• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Motif Masih Gelap, Anjing Pelacak Mengarah ke Institut Asmi

by BontangPost
28 Desember 2016, 00:24
in Breaking News, Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
-Polisi memasang garis polisi di lokasi perampokan di Pulomas, Jakarta Timur.

-Polisi memasang garis polisi di lokasi perampokan di Pulomas, Jakarta Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Misteri pembunuhan dengan cara penyekapan sebelas orang di kamar mandi kecil di rumah mewah milik keluarga Dodo Triono di Perumahan Pulo Mas Residence, Jalan Pulo Mas Utara nomor 7A, Kelurahan Pulo Mas, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur masih bersaput misteri.
Satu-satunya petunjuk yang dimiliki polisi adalah anjing K-9 yang mengendus jejak pelaku hingga ke Institut Bisnis dan Multimedia (IBM) Asmi. Tepatnya di Jalan Pacuan Kuda, Pulo Mas. Rumah korban dan kampus berjarak sekitar 5 km.

Motif pembunuhan sadis itu pun masih gelap. Sejumlah spekulasi pun merebak. Apalagi, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono menyatakan bahwa rumah dalam keadaan rapi. Meski belum kelar diselidiki, Argo juga menyebut kemungkinan pelakunya tidak mengambil barang berharga dari rumah. ”Tapi, ini belum dipastikan ya. Soalnya semuanya dalam keadaan rapi, dan sekilas tidak ada barang yang hilang,” katanya, dalam jumpa pers tadi malam.

Menurut Argo motif kasus ini memang masih gelap. ”Kami cenderung motifnya sesuatu yang tersembunyi. Entah itu ada dokumen berharga yang jadi rebutan, atau dendam. Bukan perampokan murni,” ucapnya. Sebab, jika perampokan murni, maka pasti akan terlihat tidak ada basa-basi di TKP. ”Pintu lemari yang dibuka paksa, atau rumah acak-acakan. Seperti itulah. Namun, TKP sangat rapi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Inilah Jejak Hitam Kapten Perampokan Sadis

Spekulasi ini makin kuat setelah salah satu kerabat korban yang bernama Dewi menyatakan bahwa motifnya adalah soal tender. Yakni, Dodi Triono, 59, baru saja menang tender rehabilitasi fasilitas olahraga dalam Asian Games dengan nilai cukup besar. Selain itu, Dodo Triono ini juga mempunyai tiga istri. Salah satu fakta yang bisa menjadi motif pembunuhannya.

Di sisi lain, sumber tersebut meyakini bahwa ini juga bukan pembunuhan murni. Sebab, cara membunuhnya terlalu rumit, dan beresiko korban bisa menyelamatkan diri. ”Jika anda adalah pembunuh bayaran, maka tentu anda tidak akan membunuhnya dengan cara menjejalkan sebelas orang ke dalam kamar mandi kecil lalu ditinggal begitu saja,” paparnya. Kecuali jika dikasih gas beracun, sehingga semua korban tewas. ”Kami tak menemukan jejak gas beracun. Jadi, jika ditinggal begitu saja, ada kemungkinan korban bisa mendobrak pintu, atau ada orang yang masuk lalu menyelamatkannya,” tambahnya.

Baca Juga:  Tiga Perampok Sabara Resmi Jadi Tersangka

Lalu, jika bukan perampokan murni dan juga bukan pembunuhan murni lalu apa kira-kira peristiwa ini? Sumber tersebut mengatakan inilah yang hendak dipastikan penyidik dalam waktu cepat. ”Karena ini dasar penyelidikan kami. Jika kami belum bisa memastikan apakah ini perampokan atau pembunuhan, tentu akan sulit untuk melangkah. Sementara ini, kami melakukan penyelidikan berdasarkan dua asumsi ini,” terangnya. ”Ada yang melangkah dengan asumsi ini pembunuhan, dan ada tim yang melakukan perburuan berdasarkan asumsi ini perampokan,” tambahnya.
Saat kejadian berlangsung Argo menjelaskan, K9 yang dikerahkan petugas telah menyisiri beberapa lokasi. Mulai dari halaman rumah korban hingga kampus IBM Asmi. Dia menyebutkan, jejak dan bau pelaku sempat mengarah ke kampus tersebut. ”Mungkin sempat melintas saja,” katanya.

Baca Juga:  Warga Bontang Jadi Korban Perampokan: Ditodong Parang, Rp3 Juta Melayang

Sementara itu, Direktur Eksekutif Disaster Victim Investigation (DVI) Mabes Polri, Kombes Pol Anton Castilani menyebutkan bahwa dugaan sementara penyebab utama kematian adalah karena kehabisan oksigen. ”Melihat deskripsinya, ada sebelas orang dalam ruangan yang begitu kecil tanpa ventilasi, tentu kapasitas oksigen terbatas,” terangnya. ”Ditambah dengan panik, dan ada pergerakan banyak untuk menjebol atap, maka persediaan oksigen cepat habis,” tambahnya.

Soal motif, Argo menyatakan bahwa hingga tadi malam pihaknya memang masih belum bisa memastikan. ”Entah itu soal rival kontraktor dalam perebutan tender, atau pun istri-istri korban. Semuanya masih belum kami periksa,” ucap mantan Kabidhumas Polda Jatim tersebut.

Hanya, Argo menyatakan pihaknya tidak ingin berspekulasi manapun. Dan penyidik selalu melangkah berdasarkan fakta-fakta yang ada di TKP. ”Kami tak ingin berandai-andai. Apalagi, korban yang selamat juga mengaku telah melihat wajah sejumlah pelaku,” terangnya. Prioritas saat ini adalah menyembuhkan dan menjaga betul saksi-saksi kunci terhadap kasus ini. (SAM/JPG)

Tags: pembunuhan sadis pulaugadungperampokperampokan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Eks Pacar Korban Sekapan: Enggak Nyangka Bisa Begini

Next Post

Lima Korban Selamat Masih Proses Pemulihan

Related Posts

Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku
Kriminal

Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku

19 Juli 2026, 21:26
Heboh Begal di Bukit Kusnodo, Guru SD Kutim Ternyata Dikeroyok 3 Orang
Kriminal

Heboh Begal di Bukit Kusnodo, Guru SD Kutim Ternyata Dikeroyok 3 Orang

9 April 2026, 23:05
Guru SD Kutim Dibegal di Bukit Kusnodo Bontang, Diduga Diserang Lebih dari Tiga Orang
Kriminal

Guru SD Kutim Dibegal di Bukit Kusnodo Bontang, Diduga Diserang Lebih dari Tiga Orang

7 April 2026, 11:07
Bukan Penembakan, Polisi Ungkap Korban di Kantor Pos Sepinggan Balikpapan Alami Enam Luka Bacok
Kriminal

Bukan Penembakan, Polisi Ungkap Korban di Kantor Pos Sepinggan Balikpapan Alami Enam Luka Bacok

13 Desember 2025, 19:02
Pria Paruh Baya Tergeletak Bersimbah Darah di Balikpapan, Ini Kata Kapolresta
Kriminal

Pria Paruh Baya Tergeletak Bersimbah Darah di Balikpapan, Ini Kata Kapolresta

13 Desember 2025, 17:11
Polisi Gulung Komplotan Perampok BRILink Kutim, Kasus Lama di Kaubun Masih Gelap
Kriminal

Polisi Gulung Komplotan Perampok BRILink Kutim, Kasus Lama di Kaubun Masih Gelap

2 Oktober 2025, 14:28

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.