Tumpukan sampah yang menggunung di tempat pembuangan akhir (TPA) Bontang Lestari menjadi tempat andalan bagi para pemulung untuk mengais rezeki.
Pemulung yang sebagian besar perempuan tersebut, sejak pagi buta selepas subuh sudah mengais sampah, memisahkan berbagai jenis sampah demi kebutuhan yang tidak bisa di tunda.
Meskipun terik matahari menyengat diseluru tubuh dan aromo tidak sedap sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka, karena dari sampah itulah yang membuat dapur mereka tetap berasap. (fj)












