SAMARINDA – Partisipasi aktif media massa dalam mendukung kondusifitas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kaltim diharapkan Penjabat (Pj) Sekprov Kaltim, Meiliana. Salah satunya dengan ikut membangun pemberitaan yang baik dan mendidik bagi masyarakat.
Saat bersilaturahmi dengan awak media di ruang kerjanya, Jumat (6/7) lalu, Meiliana menyebut, kelancaran dan keamanan pilkada Kaltim bukan hanya menjadi tanggung jawab KPU, Bawaslu, dan pihak kepolisian. Melainkan tanggung jawab semua stakeholder.
“Media massa juga menjadi bagian penting dari kelancaran pilkada. Dan kami sangat berharap media massa ikut membangun dan menjaga kondusifitas pilkada dengan pemberitaan yang positif dan baik bagi masyarakat,” katanya.
Selain itu, ia mengharapkan, media tidak terjebak dalam isu atau pemberitaan yang dapat memicu munculnya konflik dan gesekan di masyarakat. Pasalnya, tak jarang ada pemberitaan yang diangkat dengan tujuan sebagai alat provokasi dan propaganda pihak tertentu.
“Masyarakat kan ada yang terkadang hanya membaca judul berita. Ada juga yang membaca judul dan isi berita tapi tidak dibaca sampai selesai. Akibatnya masyarakat menjadi salah paham dan terpengaruh dengan isu yang tidak jelas,” tuturnya.
Karenanya, Bunda Mei begitu sapaannya ,menginginkan media baik media cetak, televisi, radio hingga media online dapat berpartisipasi menjaga kondusifitas pilkada Kaltim. Apalagi proses rekapitulasi surat suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim saat ini sudah mulai memasuki tahap akhir di KPU Kaltim.
“Proses rekapitulasi surat suara oleh KPU Kaltim sudah mulai dilakukan pada tanggal 8-9 Juli. Tentu kami berharap media ikut membantu mempublikasikan pemberitaan yang baik dan mendidik masyarakat agar pilkada Kaltim yang aman dan kondusif bisa kita wujudkan bersama,” pintanya.
“Ya, kalau ada pemberitaan yang bisa memunculkan kegaduhan di masyarakat, kami harapkan bisa disaring oleh teman-teman media. Mari kita sama-sama menjaga pilgub ini agar berjalan dengan lancar, aman, damai, dan berkualitas,” tambahnya.
Meski begitu, Meiliana mengaku, semaksimal mungkin Pemerintah Kaltim akan bekerja keras mengawal jalannya pilgub yang aman dan damai. Lewat instrumen keamanan seperti pihak kepolisian, pihaknya telah meminta untuk selalu mengawal pilgub disetiap tahapannya.
“Melalui desk pilkada, kami akan terus mengawal jalannya proses pilgub. Dan kami berharap semua stakeholder juga ikut ambil bagian mengawalnya. Apapun dan siapapun yang nanti menjadi gubernur dan wakil gubernur terpilih, mari kita dukung dan hargai bersama sebagai hasil dari proses demokrasi,” ucapnya. (drh)







