BONTANGPOST.ID, Bontang – Proyek pembangunan Pabrik Soda Ash PT Pupuk Kaltim bakal dimulai tahun ini. Adapun penandatanganan kontrak rencananya dilakukan pada Rabu, (22/1/2025).
Diungkapkan Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Kaltim Teguh Ismantoro, pabrik yang dikerjakan dalam kurun waktu 33 bulan ini akan berdiri di lahan seluas kurang lebih 16 hektare.
Ia menuturkan, hadirnya pabrik soda ash sebagai bentuk komitmen dan upaya strategis untuk memperkuat ekonomi nasional. Sejalan dengan asta cita pemerintah. Mengingat pabrik ini akan menjadi yang pertama di Indonesia, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi.
“Mudah-mudahan proyek strategis ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar, khususnya masyarakat lokal,” ungkapnya.
Sementara Ketua Tim Persiapan Proyek Soda Ash PT Pupuk Kaltim Rifki Adi Nugroho menyebut, saat ini hampir 100 persen kebutuhan soda ash diimpor. Dibangunnya pabrik soda ash disinyalir dapat mensubtitusi sekitar 30 persen impor tersebut.
Jika demikian, hadirnya pabrik ini diklaim dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor soda ash. Mengingat Indonesia masih mengimpor soda ash sekitar 900 ribu ton per tahun. Kebutuhannya pun diperkirakan meningkat menjadi 1,27 juta ton per tahun pada 2030.
“Produksi komersial diproyeksikan pada 2027 mendatang,” sebut dia.
Selain itu, proyek pembangunan pabrik soda ash yang berlokasi di Kawasan Industri Estate (KIE) ini dipastikan memberikan multiplier effect. Salah satunya lapangan pekerjaan. Ada sekitar 800 tenaga kerja yang bakal diserap pada masa puncak konstruksi serta 86 orang pada masa operasional.
“Pembangunan ini juga akan berdampak pada UMKM dan pengusaha lokal, sehingga dapat menggerakkan perekonomian,” tandasnya. (*)







