bontangpost.id – Kasus dugaan perampokan yang menyebabkan tewasnya agen BRILink di SP1 Bumi Etam, Kaubun, Kutai Timur, masih dalam penyelidikan kepolisian.
Polisi masih menghimpun keterangan dan memeriksa sejumlah saksi untuk menguak kasus yang membuat heboh Kutim ini.
“Kami masih melakukan serangkain penyelidikan,” kata Kapolsek Kaliorang Iptu M Ridwan.
Terpisah, Pemimpin Cabang BRI Sangatta Dony Terry Parlindungan mengatakan, pihaknya menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak berwajib. Pun dengan pelaku yang bisa segera ditangkap.
“BRI Kantor Cabang Sangatta turut prihatin dan berduka cita atas kejadian perampokan yang menimpa Agen BRILInk SP1 Bumi Etam,” kata Dony.
Dijelaskan, agen BRILink merupakan mitra keagenan resmi BRI, yang menjalankan kegiatan layanan jasa perbankan dengan menggunakan perangkat yang difasilitasi oleh BRI.
Dengan adanya kerja sama yang terjalin antara BRI dan Agen BRILink, maka BRI berkomitmen untuk senantiasa memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh nasabah dalam menjalankan transaksi perbankan. Baik di Unit Kerja BRI maupun di Agen BRILink seluruh Indonesia.
“BRI terus melakukan edukasi kepada agen BRILink mengenai cara menjaga keamanan dalam operasional dan transaksi. Di samping para agen harus terus waspada terhadap potensi kejahatan,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Perampok beraksi di salah satu warung yang juga agen BRILink di SP1 Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, Kutim. Peristiwa itu terjadi Senin (15/7/2024) sekira pukul 01.00.
Kapolsek Kaliorang Iptu M Ridwan menyebut bahwa satu orang meninggal dunia dalam kejadian itu. Korban mengalami luka sayatan di bagian leher.
“Benar terjadi perampokan. Pelaku masih dalam penyelidikan,” kata M Ridwan.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kutai TimurAKP Dimitri Mahendra menyebut bahwa pelaku masih dalam pengejaran.
“Sedang dilakukan penyelidikan untuk bisa mengungkap siapa pelakunya, dan apa motifnya,” katanya. (*)







