BONTANG – Kahar Kalam, salah satu tokoh masyarakat Bontang menepis anggapan miring yang disematkan pada dirinya maupun timnya. Hal ini dibuktikan dengan memberikan maaf kepada pelaku pemukulan timnya yang terjadi beberapa waktu lalu.
Jumat (6/4) malam lalu, Direktur PT Graha Mandala Sakti (GMS) tersebut memediasi pelaku pemukulan berinisial U di kediamannya di Jalan Ahmad Yani Gang Rawa Indah Kelurahan Api-Api, usai memutuskan untuk menyerahkan diri setelah beberapa hari dicari. Didampingi pihak kepolisian, U dengan terang melakukan permintaan maafnya di hadapan Kahar Kalam beserta anaknya, serta seluruh tim macan (sebutan tim Kahar Kalam) dengan membacakan pernyataan resmi yang telah dibuat.
“Saya minta perbuatan ini jangan diulangi lagi. Dan saya tekankan, jangan mengganggu tim macan lagi,” ucapnya menasihati U.
Dengan sikapnya tersebut, Kahar Kalam juga sekaligus menepis anggapan miring yang beredar di masyarakat. Di mana disebutkan, jika sampai U tertangkap, pihaknya bakal main hakim sendiri. Apalagi, dirinya dikenal sebagai tokoh masyarakat yang memiliki banyak massa.
“Lewat pertemuan ini saya membuktikan jika kabar-kabar di luar itu tidak benar. Dengan kerendahan hati, saya minta U menyerahkan diri dan saya jamin tidak akan terjadi apa-apa. Saya bukan preman. Masyarakat Bontang ingin hidup aman damai, dan tentram. Namun jika ada orang-orang yang selalu membuat ulah, selalu membuat masyarakat resah dan susah, tentu kami ingin bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk membersihkan preman-preman tersebut. Agar Bontang selalu aman, damai, nyaman, serta kondusif,” tukasnya. (bbg)

