• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pohon Tumbang Ancam Jaringan PLN

by BontangPost
23 Maret 2018, 11:53
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
MEMBAHAYAKAN: Selain memadamkan listrik, kabel jaringan yang terpapar pohon juga bisa membahayakan nyawa warga.(FAHMI/BONTANG POST)

MEMBAHAYAKAN: Selain memadamkan listrik, kabel jaringan yang terpapar pohon juga bisa membahayakan nyawa warga.(FAHMI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Keberadaan pohon di sekitar jaringan tegangan menengah (JTM) masih membuat PLN waswas. Pasalnya, dikhawatirkan ranting-ranting pohon menyentuh kabel listrik, apalagi bila pohon tersebut tumbang. Akibatnya, aliran listrik padam dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

Manajer PLN Rayon Bontang, Cleodora Barentina menyatakan, dari puluhan gangguan eksternal yang didapati PLN sepanjang 2017 silam, 60 persen di antaranya masih didominasi pohon. Baik itu pohon yang tumbang dan memutus jaringan, atau ranting pohon yang terpapar kabel.

“Daerah yang paling sering mengalami gangguan karena pohon di antaranya di wilayah Jalan Poros Samarinda-Bontang, Jalan Poros Bontang-Sangatta, Jalan Pupuk Raya, juga di wilayah perkotaan Bontang,” ungkap Cleodora saat ditemui Bontang Post di ruangannya, Kamis (22/3) kemarin.

Perempuan yang karib disapa Eren ini mengatakan, upaya pencegahan gangguan pohon telah rutin dilakukan PLN. Di antaranya secara rutin melakukan patroli mencari potensi-potensi gangguan pohon di sekitar jaringan listrik. Bila didapati pohon yang posisinya telah berpotensi membahayakan, petugas PLN melakukan pemotongan setelah terlebih dulu berkoordinasi dengan pihak terkait.

Baca Juga:  Dua Korban Pohon Tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo Dilarikan ke Rumah Sakit

“Kami berkomunikasi dengan warga pemilik pohon. Untuk pohon-pohon yang dimiliki Pemkot Bontang, kami berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait. Termasuk dengan Taman Nasional Kutai,” terang dia.

Sayangnya, upaya mengamankan jaringan dari ancaman pohon ini tak selalu berjalan mulus. Hal ini dikarenakan masih ada warga yang menolak bila pohonnya dipangkas. Padahal keberadaan pohon tersebut bukan hanya mengancam aliran listrik, namun turut membahayakan warga yang ada di sekitarnya.

Idealnya jarak aman saluran udara tegangan menengah (SUTM) jaringan dengan pohon minimal 2,5 meter. Pemangkasan yang dilakukan PLN bertujuan mengamankan jaringan SUTM dari potensi bahaya terhadap warga di sekitarnya.

“Misalnya ketika pohon tumbang, kabelnya tentu menjulur ke tanah dan membahayakan warga,” sambung Eren.

Baca Juga:  Puting Beliung Hantam Rumah Warga, Empat Pohon Tumbang, Atap Pesantren Rusak 

Kondisi cuaca Bontang yang kerap dilanda hujan deras dan angin kencang membuat potensi pohon tumbang terbilang tinggi. Di satu sisi, ketinggian pohon yang melampaui ketinggian jaringan listrik turut memunculkan potensi gangguan lainnya yaitu binatang liar.

Tingginya pohon, urai Eren, memungkinkan binatang-binatang liar bisa memanjat lantas melompat ke jaringan listrik. Apabila kabel jaringan tidak memiliki penutup, praktis akan memadamkan listrik ketika tersentuh. Binatang yang menyentuhnya pun dapat tersengat.

“Di awal 2018 ini saja sudah ada 8 gangguan dikarenakan binatang. Binatang yang mendekati jaringan biasanya tupai, burung, dan monyet,” paparnya.

Sebagai bentuk antisipasi, PLN secara bertahap memasang penutup pada isolator kabel-kabel jaringan untuk melindungi dari gangguan binatang. Kondisi alam Bontang yang sebagian masih berupa hutan membuat potensi gangguan binatang liar ini masih menjadi perhatian PLN.

Selain pohon dan binatang liar, cuaca yang ekstrem turut berkontribusi pada jumlah gangguan. Petir yang kerap menyertai hujan deras, tak jarang menghantam jaringan listrik. Khususnya pada daerah berbukit seperti di kawasan Bontang Lestari. Wilayah pemerintahan tersebut kata Eren merupakan daerah dengan jumlah gangguan terbanyak sepanjang 2017.

Baca Juga:  Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan, Bundaran Sintuk Macet Panjang

“Untuk mengurangi gangguan karena petir, kami secara bertahap telah melakukan pemasangan penangkal petir di JTM. Bontang Lestari memang menjadi daerah dengan gangguan terbanyak karena di sana juga banyak pohon dan rawan petir,” urai Eren.

Tren gangguan sendiri menurut Eren mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan upaya-upaya antisipasi yang dilakukan PLN mulai dari pemangkasan pohon, pemberian penutup isolator, dan pemasangan penangkal petir. Sementara dari segi internal pembangkit listrik, Eren menyebut dalam kondisi aman dari gangguan.

“Saat ini kami surplus (listrik). Daya mampu untuk di Bontang mencapai 50 megawatt, sementara beban puncak mencapai 25 megawatt,” tandasnya. (luk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: cuaca burukpohon tumbang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Vaksin Gratis untuk Cegah Difteri 

Next Post

Penerbitan Sertifikat Sudah Kewajiban

Related Posts

Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang, Atap Rumah Warga Berebas Tengah Jebol
Bontang

Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang, Atap Rumah Warga Berebas Tengah Jebol

11 Januari 2026, 10:40
Cegah Bahaya Tumbang, Pohon Mahoni Puluhan Tahun di Loktuan Ditebang
Bontang

Cegah Bahaya Tumbang, Pohon Mahoni Puluhan Tahun di Loktuan Ditebang

9 Oktober 2025, 10:56
Sempat Tertutup Pohon Tumbang, Jalan Cipto Mangunkusumo Sudah Bisa Dilalui
Bontang

Sempat Tertutup Pohon Tumbang, Jalan Cipto Mangunkusumo Sudah Bisa Dilalui

25 Februari 2025, 15:45
Dua Korban Pohon Tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo Dilarikan ke Rumah Sakit
Bontang

Dua Korban Pohon Tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo Dilarikan ke Rumah Sakit

25 Februari 2025, 15:32
Pohon Tumbang, Arus Lalu Lintas di Jalan Cipto Mangunkusumo Ditutup Sementara
Bontang

Pohon Tumbang, Arus Lalu Lintas di Jalan Cipto Mangunkusumo Ditutup Sementara

25 Februari 2025, 15:17
Pohon Tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo Timpa Pengendara
Bontang

Pohon Tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo Timpa Pengendara

25 Februari 2025, 15:04

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.