• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

SPMB 2026 Bontang Tetap Offline di Pesisir, Daya Tampung Sekolah Lebih Besar

by Redaksi Bontang Post
17 April 2026, 10:00
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Pendaftaran murid baru di SD 016 Bontang Selatan yang terletak di Tihi-Tihi tidak memakai skema online. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)

Pendaftaran murid baru di SD 016 Bontang Selatan yang terletak di Tihi-Tihi tidak memakai skema online. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tetap mengakomodasi pendaftaran secara luring (offline) di sejumlah wilayah pesisir dan terpencil.

Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan, terutama karena daya tampung sekolah di wilayah tersebut lebih besar dibandingkan jumlah calon peserta didik.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, menjelaskan penerapan sistem daring dinilai tidak efektif untuk wilayah dengan jumlah pendaftar terbatas.

“Di wilayah pesisir seperti Pulau Gusung dan Tihi-Tihi, daya tampung sekolah lebih besar dari jumlah peminat. Jadi tidak efektif jika dipaksakan menggunakan sistem online,” ujarnya.

Ia menambahkan, sekolah di wilayah tersebut selama ini telah menerapkan pendaftaran tatap muka yang dinilai lebih efisien dan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Baca Juga:  SD 003 Bontang Selatan Kurang Pendaftar, Baru Terisi Dua Rombel

Selain itu, penggunaan sistem daring juga membutuhkan anggaran tambahan yang tidak sebanding dengan jumlah peserta didik.

“Online itu membutuhkan biaya. Sementara jumlah murid sedikit, jadi tidak ada urgensinya,” jelasnya.

Penerapan sistem luring tidak hanya berlaku di Tihi-Tihi, tetapi juga mencakup wilayah Bontang Lestari, Selangan, hingga Gusung.

Untuk wilayah seperti Bontang Lestari yang berada di perbatasan dengan Kutai Kartanegara, jumlah lulusan relatif terbatas, sehingga sistem offline dinilai lebih relevan.

“Di sana lulusan hanya dari dua sekolah, jumlahnya sekitar 60 siswa. Jadi memang tidak perlu sistem online,” tambahnya.

Berdasarkan data Disdikbud, terdapat tujuh sekolah yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.

Baca Juga:  Jalur Domisili SPMB SD di Bontang Jadi Rebutan

SDN 011 Bontang Utara di Pulau Gusung memiliki satu rombongan belajar dengan kapasitas 28 siswa. Sementara SDN 007 Bontang Selatan menyiapkan dua rombongan belajar dengan total daya tampung 60 siswa.

Kemudian, SDN 004 Bontang Selatan membuka dua rombongan belajar dengan kapasitas 64 siswa. SDN 014 dan SDN 015 Bontang Selatan masing-masing menyediakan satu rombongan belajar dengan daya tampung 28 siswa.

Adapun SDN 016 Bontang Selatan di Tihi-Tihi juga membuka satu rombongan belajar dengan kapasitas 28 siswa.

Di tingkat SMP, SMPN 6 Bontang menjadi salah satu sekolah dengan daya tampung terbesar, yakni 108 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar.

Saparuddin menegaskan seluruh data daya tampung tersebut telah disusun berdasarkan petunjuk teknis SPMB 2026, dengan penyesuaian terhadap kondisi riil di lapangan.

Baca Juga:  Daya Tampung SD-SMP di Bontang Turun, Persaingan Masuk Sekolah Jadi Ketat

“Prinsipnya menyesuaikan juknis. Daya tampung sudah dihitung berdasarkan kebutuhan dan kondisi riil,” katanya.

Melalui skema ini, Disdikbud berharap proses penerimaan murid baru berjalan lebih efektif dan efisien, sekaligus menjamin pemerataan akses pendidikan, termasuk di wilayah pesisir dan terpencil.

Masyarakat diimbau memahami mekanisme pendaftaran yang berlaku di masing-masing wilayah, baik daring maupun luring.

“Yang penting orang tua dan calon siswa memahami jalurnya. Kami pastikan semua tetap terlayani,” pungkasnya. (ak)

Tags: penerimaan siswa baruSPMB
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

Next Post

Lulusan SMA Berpeluang Jadi ASN, Bea Cukai Siapkan 300 Formasi

Related Posts

SPMB 2026 Dibuka 22 Juni, SMA dan SMK Negeri di Bontang Siapkan Ratusan Kursi
Bontang

SPMB 2026 Dibuka 22 Juni, SMA dan SMK Negeri di Bontang Siapkan Ratusan Kursi

16 Juni 2026, 12:00
Seleksi SPMB Bontang Utamakan Nilai Sekolah, TKA Hanya 30 Persen
Bontang

Seleksi SPMB Bontang Utamakan Nilai Sekolah, TKA Hanya 30 Persen

18 April 2026, 09:00
SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen
Bontang

SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

17 April 2026, 09:00
SPMB Bontang 2026: Jalur Domisili Pakai Radius 400 Meter, Ini Ketentuannya
Bontang

SPMB Bontang 2026: Jalur Domisili Pakai Radius 400 Meter, Ini Ketentuannya

15 April 2026, 14:00
Daya Tampung SD-SMP di Bontang Turun, Persaingan Masuk Sekolah Jadi Ketat
Bontang

Daya Tampung SD-SMP di Bontang Turun, Persaingan Masuk Sekolah Jadi Ketat

7 April 2026, 12:06
Berikut Daftar Domisili Prioritas untuk SPMB Jenjang SMK di Bontang
Bontang

Berikut Daftar Domisili Prioritas untuk SPMB Jenjang SMK di Bontang

16 Juni 2025, 12:29

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.