• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kisah Korban Kapal Tenggelam, Terombang-Ambing Bertaruh Nyawa di Tengah Laut

by Jelita Nur Khasanah
24 Desember 2024, 20:40
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Korban kapal tenggelam ditemukan dalam kondisi selamat di Teluk Lombok

Korban kapal tenggelam ditemukan dalam kondisi selamat di Teluk Lombok

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Gaffar (59) akhirnya pulang dengan perasaan lega. Dua malam terombang-ambing di laut lepas. Melangitkan asa, berharap selamat di tengah perairan.

Berangkat dari TPI Tanjung Limau, Sabtu (21/12/2024), Gaffar bersama dua rekannya berniat memancing. Menjelang sore, kapalnya mulai berlayar membelah laut. Tujuannya tak terlalu jauh.

Namun cuaca memang tidak dapat diduga. Malam semakin larut. Angin mulai tak bersahabat. Menyatu dengan dinginnya malam itu. Suasana mendadak berubah. Kala kapal yang ditumpangi ketiganya tak lagi seimbang.

Tak butuh waktu lama hingga akhirnya kapal terbalik. Tiga pria yang berada di atasnya tercebur. Gaffar terpisah dari dua rekannya. Tangannya lantas mencoba meraih pelampung dan memakainya. Lalu berupaya agar tetap berpegangan pada badan perahu yang sudah terbalik.

Baca Juga:  Korban Terakhir Tenggelamnya KMP Muchlisa Ditemukan Tim Basarnas

“Kukuh!” Gaffar berteriak lantang. Memanggil rekannya agar tetap berada di sekitar kapal. Namun, ia terpisah dari dua temannya itu. Gelap malam kian mencekam. Ia sendirian.

Lebih dari tiga puluh jam berlalu. Malam berganti pagi. Dua malam bertahan mengikuti arus. Berharap bantuan segera datang. Atau barangkali, ada yang melihat keberadaannya.

Ia sempat melihat satu kapal yang lewat. Namun posisinya terlalu jauh. Ia berteriak. Berharap suaranya terdengar di tengah luasnya lautan dan deru angin.

“Tapi mungkin terlalu jauh, jadi saya enggak dilihat,” sebutnya.

Diakuinya, ia bertahan hidup dengan minum air hujan. Ia juga memakan kepiting-kepiting kecil di sekitarnya. Tak ada cara lain untuk mengisi perutnya yang kosong. Lambungnya perih minta diisi. “Ternyata rasanya (kepiting) gurih juga,” kelakarnya.

Baca Juga:  Korban Meninggal Kapal Tenggelam di Semitau 13 Orang

Keyakinannya tetap kokoh. Keajaiban dapat datang kepada siapa saja. Tak terkecuali dirinya. Burung-burung terlihat beterbangan. Manik matanya menangkap sebuah tutup styrofoam berada di dekat seekor burung.

Tanpa berpikir panjang, ia berenang sekitar 50 meter ke arah styrofoam tersebut. Diraihnya benda putih itu, berharap dapat membantunya mengapung sedikit lebih tinggi.

“Saya tahu itu bukan styrofoam dari kapal kami. Tetapi styrofoam itu sangat membantu saya,” ujar dia.

Harapan masih mengakar di hatinya. Sebuah kapal tugboat melintas, terlihat dari kejauhan. Ia melepas pelampungnya. Membentangkannya ke atas agar dirinya dapat mendekat dengan bantuan angin. Memproyeksikan jalur kapal dan berenang dengan tenaga yang tersisa.

“Saya berenang mati-matian. Memotong jalur agar sampainya dekat dengan posisi kapal,” tuturnya.

Baca Juga:  Satu Penumpang Kapal Tenggelam di Kukar Ditemukan Meninggal

Setelah berenang cukup jauh, akhirnya posisinya terlihat oleh awak kapal tugboat. Tangannya berhasil meraih pelampung berbentuk donat dilempar ke arahnya. Penantiannya berakhir. Ia akan kembali ke pelukan keluarganya.

Keberadaan Gaffar segera diketahui oleh tim penyelamatan yang telah mencari puluhan jam setelah ia dilaporkan hilang.

Tepat pada Senin (23/12/2024) sore, dirinya berhasil kembali ke daratan.

“Sepertinya posisi saya sudah jauh karena enggak mendengar ada kapal-kapal pencari. Tetap bersyukur bisa pulang,” pungkasnya. (*) 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kapal Tenggelam
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pengaruh Media Sosial Terhadap Psikologis Remaja

Next Post

Belum Ada Tindakan Tegas, Aktivitas Hauling Batu Bara Bebas Melintas di Jalan Umum

Related Posts

Feri Penyeberangan Sirbaya–Sebulu Kukar Tenggelam, Tiga Kendaraan Ikut Terendam
Kaltim

Feri Penyeberangan Sirbaya–Sebulu Kukar Tenggelam, Tiga Kendaraan Ikut Terendam

25 Februari 2026, 08:30
Angkut Penumpang dan Sembako, Kapal Rute Samarinda–Long Bagun Tenggelam di Sungai Mahakam
Kaltim

Angkut Penumpang dan Sembako, Kapal Rute Samarinda–Long Bagun Tenggelam di Sungai Mahakam

13 Februari 2026, 09:36
Kapal Pemancing Tenggelam di Kutai Timur, Lima Orang Meninggal, Dua Selamat
Kaltim

Kapal Pemancing Tenggelam di Kutai Timur, Lima Orang Meninggal, Dua Selamat

6 September 2025, 08:00
KM Barcelona 5 Terbakar di Laut Sulawesi Utara, Ibu Hamil Tewas, Puluhan Dievakuasi
Nasional

KM Barcelona 5 Terbakar di Laut Sulawesi Utara, Ibu Hamil Tewas, Puluhan Dievakuasi

20 Juli 2025, 18:24
Kaltim

Cerita Dibalik Evakuasi Korban Tenggelamnya KMP Muchlisa; Menghadapi Bahaya di Kedalaman 20 Meter

14 Mei 2025, 16:12
Tugas Mulia Khayu Mutiara Purwati, ABK KMP Muchlisa yang Tenggelam di Teluk Balikpapan
Kaltim

Tugas Mulia Khayu Mutiara Purwati, ABK KMP Muchlisa yang Tenggelam di Teluk Balikpapan

7 Mei 2025, 18:06

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.