• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kutim Masuk Zona Merah Dampak RKAB 2026, Lima Perusahaan Tambang Tertekan

by Redaksi Bontang Post
1 Mei 2026, 15:14
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Sekitar 70 persen perekonomian Kutim bergantung pada sektor pertambangan. DOKUMENTASI/KALTIM POST

Sekitar 70 persen perekonomian Kutim bergantung pada sektor pertambangan. DOKUMENTASI/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Kutim – Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, menjadi salah satu daerah paling terdampak kebijakan penurunan kuota produksi batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.

Ketergantungan tinggi terhadap sektor pertambangan membuat dampak kebijakan tersebut langsung dirasakan, baik oleh perusahaan maupun perekonomian daerah secara umum.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kutim, Trisno, mengungkapkan sebagian besar perusahaan tambang di wilayahnya mengalami tekanan signifikan.

“Terdapat enam perusahaan besar batu bara, dari enam itu ada lima yang terdampak,” ujarnya.

Pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan perusahaan sejak Oktober 2025 guna memetakan dampak penurunan kuota produksi, termasuk potensi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca Juga:  Aktivitas Tambang Kutim Masuk Pemeriksaan BPK, Kepatuhan Lingkungan Ditelusuri

“Perusahaan menyampaikan bahwa potensi PHK ada, khususnya terkait kebijakan RKAB yang saat ini masih berproses,” jelasnya.

Penurunan kuota produksi terjadi cukup drastis di sejumlah perusahaan. Trisno mencontohkan, ada perusahaan yang sebelumnya memproduksi 2,3 juta ton batu bara per tahun, kini harus menurunkan target menjadi 952 ribu ton. Sementara perusahaan lain mengalami penurunan dari 1 juta ton menjadi 350 ribu ton.

“Penurunannya sangat signifikan, tidak bisa dianggap remeh,” tegasnya.

Kondisi ini diperparah dengan struktur ekonomi Kutim yang masih sangat bergantung pada sektor pertambangan.

“Sekitar 70 persen perekonomian Kutim masih ditopang sektor tambang,” katanya.

Dengan tingkat ketergantungan tersebut, sedikit saja penurunan produksi akan memberikan dampak besar terhadap aktivitas ekonomi daerah, termasuk potensi berkurangnya lapangan kerja.

Baca Juga:  Kecelakaan Kerja di Tambang Indexim Kutim, Satu Pekerja Meninggal Dunia

Pemerintah daerah pun berupaya agar dampak kebijakan ini tidak meluas ke masyarakat.

“Harapannya masyarakat tidak terdampak signifikan dan tetap mampu bertahan,” tutupnya. (prokal)

Tags: Tambang kutim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wali Kota Bontang Soroti Jospol Kaltim, Minta Pembagian Adil dan Tak Terpusat di Kota Besar

Next Post

Polisi Belum Tahan Tersangka Kasus Penganiayaan di Muara Badak, Ini Alasannya

Related Posts

Aktivitas Tambang Kutim Masuk Pemeriksaan BPK, Kepatuhan Lingkungan Ditelusuri
Kaltim

Aktivitas Tambang Kutim Masuk Pemeriksaan BPK, Kepatuhan Lingkungan Ditelusuri

27 Agustus 2026, 18:28
Kecelakaan Kerja di Tambang Indexim Kutim, Satu Pekerja Meninggal Dunia
Kaltim

Kecelakaan Kerja di Tambang Indexim Kutim, Satu Pekerja Meninggal Dunia

9 Maret 2026, 19:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.