bontangpost.id – Tunjangan Kinerja (Tukin) dikeluhkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Bontang. Sebab, sejak Januari 2023 hingga saat ini belum terbayarkan.
Salah seorang PNS yang enggan disebutkan identititasnya bilang, baru kali ini pembayaran tukin lamban. Meksi begitu, pencairan tukin sangat ia harapkan. Pasalnya, beberapa kebutuhan sempat tertunggak akibat lambannya pencairan.
“Ya mau bagaimana lagi. Terpaksa pembayaran kebutuhan lainnya harus terpending dulu. Sampai nunggu pencairan,” keluhnya.
Diketahui, pencairan tukin dilakukan pada bulan setelahnya. Tukin Januari, misalnya, dicairkan pada Februari. Namun, yang terjadi saat ini, tukin Januari dan Februari belum cair meski sudah memasuki bulan Maret.
Menjawab hal itu, Sekretaris Kota Bontang Aji Erlynawati menuturkan bahwa pencairan tukin baru bisa dilakukan setelah ada persetujuan atau rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri. Hal itu diawali dengan pengajuan yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
“Sudah kami ajukan sejak lama. Tapi, sampai sekarang belum keluar rekomendasinya,” ungkapnya.
Dibeberkannya, penyebab lambannya pencairan tukin ialah ada beberapa perubahan persyaratan dari Kemendagri yang membuat rekomendasi pengajuan itu belum keluar. Pun, perubahan persyaratan itu diberitahukan secara mendadak dan bertahap.
“Persyaratannya ada yang berubah. Ini tiap tahun seperti itu. Jadi perubahannya itu tidak sekaligus makanya lama. Karena harus memenuhi dan melengkapi lagi,” bebernya.
Sebab persyaratan tukin telah lengkap, ia memastikan dalam waktu dekat tukin Januari dan Februari akan cair secara bersamaan.
“Iya, semoga saja cepat cair. Karena semua persyaratan sudah kami lengkapi. Tinggal menunggu rekomendasi saja lagi,” tandasnya. (*)


