• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Jelantah Menjadi Pelita di Tengah Samudera 

by BontangPost
20 April 2018, 00:01
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
PERAWATAN: Tim teknisi sedang mengecek generator untuk menghidupkan listrik di Malahing.(Humas Pupuk Kaltim)

PERAWATAN: Tim teknisi sedang mengecek generator untuk menghidupkan listrik di Malahing.(Humas Pupuk Kaltim)

Share on FacebookShare on Twitter

APA yang anda bayangkan dengan jelantah? Sebagian orang menganggap jelantah adalah hasil olahan pembawa masalah. Ingin digunakan kembali, merusak kesehatan. Dibuang merusak tanah dan lingkungan, ujung-ujungnya simalakama. Di tangan Pupuk Kaltim, jelantah menjadi “pelita” baru menerangi gelapnya samudera.

Seperti diketahui, Malahing adalah sebuah perkampungan di atas laut Bontang, terletak di RT 30 Kelurahan Tanjung Laut Indah. Dihuni 50 kepala keluarga (KK) dengan jumlah penduduk kurang lebih 217 jiwa. Siapa yang tidak membutuhkan listrik? Di mana sumber listrik diperlukan sebagai penggerak utamanya.

Pemkot Bontang mengakomodir listrik di Malahing dengan membangun sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal kapasitas 15 Kwp. Ini cukup untuk menjadi pelita Malahing saat ini. Pada Juli 2017, PLTS mengalami kerusakan fungsi sehingga aliran listrik tidak tersalurkan ke rumah warga.

Baca Juga:  FasIlitas Kesehatan Perlu Berbenah 

Penyebabnya adalah kerusakan komponen inverter. Pupuk Kaltim mencoba merespon keluhan masyarakat dengan menggandeng Sekolah Tinggi Teknologi (STITEK) Bontang. Bersama STITEK, Pupuk Kaltim mencoba memberikan kembali akses listrik dengan cara memperbaiki komponen PLTS yang rusak.

Pupuk Kaltim mencari alternatif solusi ketika peralatan dan komponen PLTS komunal rusak parah akibat cuaca ekstrim. Sembari menunggu delivery komponen, pilihan paling logis adalah menggunakan teknologi generator-set konvensional berbahan bakar diesel.

Dengan pertimbangan kemudahan untuk mobilisasi dan tidak memerlukan modifikasi khusus. Namun cara ini mempunyai beberapa kelemahan yaitu genset diesel mempunyai aspek operasional yang cukup tinggi dalam penggunaan bahan bakar (solar).

Melalui diskusi lanjutan, Pupuk Kaltim mencoba menekan operasional penggunaan solar dengan menggunakan bahan bakar alternatif. Jelantah menjadi jawaban, minyak bekas olahan rumah tangga diolah menjadi bahan bakar subtitusi pengganti solar.

Baca Juga:  Dissos-P3M Dorong Panti Asuhan Miliki Akreditasi 

Berdasar dari bahan pembentuknya, bahan bakar alternatif dari bahan baku terbarukan tersusun dari berbagai ester asam lemak yang dapat diperoleh dari minyak tumbuhan dan lemak hewan. Bahan bakar alternatif ini disebut biodiesel.

Biodiesel memiliki sifat fisis, sama dengan minyak solar. Sehingga bisa digunakan secara langsung sebagai pengganti solar (B-100) atau campuran solar (B-10 dan B-20) untuk kendaraan atau alat bermesin diesel. Seperti truk, kapal atau ketinting.

Biodiesel juga bisa digunakan sebagai minyak bakar karena mempunyai nilai kalori minimal 37 MJ/kg. Setelah melalui pengolahan, minyak jelantah bertransformasi menjadi biodiesel untuk di terapkan pada mesin generator area Malahing, sembari menunggu perbaikan PLTS dilaksanakan.

Baca Juga:  Pengurus PABBSI Terbentuk 

Menggunakan kapasitas daya 6.500 VA, generator berbahan bakar biodiesel dinyalakan pada sore hingga malam hari (17.00-24.00 Wita). Kebutuhan listrik Malahing berada di angka 4.000-7.500 watt bila seluruh KK menggunakan energi listrik sepenuhnya.

Akhirnya jelantah dapat memberikan kontribusi besar terhadap kelistrikan masyarakat Malahing. Program pemanfaatan sisa jelantah dapat mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke lingkungan, meningkatkan potensi kreatifitas masyarakat untuk belajar teknik pengolahan minyak jelantah menjadi bahan bakar alternatif. (ra/adv)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: advertorialListrik Pesisirpupuk kaltim
Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

17 Tahun PIKA PKT, Usung Tema Spirit In Togetherness 

Next Post

Ribuan Data Ganda, Penetapan DPT Tegang

Related Posts

Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis, Pupuk Kaltim dan SP KKPKT Resmi Teken PKB 2026–2028
Pupuk Kaltim

Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis, Pupuk Kaltim dan SP KKPKT Resmi Teken PKB 2026–2028

15 April 2026, 18:42
Pupuk Kaltim Raih PROPER Emas Ke-9, Tegaskan Kepemimpinan dalam Keberlanjutan
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Raih PROPER Emas Ke-9, Tegaskan Kepemimpinan dalam Keberlanjutan

8 April 2026, 15:46
Dukung Pemulihan Pasca Bencana, PKT Proaktif Salurkan Rp100 Juta Bagi Korban Kebakaran Berebas Tengah
Pupuk Kaltim

Dukung Pemulihan Pasca Bencana, PKT Proaktif Salurkan Rp100 Juta Bagi Korban Kebakaran Berebas Tengah

4 April 2026, 11:07
Temu Tani Agrosolution, Pupuk Kaltim Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kupang
Pupuk Kaltim

Temu Tani Agrosolution, Pupuk Kaltim Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kupang

28 Maret 2026, 07:00
Mudik Aman Berbagi Harapan, Pupuk Kaltim Fasilitasi 372 Pemudik Lewat Jalur Darat
Pupuk Kaltim

Mudik Aman Berbagi Harapan, Pupuk Kaltim Fasilitasi 372 Pemudik Lewat Jalur Darat

21 Maret 2026, 03:32
Satu Tahun Danantara Indonesia: Pupuk Indonesia Group Ikut Bagikan Paket Perlengkapan Sekolah
Pupuk Kaltim

Satu Tahun Danantara Indonesia: Pupuk Indonesia Group Ikut Bagikan Paket Perlengkapan Sekolah

15 Maret 2026, 14:51

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.