screening terlebih dahulu. “Alat ini sangat terjangkau biayanya 10 ribu rupiah, bagi masyarakat alat dengan harga terjangkau ini akan sangat membantu,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan, skrining ini cukup aman karena tidak menular dan hasil bisa didapatkan dengan waktu 2 sampai 3 menit. Mohammad Nuh menegaskan, alat ini bukan sebagai penganti PCR, tapi hanya untuk skrining awal secara cepat.

“Alat ini tidak bisa mengantikan kalau memang diperlukan masih harus melakukan tes PCR,” ungkapnya.

i-nose c-19 adalah merupakan alat skrining Covid-19 pertama di dunia yang mendeteksi melalui bau keringat ketiak (axillary sweat odor). Cara kerja i-nose c-19 ialah mengambil sampel dari bau keringat ketiak seseorang dan memprosesnya menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Alat i-nose c-19 sendiri menyerupai scanner yang dioperasikan dengan mudah. Opeator cukup menggunakan sarung tangan dan masker sebagai perlindungan dasar. Keringat ketiak merupakan non-infectious, yang berarti limbah maupun udara buangan i-nose c-19 tidak mengandung virus Covid-19.

Setelah menjalani skrining, pasien akan mendapatkan hasil dalam bentuk reaktif atau nonreaktif, yang dikirim ke alamat surel. Jika reaktif maka dianjurkan untuk melanjutkan tes swab PCR. Selain itu, alat ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan teknologi screening Covid-19 lainnya.

Sampling dan proses berada dalam satu alat, sehingga seseorang dapat langsung melihat hasil screening pada alat tersebut Hal ini tentunya menjamin proses yang lebih cepat. (ngopibareng/jpnn)

Tags: deteksi covid lewat bau keringat
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Asosiasi Pedagang Minta Tak Ada Diskriminasi Aturan di PPKM Jilid Ketiga

Next Post

Penyusunan Amdal Jalan Tol Samarinda-Bontang, 50 Peserta Lelang Ambil Bagian

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.