• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Minggat Dari Rumah, Gadis 14 Tahun Malah Terjebak Prostitusi Daring

by Redaksi Bontang Post
22 Februari 2021, 16:00
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Polisi menyelamatkan SW di sebuah Guest House di Balikpapan pada Januari 2021 setelah menghilang sejak Agustus 2020. Bersama dua orang sebayanya, anak berusia 14 tahun itu “dijajakan” kepada lelaki hidung belang oleh dua pria mucikari

Pada Agustus 2020, SW pergi dari rumahnya di kawasan Damai Bahagia. Ayahnya menduga, SW merajuk. Sebab beberapa saat sebelumnya, sang ibu mengomel kepadanya.

Merasa khawatir dengan sang anak, Ayahnya, Hadi, mencari keberadaan SW sebelum akhirnya ia mendapat kabar anaknya berada di rumah keluarganya yang berada di Gunung Malang. Rasa cemasnya hilang, Hadi membiarkan anaknya untuk tetap berada di rumah keluarganya sembari menenangkan diri.

Tak berapa lama, Hadi lupa kapan tepatnya dirinya menerima kabar sang anak sudah tak berada di rumah keluarganya. Sepulang dari bekerja, dirinya memutuskan untuk mencari SW dengan menghubungi beberapa kenalan dan meminta bantuan rekannya.

Hingga berbulan-bulan lamanya, SW tak kunjung ditemukan. Hadi semakin gelisah saat mendapatkan informasi dari rekannya, bahwa ada foto anaknya terpasang di aplikasi MiChat.

Dirinya curiga. Bersama rekan-rekannya, Hadi gencar mencari keberadaan SW dengan melapor kepada pihak kepolisian. Sampai pada pertengahan bulan Januari 2021, Hadi menerima informasi anaknya berada di UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Saat bertemu kembali dengan anaknya, satu hal yang ia sadari, SW ketakutan. Gadis mungil itu bungkam, tak berani menatap mata ayahnya.

“Mereka (UPT PPA, red) bilang sudah tanya di mana tinggalnya, tapi dia (SW) tidak mau jawab. Mungkin dia takut, saat ketemu saya saja hanya diam saja,” kata Hadi kepada PROKAL.co, saat ditemui di daerah Pasar Baru, usai dari Polresta Balikpapan.

Sepulangnya dari PPA, Hadi tak langsung bertanya. Ia memberi waktu kepada anaknya agar dapat menceritakan sendiri, apa yang selama ini terjadi.

“Akhirnya dia mau cerita, soal kejadian dia pergi dan di bawa oleh mereka (mucikari). Sering dibawa ke hotel untuk melayani klien mereka dan dibayar dengan kisaran Rp 500 ribu sampai Rp 2 jutaan. Uang itu mereka ambil semua,” ujarnya geram.

Hadi bercerita, selama 5 bulan SW di luar sana, gadis kecil itu sering dianiaya oleh para pelaku. Salah satunya terdapat bekas luka menghitam di paha kanan dan benjol di kepala bagian belakang.

Anak itu sempat kabur dan diselamatkan oleh seorang pria dan wanita berinisial SM dan MY yang juga mengenal para pelaku. Namun berkali-kali pula berhasil didapatkan dan direbut kembali oleh para pelaku.

“Sekarang dia (SM) berada di tahanan Polresta karena ketangkap membawa sabu. Tapi dari mereka nanti bersedia membantu dan memberi kesaksian jika dimintai keterangan. Ada bukti video juga mereka pegang,” jelas Hadi.

Saat dua orang pelaku sudah masuk tahanan Polda Kaltim dengan kasus eksploitasi anak, sekitar Kamis (18/2) kemarin ia kembali membuat laporan ke Polresta Balikpapan untuk melakukan penangkapan kepada satu orang lainnya yang diduga masuk dalam kelompok yang melakukan perdagangan anak.

“Anak saya cerita ada empat orang yang selama ini mempekerjakan dia. Dua yang sudah ketangkap oleh Polda Kaltim, yang saya laporkan ke Polresta ini yang lainnya,” terangnya.

Laporan tersebut dibuat dibuat dengan LP/69/II/2021/Kaltim/Res Kota Balikpapan tanggal 18 Februari 2021. Tentang dugaan tindak pidana Persetubuhan dana tau Cabul kepada anak dibawah umur, dengan status pelaku dalam lidik.

Saat dikonfirmasi ke pihak kepolisian Polda Kaltim melalui Kasubdit Regnata AKBP Made Subud, membenarkan adanya penangkapan kepada dua pelaku yang melakukan tindak pidana prostitusi anak di  salah satu Guest House di Balikpapan. Saat ini sedang dalam proses penyelidikan.

“Ya benar, ada dua pelakunya yang kami tangkap, yaitu IB dan TF saat baru masuk Guest House kita amankan. Ada tiga orang yang berhasil diselamatkan,” kata Made.

Penangkapan bermula setelah polisi berhasil menghubungi para pelaku melalui aplikasi MiChat. Saat diinterogasi, pelaku mengakui kegiatan mereka itu sudah dilakukan sejak satu tahun terakhir.

“Saat ini kami masih lakukan pengembangan lagi,” ucapnya.

Sementara di Polresta Balikpapan, saat tim PROKAL.co menyambangi Unit Kejahatan PPA Polresta Balikpapan, seorang polisi yang berjaga di sana juga membenarkan adanya laporan pada tanggal 18 Februari 2021. Saat ini pihaknya sedang menunggu hasil visum.

“Masih dikembangkan, kami sedang menunnggu hasil visumnya. Senin baru keluar hasilnya,” katanya. (rin/pro)
Tags: prostitusi daring
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jambret HP, Gondrong Terancam 9 Tahun Penjara

Next Post

Progres 50 Persen, Mei 2021 Citimall Dibuka untuk Publik

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.