SANGATTA – Jalan Poros Sangatta Bengalon, Jumat (3/2) kemarin lumpuh. Menyusul amblasnya permukaan jalan setinggi 1 meter akibat tanah yang bergeser karena diguyur hujan dua hari terakhir. Selain itu, banyaknya kendaraan dengan beban berat yang melintas membuat membuat kondisi kerusakan jalan semakin parah.
Kades Sepaso Selatan Ismail mengatakan, kondisi jalan yang mengalami penurunan berada di kilometer 30. Akibatnya, banyak pengendara yang tidak bisa melintas, karena kondisi amblasnya cukup parah.
“Informasi dari anggota, turunya sekitar 30 centi meter. Kemungkinan besar, amblasnya sejak malam. Karena kemarin (Kamis, Red.) saya masih bisa lewat jalan itu,” sebut Ismail, dihubungi melalui telepon selulernya.
Kendati demikian, dia tidak menampik, kalau sebelumnya kondisi jalan tersebut memang sudah mengkhawatirkan. Sebab, terjadi retakan selebar jalan.
“Yah, mungkin karena diguyur hujan terus, ditambah banyak kendaraan bermuatan berat melintas, jadi kondisi rusaknya semakin parah. Makanya, langsung saya laporkan ke kecamatan,” akunya.
Senada, Sekretaris Camat Bengalon Ernawaty mengakui, sejak Kamis (2/2), permukaan jalan memang sudah mengalami penurunan, akibat terus diguyur hujan. Kondisi jalan yang amblas pun semakin parah, hingga keesokan harinya.
“Akibatnya, terjadi kemacetan panjang. Karena jalan putus,” terang Ernawaty.
Pihaknya pun, lanjut dia, langsung berkoordinasi dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) Site Bengalon untuk mengatasi kerusakan jalan. Sehingga kendaraa yang tertahan dapat segera melanjutkan perjalanannya kembali.
“Untuk sementara, tim dari Koramil, Polsek dan Dishub bengalon, sudah turun melakukan perbaikan secara seadanya bersama warga. Sehingga, jalan sudah bisa dilewati, namun secara bergantian. Khusus untuk kendaraan berat diatas 8 ton, untuk sementara dilarang melintas,” sebutnya.
Ramli, warga setempat yang ikut memperbaiki jalan tersebut mengaku jalan tersebut longsor sejak dini hari. Akibatnya, jalan tersebut tak bisa dilalui kendaraan roda empat. Karena jalan tersebut longsor hingga sedalam satu meter.
“Sempat macet sekitar 300 meter,” katanya.
Melihat kondisi ini dia bersama warga lainnya mencoba memperbaiki jalan dengan peralatan seadanya, dengan cara menimbun di area ongsor. Setelah tiga jam dan dibantu tim dari Koramil, Polsek dan Dishub bengalon ,jalan akhirnya bisa dilalui kendaraan roda empat. (aj/hd)







