• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Manajeman Oak Tree Masih Utang Ratusan Juta

by BontangPost
10 Agustus 2017, 12:59
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Fahmi fajri/Bontang Post

Fahmi fajri/Bontang Post

Share on FacebookShare on Twitter

Operasional Hotel Oak Tree Dikelola 15 Karyawan

BONTANG – Kontrak PT Grawita Berkat Abadi, sebagai Pengelola Oak Tree Hotel dengan Pemkot habis per September 2017 bulan depan. Namun berbagai persoalan masih melilit direksi dan manajemen hotel yang sudah dua kali berganti nama itu.

Salah satunya, persoalan gaji puluhan eks karyawan yang mencapai ratusan juta rupiah yang hingga kini belum terbayarkan. Awak Bontang Post, Senin (9/8) berupaya mengumpulkan informasi mengenai permasalahan yang sudah terjadi sejak tahun 2015 tersebut.

Salah satu karyawan, yang enggan disebutkan namanya yang kini masih bertahan di hotel tersebut mengungkapkan, gejolak keterlambatan gaji mulai terkuak pada medio 2015 lalu. Saat itu beberapa karyawan mulai menuntut gaji mereka yang tak kunjung terbayarkan.

Dari beberapa mediasi yang dilakukan anggota DPRD Bontang pun berakhir tak mencapai kesepakatan antara kedua belah pihak.

Baca Juga:  Anggaran Dipangkas, RSUD Kudungga Tanggung Utang Rp 17 M 

Manajemen hotel berdalih tak bisa melakukan pembayaran gaji, lantaran kemampuan keuangan  yang dimiliki tak cukup untuk membayar puluhan gaji karyawan. Sementara karyawan bosan dengan janji yang kerap disampaikan manajemen. Puncaknya per 16 Desember 2015, sebanyak 23 karyawan mogok kerja.

“Itu gelombang pertama banyak yang keluar. Kalau enggak salah ada sekitar 40 orang. Penyebabnya masalah gaji yang memang kita akui beberapa bulan kami tidak dibayar,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, tak hanya mogok kerja puluhan karyawan yang sudah diberhentikan pun mengundurkan diri. Menggelar aksi unjuk rasa di depan hotel, mereka menuntut gaji mereka dibayarkan.

Alhasil, manajemen pun mengambil langkah yang cukup nekat. Dengan menggadai dua unit mobil operasional untuk membayar keterlambatan gaji karyawan.  “Nah gelombang pertama ini, sudah dibayarkan oleh pihak manajemen, jumlahnya sekitar Rp 150 juta tergantung lama pengabdian,” terangnya.

Baca Juga:  SKPD Diminta Fokus Lunasi Utang

Keuangan yang tidak sehat, ditambah dengan jumlah hunian yang terbilang minim, membuat beberapa karyawan pun resign. Dari yang sebelumnya karyawan berjumlah 80 orang, berkurang hingga 60 persen.

Lesunya perekonomian Pemkot pada 2016 lalu,  tak ayal membuat Pemkot mengeluarkan  kebijakan agar kegiatan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih efisien menggunakan anggarannya. Salah satunya rapat atau seminar yang kerap digelar di hotel digelar di ruang OPD.

“Tahun 2016 itu sepi sekali. Mungkin karena proyek juga berkurang dan kegiatan dinas juga dipangkas. Akhirnya ada 11 karyawan yang keluar lagi,” ujarnya.

Suryani, Accounting Pourchasing Oak Tree menuturkan, untuk gaji ke 11 karyawan yang resign pada gelombang kedua itulah yang hingga kini belum dibayarkan oleh pihak manajemen. Termasuk dirinya dan 15 karyawan yang masih bertahan. Dijelaskan, ada sekitar 5 bulan gajinya yang masih  tertunggak.

Baca Juga:  WADUH!!! Persediaan Menipis, Utang Rp 2,1 Miliar Jadi Kendala Pemenuhan Obat

Namun, ia bersama belasan  karyawan lain lebih memilih bertahan, pasalnya tak mudah mencari pekerjaan saat ini di Bontang. Celakanya, Ade R Hesen selalu owner hotel, seoalah lari dari tanggung jawab.

Hingga kini manajemen oak tree dikelola oleh 15 karyawan yang masih bertahan. Beruntung, gaji mereka mulai bisa terbayarkan berkat beberapa penyelenggaraan kegiatan yang dihelat di hotel.

“Alhamdulillah sekarang gaji kami lancer. Pemasukan setidaknya ada. Itulah yang kami pakai untuk operasional, dan bayar gaji. Tidak ada yang pimpin, kalau ada apa-apa kami berunding. Perlahan karena kami merasa tidak bisa tangani semua, kami nambah karyawan sedikit demi sedikit. Sampai saat ini jumlah karyawan keseluruhan ada 22 orang,” sebutnya. (*/nug)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: hutangOak Tree
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

“Pengelola Jangan Hanya Bagus saat Presentasi”

Next Post

DKP Bakal Bangun TPI di Sangkulirang 

Related Posts

Piutang Pengelolaan Aset Wisma Atlet Belum Beres, Wali Kota Bontang dan Sekkot Digugat
Bontang

Pengelola Baru Terkena Imbas, Eks Wisma Atlet Punya Tunggakan PDAM dan Pengadaan Barang

30 Agustus 2022, 17:30
Prioritas Bayar Utang, Insentif ASN dan Honor TK2D
Breaking News

Prioritas Bayar Utang, Insentif ASN dan Honor TK2D

23 Agustus 2018, 11:04
WADUH!!! Persediaan Menipis, Utang Rp 2,1 Miliar Jadi Kendala Pemenuhan Obat
Breaking News

WADUH!!! Persediaan Menipis, Utang Rp 2,1 Miliar Jadi Kendala Pemenuhan Obat

16 Mei 2018, 11:02
SKPD Diminta Fokus Lunasi Utang
Breaking News

SKPD Diminta Fokus Lunasi Utang

20 Desember 2017, 11:02
Bunga BPD Kaltim Kaltara Ketinggian, Pemkab Batal Ngutang 
Breaking News

Bunga BPD Kaltim Kaltara Ketinggian, Pemkab Batal Ngutang 

16 Desember 2017, 11:05
Manajeman Oak Tree Masih Utang Ratusan Juta
Bontang

“Pengelola Jangan Hanya Bagus saat Presentasi”

10 Agustus 2017, 12:55

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.