• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Kisah Dibalik OTT Edhy Prabowo, Target Terkunci, Novel Baswedan Urung Pulang

by BontangPost
27 November 2020, 17:00
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
0
Nawawi Pomolango (tengah) dan penyidik KPK menunjukkan sebagian barang bukti kasus dugaan suap benur yang melibatkan Edhy. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

Nawawi Pomolango (tengah) dan penyidik KPK menunjukkan sebagian barang bukti kasus dugaan suap benur yang melibatkan Edhy. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Selasa (24/11) penyidik senior KPK Novel Baswedan seharusnya beristirahat di rumah. Setelah menjalani cek kesehatan mata di Jakarta Eye Center (JEC) Menteng, Jakarta Pusat, fungsi penglihatan Novel disebut pihak medis menurun. Namun, Novel urung pulang ke rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sebab, setelah dari pemeriksaan di JEC tersebut, salah seorang anggota tim penindakan KPK memberi kabar penting: ”target” sudah terkunci. Itu berarti semua anggota tim harus bersiap dengan pos dan tugas masing-masing. Tidak terkecuali Novel.

Novel merupakan ketua satuan tugas (satgas) penyidikan yang ikut dalam operasi tangkap tangan (OTT) Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada Selasa (24/11) dan Rabu (25/11). Selain satgas Novel, ada dua satgas penyidikan lain yang terlibat. Masing-masing diketuai Ambarita Damanik dan Riska Anung Nata.

Berdasar penelusuran Jawa Pos, tiga penyidik senior itu beberapa kali bekerja sama mengusut sejumlah kasus. Di antaranya kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP). Kemudian kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrahman bersama menantunya, Rezky Herbiyono. Kasus Nurhadi kini masuk tahap persidangan.

Baca Juga:  KPK Pastikan Dalami Dugaan Aliran Korupsi Eks Bupati PPU ke Musda Demokrat Kaltim

Nah, di kasus Edhy Prabowo, Novel, Damanik, dan Anung kembali berkolaborasi. Sebagai ketua satgas, mereka berbagi tugas memastikan operasi senyap yang dilakukan berjalan sesuai rencana. ”Yang terlibat (selain Novel, Damanik, dan Anung, Red) dalam OTT ada juga penyelidik, jaksa. Ini kerja bersama, kerja tim,” ungkap sumber di internal KPK yang enggan disebut namanya.

Selasa siang tim menyebar ke sejumlah titik di Jakarta, Depok, dan Bekasi. Mereka memantau pergerakan target yang telah terkunci. Sebagian tim juga bergerak ke Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang. Rombongan Menteri Edhy bersama istrinya, Iis Rosita Dewi, dijadwalkan landing di bandara tersebut pukul 23.18. Mereka baru saja selesai kunjungan dari Amerika Serikat. ”Siang itu (Selasa, Red) dapat kabar firm tentang (dugaan suap) Pak Menteri,” kata sumber tersebut.

Selain memantau pergerakan, sebelumnya tim mengumpulkan informasi dari ”orang dalam” menteri. Puncaknya, pada 21–23 November, ditemukan adanya indikasi kuat tindak pidana korupsi (tipikor) yang diduga dilakukan Edhy dan jajarannya.

Baca Juga:  KPK Geledah Ruang Kerja AGM, Sita Dokumen Dua Koper

Menurut sumber itu, dugaan korupsi yang dilakukan Edhy dan orang-orangnya selama ini cukup rapi. Salah satu indikatornya, tidak ada penyerahan uang tunai. ”Kalau menteri butuh (uang tunai), (stafnya) baru ambil (uang) tunai,” ungkap dia.

Sebagaimana diketahui, dalam perkara ini diketahui uang yang digunakan Edhy dan istrinya dikelola staf/ajudan masing-masing. Staf Edhy bernama Safri, sedangkan staf Iis bernama Ainul Faqih. Uang-uang yang masuk ke rekening dua ajudan itu di antaranya berasal dari pengurus PT Aero Citra Kargo Ahmad Bahtiar. Bahtiar diduga nominee dari pihak Edhy dan Yudi Surya Atmaja.

Kerja tim penyelidikan memantau pergerakan Edhy dan orang-orangnya membuahkan hasil pada 21–23 November. Itu setelah Ainul ter-capture melakukan transaksi keuangan dengan jumlah cukup besar. Sekitar Rp 750 juta. Setelah ditelisik, uang itu ternyata digunakan untuk belanja berbagai barang mewah oleh Edhy dan istrinya di Honolulu. ”Setelah memastikan ada barang bukti yang melekat di Pak Menteri, tim menyimpulkan itu (ada dugaan suap, Red) firm (kuat),” terangnya.

Baca Juga:  Breaking News! OTT KPK, Pejabat Penting Pemprov Bengkulu Ditangkap saat Terima Rp 1 M
Penyidik KPK Novel Baswedan. (Miftahulhayat/Jawa Pos)

Tim yang menunggu di bandara lantas membawa Edhy dan istrinya serta sejumlah pihak ke gedung KPK. Sementara itu, Novel harus pulang ke rumah lantaran penurunan fungsi matanya makin parah. Dia nyaris tidak bisa melihat.

Dikonfirmasi tentang hal itu, Novel menyatakan memang sempat ke JEC Menteng sebelum OTT Edhy dilakukan. Dia mengaku pulang pukul 2 Rabu dini hari dari KPK. Pada hari yang sama, Novel kembali ke KPK untuk gelar perkara bersama pimpinan KPK serta deputi penindakan, direktur penyidikan, direktur penyelidikan, dan direktur penuntutan. ”Jam setengah 1 (Kamis dini hari, Red) saya pulang. Anak-anak yang lain masih di KPK, mereka sampai pagi,” ujarnya.

Terkait teknis penyidikan, Novel tidak banyak berkomentar. Dia hanya mengatakan bahwa OTT yang dilakukan merupakan kerja tim. Dia juga memastikan bahwa penanganan perkara tersebut sejauh ini terbilang lancar. ”Sejauh ini lancar semua, tidak ada masalah,” imbuh mantan Kasatreskrim Polres Bengkulu itu yang mengaku tengah beristirahat di rumah kemarin. (jpc/prokal)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ott kpkott menteri
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tahun Depan, Klaim Hanya Satu Pengadaan Mobil Kepala Dinas

Next Post

Bagi 2 Ribu Masker, A’sri Ajak Warga Mencoblos

Related Posts

Buruh Perusahaan Batu Bara Asal Kaltim Datangi Wamenaker Immanuel Ebenezer, Tak Tau Ada OTT KPK
Kriminal

Buruh Perusahaan Batu Bara Asal Kaltim Datangi Wamenaker Immanuel Ebenezer, Tak Tau Ada OTT KPK

21 Agustus 2025, 19:10
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK
Kriminal

Daftar Barang Bukti yang Disita dari Kasus OTT KPK Wamenaker Immanuel Ebenezer

21 Agustus 2025, 18:27
Ini Kasus yang Membuat Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK
Kriminal

Ini Kasus yang Membuat Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK

21 Agustus 2025, 13:53
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK
Kriminal

Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK

21 Agustus 2025, 13:23
Drama OTT KPK Bupati Kolaka Timur Abdul Azis; Dari Bantahan hingga Akhirnya Ditangkap
Kriminal

Drama OTT KPK Bupati Kolaka Timur Abdul Azis; Dari Bantahan hingga Akhirnya Ditangkap

9 Agustus 2025, 19:14
Dugaan Kasus Gratifikasi di Kaltim, Sembilan Orang Diperiksa KPK Termasuk Bupati PPU
Kriminal

Dugaan Kasus Gratifikasi di Kaltim, Sembilan Orang Diperiksa KPK Termasuk Bupati PPU

29 April 2025, 15:17

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.