• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Mukmin Hengkang dari Golkar?

by BontangPost
4 Februari 2017, 13:01
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
M.Jumri/ Bontang Post

M.Jumri/ Bontang Post

Share on FacebookShare on Twitter

Diisukan Loncat ke Hanura, Sudah Bertemu Ketua Umum di Jakarta

SAMARINDA – Satu demi satu kader Partai Golkar hengkang. Di Kaltim, setelah Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak (AFI) mengakhiri kebersamaan, kini Mukmin Faisyal dikabarkan mengikuti jejak tersebut.

Bedanya, Faroek ke Partai Nasional Demokrat (NasDem), sedangkan wakil gubernur (wagub) Kaltim disebut-sebut menambatkan pilihan ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Di partai yang didirikan Wiranto itu, mantan ketua DPD Golkar Kaltim 2010-2015, bakal menempati posisi ketua Dewan Penasihat DPD Hanura Kaltim.

Sekretaris DPD Hanura Kaltim Tamrin tak membenarkan sepenuhnya kabar tersebut. Sebab, sampai sekarang, secara resmi Mukmin belum tercatat sebagai anggota dan pengurus partai.

Hanya, dia memastikan bahwa yang bersangkutan memang ada bertemu Oesman Sapta Odang (OSO), ketua umum (ketum) Hanura, di Jakarta, Selasa (31/1). “Ketua DPD (Herwan Susanto) juga ada ditelepon ketum. Beliau minta Pak Mukmin dimasukkan sebagai ketua dewan penasihat,” terang dia, kemarin (2/2).

Dalam rapat pengurus harian DPD Hanura Kaltim, Rabu (1/2), hal tersebut salah satu yang menjadi perbincangan. Prinsipnya, ketika ada seseorang hendak bergabung, Hanura dengan tangan terbuka menerima. Namun, tetap mesti mengikuti mekanisme partai.

Adapun itu, mengisi formulir anggota dan menyatakan kesediaan bergabung. “Kami tidak ingin kepedean juga. Mengkroscek kebenaran, dalam waktu dekat mau menanyakan langsung ke beliau (Mukmin). Benar bersedia atau tidak bergabung?” ujarnya. “Ketua DPD sedang mengatur jadwalnya. Segera mungkin bertemu,” lanjutnya.

Dikatakan, sejauh ini tak sama sekali ada pengurus partai level Kaltim yang diajak komunikasi oleh Mukmin. Kembali Tamrin menegaskan, kabar tersebut justru diterima dari pengurus pusat. Seyogianya, memang, terlebih dulu berkomunikasi dengan pengurus di daerah. “Tidak ada yang melarang. Tapi, yang jelas perintah pusat akan kami tindak lanjuti. Mungkin beliau punya jalur tol,” ucap dia.

Diketahui, jabatan ketua Dewan Penasihat DPD Hanura Kaltim bukan tanpa pengisi. Sekarang diduduki Dayang Hariyati. Bagaimana dengan kehadiran Mukmin? “Teknisnya, nanti ada rapat pleno pengurus harian untuk menentukan. Kebetulan dalam waktu dekat akan ada reshuffle struktur kepengurusan,” katanya.

Dia lekas-lekas membantah ada reshuffle bersifat mendadak. Dia menyatakan, itu dilakukan menyikapi ada pengurus yang meninggal dunia atau menduduki posisi di DPC. Dengan bergabungnya Mukmin, tentu membawa dampak positif. Minimal, terang dia, ada penambahan anggota. “Beliau punya nama besar, pasti ada pengaruh. Ada pengikut setia yang kemungkinan ikut bergabung,” sebut dia.

MUKMIN HANYA BERI ISYARAT

Sebelumnya, ketika Faroek memutuskan keluar dari Partai Golkar, Mukmin Faisyal ikut angkat bicara. Ia mengatakan, langkah yang dipilih politikus senior itu tentu telah melalui pertimbangan matang. Menurutnya, pilihan itu merupakan urusan pribadi yang menjadi hak asasi kader. Mukmin menyebut, pada waktunya juga akan menentukan langkah.

Akan mengikuti jejak Faroek? “Kalau sekarang ‘kan, nanti dianggap ikut-ikutan. Enggak ‘lah. Masih menimbang-nimbang. Tidak boleh sembarangan,” kata wakil gubernur Kaltim beberapa waktu lalu.

Mukmin memahami luapan kekecewaan Faroek hingga bermuara memilih keluar dari partai berlambang beringin. Sebagai pemimpin pemerintahan di Kaltim, wajar keputusan itu diambil. Dewan sesepuh yang baru terbentuk dalam kepengurusan DPD Golkar Kaltim 2016–2020, tidak jelas tugas dan perannya.

Memang benar, terang dia, saat pelantikan kepengurusan baru di Pantai Manggar, kader yang duduk di dewan sesepuh dibacakan. Namun, tindak lanjut dari itu, dia mengaku belum menerima surat keputusan. Diajak berbicara oleh pengurus pun belum pernah bahwa akan ditempatkan sebagai dewan sesepuh.

“Kami ini orang tua, mau apalagi? Kalau pengurus bertemu ‘kan enak kalau dijelaskan (tugas dan peran dewan sepuh). Beda dengan dewan pertimbangan. Sesepuh ini mungkin pensiunan,” kata dia lantas tertawa. “Umur saya 66 tahun. Pak Awang 68 tahun,” sambungnya. (ril/far/k8/kpg)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Makmur Belum Tahu Soal Mukmin, Sebut Itu Hak Pribadi

Next Post

MEMBANGGAKAN!! Bontang Post Terbaik Lagi

Related Posts

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup
Bontang

Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

29 Oktober 2026, 17:10
DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong
Bontang

DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong

29 Oktober 2026, 14:51
PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan
Bontang

Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan

29 Oktober 2026, 13:11
Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan
Bontang

Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

29 Oktober 2026, 12:14

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.