• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Perubahan Iklim Pacu Peningkatan Suhu, Dunia Usaha Dituntut Percepat Pengendalian Emisi Gas

by Redaksi Bontang Post
18 Mei 2022, 13:00
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Pabrik PKT. (Dok Corcom PKT)

Pabrik PKT. (Dok Corcom PKT)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Di tengah fenomena perubahan iklim dan pemanasan global yang terjadi saat ini, usaha pengendalian emisi gas rumah kaca menjadi sangat mendesak untuk dipercepat memasuki tahun 2023-2040 sebagai tahun kritis pada perubahan iklim.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Prof Dr Emil Salim, Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup RI 1978-1993 dalam acara Becoming Industry Champion by Implementing Green & Sustainable Business. Inilah yang membuat dunia usaha perlu ikut aktif berkontribusi mengendalikan Net Zero Emission.

Dalam perkembangan dunia saat ini, berdasarkan laporan Intergovernmental Panel on Climate Change, sasaran pengendalian suhu agar tidak lebih dari 1,5 derajat celcius (dari hasil Pertemuan Paris 2015) sulit tercapai karena peningkatan suhu tersebut kini telah terjadi.

Hal inilah yang membuat target Net Zero Emission menjadi bergeser dari 2050 ke 2040. Dari situ, usaha pengendalian greenhouse dan gas karbon dioksida (CO2) perlu dipercepat. Penting bagi dunia usaha agar berperan aktif melakukan pembangunan berkelanjutan dan mempercepat target Net Zero Emission tersebut.

Baca Juga:  Dukung Pengembangan Pendidikan dan Startup, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp1 Miliar ke ITS Surabaya

“Oleh karena itu, sudah saatnya kita selamatkan dunia dari ancaman perubahan iklim,” ujar Prof Dr Elim Salim.

Sebagai produsen pupuk urea terbesar di Asia Tenggara, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) memiliki komitmen besar dalam mengurangi emisi CO2 mencapai 30% pada tahun 2030.

Dalam praktiknya, PKT terus berkomitmen mengurangi emisi karbon sebanyak sepertiga tiap satu dekade. Dengan demikian, diharapkan pada 2050 bisa tercapai bebas emisi karbon. Upaya ini kian ditempuh melalui pendekatan geological atau biological untuk bisa menyerap CO2.

Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi mengatakan dalam menyusun rencana pengembangan perusahaan, atau yang biasa disebut PKT Growth Strategy, konsep ESG menjadi bagian tak terpisahkan agar dapat tumbuh di masa depan.

Baca Juga:  Pupuk Indonesia Buka Penjaringan PPTS 2026, Pupuk Kaltim Imbau Mitra Distribusi Segera Daftar  

“Kami memiliki visi untuk menjadi perusahaan kelas dunia di bidang agribisnis dan petrokimia. Untuk mencapai hal tersebut, kami telah mengusung tiga strategi, antara lain supply chain excellence, diversification excellence dan geographical expansion excellence. Praktik-praktik ini tidak hanya sebagai upaya mengurangi jejak karbon, tetapi dapat memberikan dampak keberlanjutan dan multiplier effect positif baik bagi perusahaan, masyarakat sekitar, maupun negara,” jelasnya.

Dalam praktiknya, PKT senantiasa melakukan green initiatives melalui pemanfaatan solar panel hingga mengeluarkan produk-produk yang eco-friendly, salah satunya adalah Smart Bioball.

Produk ini merupakan salah satu produk unggulan untuk mereklamasi lahan-lahan bekas tambang. Bekerja sama dengan Kaltim Prima Coal (KPC) yang merupakan open pit (mining) terbesar di dunia, Bioball yang mengandung seed dan nutrient ini nantinya diberikan ke open pit sehingga bisa mereklamasi lahan tambang KPC tersebut.

Baca Juga:  Dorong Semangat Kolaboratif, FSPPI Siap Dukung Strategi Pengembangan Pupuk Indonesia Grup

Tak sampai disitu. Di bidang sosial, PKT juga telah melakukan beberapa hal, salah satunya marine biodiversity. Upaya ini menjadi penting karena kontribusinya nyatanya cukup besar untuk mempertahankan dunia yang terus hijau.

Saat perusahaan menerapkan konsep-konsep ESG secara serius, nyatanya kinerja keuangan perusahaan justru semakin meningkat dari tahun ke tahun.

“Ke depan, kami akan terus melakukan pengembangan bisnis dan teknologi baru, termasuk yang difokuskan pada penyerapan CO2 untuk digunakan sebagai bahan baku produk lainnya serta mensubstitusi bahan baku gas alam dengan hidrogen berbasis EBT untuk menghasilkan Green Ammonia. Nantinya, tidak hanya Amonia nya yang zero carbon fuel, proses produksinya pun tidak mengeluarkan karbon,” tutup Rahmad.

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rp 54 Miliar untuk Penanganan Banjir di Bontang, Mulai Susun Masterplan

Next Post

Hepatitis Akut Diduga Dampak Long Covid-19

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.