bontangpost.id – Tempat isolasi terpusat (Isoter) di Rusunawa Guntung, kini siap dibuka kembali. Semua alat kesehatan telah siap di lokasi. Begitupun dengan tenaga medis.
Pengoperasian isoter rencananya akan dimulai Kamis (17/2/2022) besok. Mengingat, saat ini penyebaran virus korona kembali tinggi. Nantinya pasien yang dirawat ialah mereka yang gejala ringan dan tanpa gejala. 90 kamar dinyatakan siap menampung. Sementara pasien gejala sedang dan berat akan diarahkan ke rumah sakit.
“Terpenting pasien terkonfirmasi pisah dulu dengan lingkungan tempat tinggalnya. Sebab omicron penularannya cepat sekali,” ucap Penanggung Jawab Isoter dr Irzal.
Terkait tenaga kesehatan akan menggunakan SDM sebelumnya. Sekira 25 tenaga kesehatan bakal disiagakan. Mulai dari seorang dokter, 13 perawat, satu apoteker, pelayan pendaftaran, petugas disinfeksi, dan sopir ambulance. Tenaga kesehatan ini tidak seluruhnya tinggal di lokasi.
“Tenaga kesehatan yang bertugas ini akan dibagi dalam tiga sif. Tetapi nanti dilihat perkembangannya,” tutur dia.
Berkenaan dengan ketentuan pasien yang dirawat, Irzal mengungkapkan bisa saja pasien menjalani isolasi mandiri di rumah. Dengan syarat seluruh anggota keluarga dalam satu rumah itu terkonfirmasi. Namun, jika tidak seluruh anggota keluarga serumah terpapar, maka sebaiknya dirawat di isoter.
“Supaya aman keluarga lainnya. Sembari menunggu hasil pemeriksaan saat tracing,” terangnya.
Seperti diketahui, Rusunawa Guntung dibangun sejak tahun 2016, hanya saja sampai akhir kontrak, kontraktor tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya dan hanya terbangun 52 persen saja pada November 2016. Hal itu dikarenakan terkendala cuaca serta alat teknis. Oleh karenanya, tahun 2017, pembangunan Rusunawa Guntung dilanjutkan dengan lelang ulang. Anggaran yang digunakan untuk membangun Rusunawa Guntung awalnya senilai Rp 18 miliar, tetapi mengalami pengurangan menjadi Rp 10,5 miliar. Pembangunannya selesai di tahun 2017 hingga penyediaan furnitur. (*/ak)






