• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Jargas Baru Sudah Menyala, Warga Bontang Bingung Soal Tagihan

by Redaksi Bontang Post
11 September 2026, 09:00
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Sambungan jargas dari proyek pemasangan baru ini di beberapa titik sudah langsung beroperasional. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Sambungan jargas dari proyek pemasangan baru ini di beberapa titik sudah langsung beroperasional. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Sejumlah warga Kota Bontang mulai menggunakan jaringan gas (jargas) rumah tangga yang baru dipasang tahun ini. Meski proyek belum sepenuhnya rampung dan resmi beroperasi, gas pada sejumlah sambungan sudah dapat digunakan.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga bingung mengenai mekanisme pembayaran. Sebab, kompor jargas sudah bisa menyala, sementara meteran disebut belum menunjukkan adanya pemakaian yang harus ditagihkan.

Salah satunya dialami warga Gunung Elai, Budi. Ia mengaku sempat terkejut ketika kompor jargas yang baru diterimanya langsung menyala setelah disambungkan ke jaringan.

Awalnya, Budi mengira sambungan tersebut belum dapat digunakan karena proyek jargas masih dalam tahap penyelesaian. Namun, setelah kompor dipasang dan sambungan dibuka, gas ternyata sudah mengalir.

“Begitu disambungkan, ternyata langsung menyala. Karena sudah bisa digunakan, ya dipakai saja,” kata Budi, Rabu (9/9/2026).

Persoalan kemudian muncul ketika warga mempertanyakan pembayaran atas gas yang telah digunakan. Budi mengaku sempat menanyakan hal tersebut kepada petugas saat berada di rumah tetangganya.

Baca Juga:  Kompor Jargas Gratis, Warga Api-Api Malah Dapat Informasi Biaya Antar Rp50 Ribu

Menurut informasi yang diterimanya, meteran pada sambungan baru belum menunjukkan pemakaian yang harus dibayarkan. Kondisi itu membuat warga bingung karena secara fisik gas sudah dapat digunakan.

“Meterannya belum berputar. Katanya memang belum beroperasional. Tetapi karena sudah menyala, ya dipakai saja,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun Kaltim Post (induk grup Bontang Post), penggunaan gas pada sambungan baru tersebut juga telah menjadi perhatian PT Bontang Migas dan Energi (BME). Perusahaan disebut telah menyurati Pemerintah Kota Bontang terkait penggunaan gas pada sambungan yang sudah aktif sebelum seluruh pekerjaan proyek rampung.

Surat tersebut berkaitan dengan mekanisme pembayaran volume gas yang telah digunakan masyarakat. Sebab, belum seluruh sambungan jargas dinyatakan siap beroperasi secara keseluruhan.

Direktur Utama PT BME Erwin mengatakan, masyarakat yang sambungan jargasnya sudah dapat digunakan tetap memiliki kewajiban membayar sesuai volume pemakaian.

Menurutnya, meski tagihan belum muncul dalam sistem, penggunaan gas tetap tercatat melalui meteran. Setelah sambungan diterima dan masuk ke sistem BME, pemakaian tersebut akan terakumulasi dan menjadi dasar penagihan kepada pelanggan.

Baca Juga:  Menteri ESDM Janjikan Bontang Bakal Jadi City Gas di 2020

“Kalau sudah nyala, ya pasti ada pembayaran yang harus dibayarkan nanti. Tagihannya belum ada, tetapi tetap ada di meteran,” tutur Erwin.

Ia menegaskan, warga tidak perlu khawatir dengan volume gas yang telah digunakan. Pembayaran akan dihitung berdasarkan angka pemakaian yang tercatat pada meteran.

“Normal, istilahnya normal sesuai dengan penggunaan di meterannya,” tegasnya.

Erwin mengakui, BME masih perlu berkoordinasi dengan kontraktor untuk memastikan jumlah sambungan yang telah terpasang, diterima, dan sudah digunakan masyarakat sebelum proyek secara keseluruhan dinyatakan selesai.

“Kami masih mau cek ini. Ada berapa masyarakat yang sudah terpasang, sudah diterima, dan baru dipakai,” katanya.

Setelah sambungan diterima dan masuk ke dalam sistem BME, pemakaian yang tercatat akan terakumulasi dan menjadi dasar pembayaran sebagaimana mekanisme pelanggan jargas pada umumnya.

Sementara itu, untuk pembayaran gas dari BME kepada Pertagas, Erwin menyebut mekanismenya juga berjalan normal. Pihak terkait nantinya memberikan invoice kepada BME berdasarkan volume gas yang diterima.

Baca Juga:  Pipa Gas Bocor di Jalan Gendang 4, Aliran Jargas Bontang Baru Dipadamkan Sementara

Mengenai kapan seluruh pelanggan jargas baru resmi beroperasi, Erwin mengatakan hal tersebut berkaitan dengan proses peluncuran dan serah terima proyek.

“Kalau operasionalnya, dengan sendirinya ketika sudah launching dan sudah serah terima, ya berjalan,” ujarnya.

Erwin menambahkan, proses peluncuran program jargas bukan sepenuhnya menjadi kewenangan BME. Tahapan tersebut berada pada ranah kementerian sebagai pihak yang menangani program jargas.

Dengan demikian, warga yang sudah menggunakan jargas sebelum proyek secara keseluruhan rampung tidak berarti memperoleh gas secara gratis. Pemakaian yang tercatat pada meteran tetap akan diperhitungkan dan ditagihkan setelah data masuk ke sistem BME.

Di sisi lain, warga berharap informasi mengenai mekanisme tagihan segera disampaikan secara terbuka. Terutama bagi pelanggan yang sambungan jargasnya sudah dapat digunakan, tetapi belum mengetahui kapan tagihan mulai diterbitkan.

Kejelasan tersebut dinilai penting agar pelanggan tidak kaget ketika akumulasi pemakaian yang selama ini tercatat akhirnya masuk ke sistem dan menjadi tagihan. (*)

Tags: jargasjargas Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis Bontang Dipastikan Berlanjut Tahun Depan

Next Post

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

Related Posts

Pipa Gas Bocor di Pisangan Bontang, BME Tutup Aliran Gas di Satimpo Hari Ini
Bontang

Pipa Gas Bocor di Pisangan Bontang, BME Tutup Aliran Gas di Satimpo Hari Ini

5 Oktober 2026, 16:30
Pipa Gas Bocor Akibat Proyek Galian, Aliran Gas di Satimpo Bontang Dihentikan Sementara
Bontang

Pipa Gas Bocor Akibat Proyek Galian, Aliran Gas di Satimpo Bontang Dihentikan Sementara

28 September 2026, 14:56
Pipa Gas Bocor di Jalan Gendang 4, Aliran Jargas Bontang Baru Dipadamkan Sementara
Bontang

Pipa Gas Bocor di Jalan Gendang 4, Aliran Jargas Bontang Baru Dipadamkan Sementara

22 September 2026, 15:00
Kompor Jargas Gratis, Warga Api-Api Malah Dapat Informasi Biaya Antar Rp50 Ribu
Bontang

Kompor Jargas Gratis, Warga Api-Api Malah Dapat Informasi Biaya Antar Rp50 Ribu

22 September 2026, 11:34
Proyek Jargas Bontang Hampir Rampung, Bekas Galian Masih Berserakan
Bontang

Proyek Jargas Bontang Hampir Rampung, Bekas Galian Masih Berserakan

3 September 2026, 09:22
Pipa Jargas Bocor, Aliran Gas Sejumlah Wilayah Api-Api Bontang Ditutup
Bontang

Pipa Jargas Bocor, Aliran Gas Sejumlah Wilayah Api-Api Bontang Ditutup

25 Agustus 2026, 14:45

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.