• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Muncul Kabar Vaksin Difteri Bayar Rp 1 Juta

by BontangPost
24 Januari 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
BIKIN GEGER: Seorang anak divaksin di Posko vaksin anti difteri Kecamatan Sangatta Utara. (DOK/sangatta post)

BIKIN GEGER: Seorang anak divaksin di Posko vaksin anti difteri Kecamatan Sangatta Utara. (DOK/sangatta post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Kutim kembali gempar. Pasalnya, dikabarkan jika ada dugaan oknum yang mencari keuntungan dalam kesulitan. Yakni memungut biaya suntik vaksin difteri.

Tidak tanggung tanggung, vaksin gratis lagi terbatas tersebut kabarnya dijual sebesar Rp 1 juta.

“Assalamualaikum, maaf sebelumnya mau tanya sekarang vaksin di kecamatan bayar kah. Tadi ada tetangga dari sana, katanya disuruh bayar. Untuk anak anak Rp 100 ribu dan dewasa katanya di atas Rp 1 juta. Ini benar enggak. Kasih info bagi yang tau,” tulis Asrina Dastan di dalam salah satu forum Facebook di Kutim.

Usai diposting, langsung menimbulkan banyak komentar dari netizen. Seperti Tiara Aileen Figo Agustinus. Dirinya menuturkan pembayaran tersebut merupakan pungutan liar.

Baca Juga:  Ciptakan Pemerintahan Transparan 

“Pungli. Biar cepat kaya,” kata Tiara.

Netizen lainnya, Mun Al Bambani langsung meminta keberadaan orang yang berani memungut biaya suntik vaksin tersebut.

“Mohon info. Siapa yang pungli. Alamatnya mana. Ada nomor HP-nya enggak. Mau klarifikasi tentang vaksin ini,” kata Mun.

Hanya saja, selang beberapa jam, Asrina langsung memberikan klarifikasi. Ia langsung menarik pernyataannya. Entah kenapa. Tidak dijelaskan secara pasti. Pastinya, dirinya langsung meminta maaf.

“Mengenai postingan saya sebelumnya tentang vaksin difteri, saya minta maaf. Karena pertanyaan saya menimbulkan banyak opini negatif. Ternyata, setelah ditelusuri, tetangga saya salah. Sekali lagi minta maaf,” katanya.

Ketua Pelaksana Penanganan KLB Difteri, Yuwana Sri Kurniawati mengaku jika hal tersebut tidak benar. Buktinya, postingan tersebut sudah dihapus dan pelakunya langsung meminta maaf.

Baca Juga:  Kutim Resmi Miliki Vihara, Kini Ibadah Tak Perlu Jauh ke Samarinda 

“Di Kutim sudah benar benar kami antisipasi untuk hal-hal terkait penyalahgunaan dan peredaran vaksin yang tidak benar,” kata Yuwana.

Vaksin difteri ORI lanjutnya, hanya bisa didapatkan di sekolah, posyandu, puskesmas, posko Kecamatan Sangatta Utara, dan Posko Sangatta Selatan.

“Karena saat ini vaksin secara nasional minim dan distribusi hanya satu pintu yakni di Dinas Kesehatan,” katanya.

Dirinya meminta kepada masyarakat jika menemukan rumah sakit atau tempat praktek swasta melakukan tindakan vaksin dan menarik biaya tinggi, maka segera laporkan.

“Kami akan kroscek apakah vaksin dari dinas atau vaksin mereka sendiri. Karena kami wajib mengawasi peredaran vaksin palsu,” katanya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: divteriSangatta PostVaksin
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jalan Kaliorang Digarap Tahun Ini

Next Post

Tenggelam, Diterkam Buaya, atau Diculik

Related Posts

Uji Klinis Vaksin Merah Putih Mulai 8 Februari
Bontang

Mulai Besok Vaksin Covid Kembali Tersedia di Puskesmas, Stok Terbatas

18 Mei 2023, 20:27
Ratusan Vial Vaksin di Bontang Kedaluwarsa
Bontang

Ratusan Vial Vaksin di Bontang Kedaluwarsa

16 Januari 2023, 16:28
Stok Habis, Layanan Vaksinasi di Bontang Dihentikan Sementara
Bontang

Stok Habis, Layanan Vaksinasi di Bontang Dihentikan Sementara

21 Oktober 2022, 10:45
Waktu Terbaik untuk Suntik Vaksin Booster saat Ramadan
Bontang

Stok Vaksin Terbatas, Pemkot Imbau Segera Suntik Booster

8 Oktober 2022, 15:03
Uji Klinis Vaksin Merah Putih Mulai 8 Februari
Bontang

Stok Vaksin di Bontang Habis, Belum Bisa Layani Booster

29 September 2022, 15:30
Prokes Dilonggarkan, Traveling Tak Perlu PCR-Antigen Lagi
Nasional

Aturan Perjalanan Baru, Belum Vaksin Booster, Wajib Jalani Tes PCR

16 Agustus 2022, 15:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.