SANGATTA – Hujan deras yang mengguyur Sangatta, Jumat (3/2) membuat Jalan Soekarno Hatta (Soetta) tepatnya di depan Kristian Center terendam banjir. Ketinggiannya pun diperkirakan mencapai 70 centimeter atau sepinggang orang dewasa. Diduga, banjir tersebut akibat limpahan air dari kolam penampungan tambang PT Kaltim Prima Coal (KPC).
Andi (31) warga Sangatta Utara mengatakan, banjir mulai menggenangi jalan sekira puku 05.00 Wita. Meskipun begitu, kendaraan masih bisa melintas, karena genangan tidak tinggi.
“Nah, sejak pukul 08.00 Wita, jalan sudah sulit dilalui kendaraan. Hanya kendaraan besar seperti truk atau bermesin tinggi saja yang melintas,” sebut Andi.
Dia mengatakan, tergenangnya jalan tersebut sebenarnya bukan kali pertama. Sebab, setiap kali hujan di wilayah tambang, beberapa jam kemudian jalan ikut tergenang.
“Yah, sudah sering mas. Tapi sayang belum ada penanganan yang serius,” ucapnya.
Akibat genangan tersebut, kata Andi, pengendara yang ingin melintas terpaksa harus memutar jauh melalui Jalan Abdul Wahab Syahrani. Sebab, jika memaksakan melintas, kendaraan langsung mengalami kerusakan karena terendam.
“Kalau sudah begitu, rugi waktu lagi,” aku Andi.
Dia pun berharap, agar pemerintah segera mencari jalan keluar terkait permasalahan banjir tersebut. Sehingga, warga tidak terus dirugikan.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim Aswandini Eka Tirta mengatakan, selain karena tingginya debit air, banjir di Soetta tersebut akibat kondisi saluran air yang kecil. Sehingga setiap kali hujan, air tidak dapat disalurkan dengan baik.
Meskipun begitu, untuk perbaikan bukan menjadi kewenangan Dinas PU. Sebab, keberadaan saluran air tersebut masih dibawah tanggungjawab PT Kaltim Prima Coal. Sehingga, pihaknya akan segera meminta KPC untuk segera melakukan perbaikan.
“Pembangunan gorong-gorong di lokasi itu dilakukan KPC. Sampai sekarang belum diserahterimakan ke kami (Dinas PU, Red.). Karena masih tanggungjawab KPC, kami sudah berkoordinasi agar segera mendapat penanganan,” jelas Aswan. (aj)






