BONTANGPOST,ID – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mempersiapkan pembukaan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Dalam rencana tersebut, tersedia sekitar 300 formasi yang ditujukan khusus bagi lulusan SMA atau sederajat.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan kebutuhan tenaga operasional di lapangan menjadi alasan utama dibukanya lowongan ini. Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian dari upaya pemenuhan sumber daya manusia di sektor kepabeanan dan cukai.
Ia menyebut, proses rekrutmen sebenarnya telah direncanakan sejak beberapa waktu lalu, namun belum terealisasi. Karena itu, pihaknya mendorong agar seleksi segera dilaksanakan.
Terkait jadwal, Purbaya memberi sinyal bahwa proses seleksi CPNS Bea Cukai untuk lulusan SMA berpotensi dimulai setelah April 2026. Meski demikian, hingga kini pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan CPNS secara nasional.
Ia juga menegaskan, kepastian pelaksanaan rekrutmen CPNS 2026 masih menunggu keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Sementara itu, alokasi anggaran baru akan tersedia apabila seleksi benar-benar digelar tahun ini.
Lebih lanjut, formasi yang dibuka akan difokuskan pada posisi operasional lapangan. Tenaga yang direkrut diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan serta pelayanan di bidang kepabeanan dan cukai.
Menurutnya, kebutuhan tenaga teknis yang siap bekerja langsung di lapangan menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, rekrutmen ini ditujukan bagi kandidat yang memiliki kesiapan fisik dan kemampuan operasional.
Meski detail persyaratan belum diumumkan secara resmi, ketentuan umumnya mengacu pada standar seleksi ASN nasional. Di antaranya, Warga Negara Indonesia, berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun, tidak pernah dipidana, serta sehat jasmani dan rohani.
Selain itu, pelamar tidak boleh pernah diberhentikan secara tidak hormat sebagai ASN dan harus memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai formasi yang dibuka.
Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, serta mekanisme pendaftaran masih menunggu pengumuman resmi pemerintah. Masyarakat diimbau memantau kanal resmi Kemenkeu maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN). (KP)

